Showing posts with label Lingkungan. Show all posts
Showing posts with label Lingkungan. Show all posts

Sunday, February 03, 2008

Jakarta Lumpuh

Jumat, 1 Februari lalu Jakarta kembali lumpuh karena terus menerus turunnya hujan sehingga air tidak tertampung dan menyebabkan banjir.

Saya pada Jumat pagi jam 8.30 tersebut sudah berangkat dari rumah menuju kantor di Mangga Dua Square, keadaan sedang hujan dan air telah mengenangi komplek rumah saya sekitar 10 cm.

Photo disamping ini adalah saat saya melewati Jalan Kalimati menuju Jalan Gunung Sahari Ancol depan Mangga Dua Square, air sudah setinggi 25 cm dan alhamdulillah mobil sedan saya dapat melewatinya.

Setelah berada di kantor dengan kesibukan yang ada, istri saya menelpon bahwa hujan tidak berhenti dan malah komplek rumah saya sudah sedengkul orang dewasa tingginya sehingga air sempat masuk ke carport rumah saya. Dan saya pun tidak dapat beranjak dari kantor karena diluar sana jalan macet dan tergenangi banjir sehingga saya tetap di kantor hingga pukul 22.00.

Sabtu pagi-pagi, saya sempat berkeliling ke rumah-rumah sekitar saya, kebetulan saya sebagai Ketua RT, sedikitnya ada 9 rumah warga saya yang rumahnya tergenang banjir. Warga tersebut mengatakan bahwa baru kali ini rumahnya dimasuki banjir, 2 tahun lalu saat banjir pasang malah tidak masuk. Namun mereka tetap mengucap syukur karena masih banyak di kawasan lain yang mengalami lebih parah dan alhamdulillah fasilitas listrik dan PAM tidak terganggu.

Yah banjir kali ini melebihi banjir sebelumnya, namun karena ini disebabkan karena hujan maka air pun cepat surut di komplek saya. Di beberapa tempat hingga Minggu pagi ini masih tergenangi seperti di Jalan Tol Bandara, kawasan Kampung Melayu dan Pulo Gadung.

Mudah-mudahan pemprov DKI Jakarta tanggap dengan masalah ini yang terus menerus belum ada solusinya untuk ibukota yang vital ini.

Monday, January 28, 2008

Selamat jalan Pak Harto...

Siang, 27 Jan, pukul 13.10 Pak Harto wafat di RS Pusat Pertamina. Saat berita itu saya terima kebetulan saat saya sedang menjadi MC di acara Milad TDA. Spontan kami umumkan berita tersebut dipanggung agar diketahui hadirin.

Innalillahi waa inna illahi rajiun, semoga Allah SWT menerima almarhum disisi yang paling mulya sesuai dengan amal ibadahnya dan dimaafkan segala kesalahannya. Sepatutnya saya pun memaafkan kesalahan-kesalahan beliau dan mengenang atas jasa-jasanya untuk negeri ini.

Selamat jalan Pak Harto...

Thursday, January 10, 2008

Selamat Tahun Baru 1 Muharam 1429 H tapi kok gak ada kegiatan nih?

Sekarang sudah memasuki tahun 1429 H, saya jadi bernostalgia. Pada 1 Muharam 1427 H lalu, remaja masjid di komplek rumah saya membuat satu kegiatan akbar yaitu Semarak Muharam 1427 H, kebetulan saya turut membantu berlangsungnya acara tersebut.

Namun kok sekarang belum ada gaung akan adanya acara seperti itu lagi yah? Tahun lalu pun tidak ada, wah lagi pada sibuk kali yah :) Insya Allah akan saya ingatkan dan beri semangat lagi agar dapat menyelenggarakan lagi seperti 1427 H lalu.

Selamat Tahun Baru 1429 H, semoga tambah sukses dan sehat tahun ini dan diberikan ketebalan iman dan islam oleh Allah SWT.

Berikut ini kenang-kenangannya :

Nah itu dia temanya dan Pak RW lagi nemenin cucunya :)

Dai Cilik dari Lativi sebagai bintang tamu membuat suasana meriah dan membludak pada acara puncak malam harinya

Bulan Muharam adalah bulannya anak Yatim, maka santunan pun tidak tertinggal

Pada acara pagi hari hingga sore diadakan kegiatan Bazaar, selain itu ada pula pameran komputer edukatif untuk anak-anak, DokterKomputer.com menyediakan 4 unit komputer dan 1 layar projector menampilkan video islami

Ini sebagian dari para juara, sang penerus. Berbagai lomba untuk anak-anak pun digelar.

Kebudayaan Marawis pun turut dilestarikan pada acara tersebut

Jamaah dari mulai anak-anak, bapak-bapak hingga ibu-ibu memadati ruang jamaah untuk menyaksikan acara puncaknya

Inilah panitia yang telah sukses membuat acara bersama pengurus yayasan. Tebak saya yang mana?

Monday, December 31, 2007

Di Undang Jimbaran Resto

Pada tanggal 27 Desember lalu, saya dan istri diundang oleh General Manager Jimbaran Resto, Pak Nyoman, dalam rangka ulang tahun resto tersebut. Restoran tersebut terletak di dalam Taman Impian Jaya Ancol tepatnya di Pantai Carnival. Hadir pada acara tersebut Direksi PT Pembangunan Jaya Ancol dan beberapa tamu penting lainnya.

Jimbaran Resto merupakan cabang dari Jimbaran Resto di Jimbaran, Bali. Saya sendiri sudah dua kali ke resto ini, suasana jika kita masuk ke resto ini seperti kita sedang di Bali.

Acara ulang tahun yang dimeriahkan oleh tari-tarian Bali ini sangat meriah namun saat bersamaan di pantai tersebut sedang ada ombak-ombak besar dan air laut pasang sehingga air menggenangi sebagian besar pantai dan tempat acara pun tergenangi air pasang laut.

Di penghujung tahun ini negeri kita sedang dilanda bencana dengan adanya gelombang tinggi dan banjir akibat meluapnya air laut. Di Jakarta sendiri tepatnya di kawasan pinggiran pantai seperti kawasan Muara Angke, Muara Karang dan Pluit sudah sejak awal bulan ini tergenangi banjir.

Di sebagian Sumatera, Jawa Tengah dan Jawa Timur banjir pasang ini diikuti pula dengan adanya beberapa tragedi lonsor. Sudah banyak pula korban jiwa atas bencana ini.

Semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua atas bencana ini, dan diberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan. Dan semoga semua bencana ini cepat berakhir.

Kepada Jimbaran Resto, selamat ulang tahun ke-2 semoga tambah sukses dan menjadi ciri khas bangsa ini. Berikut photo-photo di sekitar pantai carnaval, di dalam area Jimbaran Resto, saat acara ulang tahun berlangsung :




Wednesday, December 26, 2007

Idul Adha di Pademangan

Maaf beberapa hari saya tidak posting. Kebetulan ada beberapa photo yang ingin saya sharing. Saat Idul Adha lalu saya berlebaran di rumah orang tua saya di Pademangan Barat, tempat saya lahir dan besar. Berikut photo-photonya :

Di Masjid Baiturrahman yang letaknya persis di belakang rumah orang tua saya ini, saya banyak belajar organisasi dan sosial kemasyarakatan. Saat remaja dulu saya banyak ikut aktif dalam beberapa kepengurusan dan kepanitiaan di masjid ini.

Beberapa hewan qurban yang siap dipotong. Alhamdulillah saya dan keluarga saya berqurban di masjid ini.

Hewan qurban yang sudah dipotong, tahun ini ada penurunan jumlah hewan yang dipotong namun jumlah kaum yang harus menerima semakin bertambah. Kawasan pemukiman di sekitar masjid termasuk sangat padat dan populasi penduduknya cenderung meningkat, selain disebabkan oleh angka kelahiran juga disebabkan angka pertumbuhan kaum urbana di lingkungan ini.

Proses pencacahan dilakukan oleh kawan-kawan semasa kecil dulu.

Ada kejutan, Alhamdulillah, SLB Sejahtera yang berlokasi tak jauh dari masjid tersebut dan salah satu unit sekolah di Yayasan yang saya pimpin, memberikan satu ekor sapi untuk dibagikan kepada warga sekitar sekolah tersebut. Hewan berasal dari para guru dan orangtua murid. Dari satu ekor tersebut terbagikan 300 kantong daging untuk warga sekitar.

Wednesday, December 19, 2007

Saturday, November 24, 2007

Menjaga Keseimbangan dengan Kegiatan Sosial

Saya ingin berbagi kegiatan-kegiatan saya di hari Sabtu ini. Sabtu ini selain waktu untuk keluarga namun juga saya sisihkan waktu untuk kegiatan sosial di kemasyarakatan.


Sebenarnya diawali dengan kegiatan pada hari Jumat kemarin, saya memimpin kegiatan di RT saya untuk bersama-sama warga mengadakan kegiatan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk). Kegiatan ini seharusnya rutin dilakukan setiap hari Jumat pagi. Namun berhubung Jumat kemarin adalah kegiatan PSN dipusatkan di RT yang saya pimpin dan ditinjau langsung oleh pihak Kantor Walikota hingga Kelurahan.

Kegiatan PSN di Rt. 005/07 Kel. Gunung Sahari Utara Jak-Pus

Lalu di Sabtu pagi, saya berkunjung ke Yayasan Pendidikan Sejahtera, yayasan yang saya kelola. Kebetulan pada bulan ini yayasan kami menerima bantuan dari pemerintah untuk renovasi gedung sekolah. Dan juga minggu ini, salah satu unit sekolah yaitu Sekolah Luar Biasa (SLB) menerima bantuan dari pemerintah daerah berupa satu unit personal komputer dan printer multifunction. Ada laporan menarik ke saya tadi pagi dari kepala sekolah, adalah SLB Sejahtera mengikuti jambore pramuka di Cibubur dan SLB ini diliput oleh TransTV, wah sayangnya saya tidak sempat melihat liputan tersebut.

Saya saat menjadi pembina upacara HUT RI lalu
di Sekolah Sejahtera

Sabtu siangnya, saya sempat mengantarkan anak-anak saya untuk mengikuti kursus. Lalu setelah itu langsung meluncur ke Kantor RW lingkungan rumah saya, kebetulan kami sedang melakukan kegiatan renovasi kantor tersebut dan saya terlibat di kepanitiannya. Siang tadi kami menerima bantuan dari PT (Persero) Angkasa Pura I untuk merampungkan renovasi gedung tersebut.

Kegiatan renovasi kantor RW 07 dan sebagian sumbangan dari PT (Persero) Angkasa Pura I

Sore ini saya kembali mengantarkan anak saya pertama, Icha ke kursus melukisnya. Tadi sambil menunggu Icha selesai kursus, saya ditemani istri ke tempat pangkas rambut.

Dan malam harinya setelah sholat Isya berjamaah di masjid di lingkungan rumah saya, saya beserta pengurus Yayasan Masjid Baiturrahim lainnya akan ada agenda rapat mengenai renovasi fasilitas masjid khususnya untuk gedung sekolah taman kanak-kanak di masjid tersebut.

Salah satu kegiatan di TK Islam Baiturrahim di Masjid Baiturrahim

Setelah itu semua, saya mau istirahat sambil menonton klub kesayangan saya, Liverpool yang akan melawan Newscastle United di Astro TV (ESPN).

Wonderful saturday... thanks God :D

Friday, November 16, 2007

Berapa tenaga kerja yang sudah anda serap saat ini?

Hari Senin lalu jika tidak salah saya membaca di headline harian terkemuka, bahwa terdapat kurang lebih 4.950 pencari kerja yang sedang ikut ujian saringan menjadi calon pegawai negeri di Departemen Kehutanan. Ujian tersebut diselenggarakan di Istora Senayan.


Saya juga ingat pada awal tahun 2007 ini sebuah televisi swasta menyelenggarakan hal yang sama di Stadion Utama Senayan, hampir kapasitas stadion terpenuhi oleh para pencari kerja. Dan kalau kita tinjau juga di setiap event job expo yang diselenggarakan para EO, selalu dipenuhi dan berdesak-desakan mereka yang mencari kerja.

Ironisnya kapasitas jumlah pegawai yang akan diterima kurang dari 10 % dari jumlah yang ikut ujian.

Kemudian hari ini saya membaca koran bahwa pemerintah mempunyai sasaran membagikan Asuransi Kesehataan untuk Rakyat Miskin kepada 74,6 juta rakyat miskin. Menurut data BPS terdapat 34juta rakyat yang tergolong rakyat miskin.

Adalagi yang menarik di koran hari ini, ada seorang politus mengajak pembaca untuk memerangi kemiskinan dengan menciptakan 10juta lapangan pekerjaan.

Kita ingat saat ini para konglomerat seperti Chaerul Tanjung dan Ciputra sudah mencanangkan bahwa 2030 Indonesia terbebas dari kemiskinan dan pengangguran. Di TDA sendiri pernah dicanangkan hal yang sama, targetnya pada tahun 2020, malah 10 tahun lebih cepat.

Jika dana asuransi yang akan diberikan oleh pemerintah kepada 74juta rakyat miskin hanya diberikan kepada sejumlah rakyat miskin berdasarkan data BPS yaitu hanya 34 juta, sehingga tidak 2 kali lipatnya dan malah yang tidak miskin mendapatkan jatah asuransi tersebut, khawatir akan menjadikan mereka rakyat yang pemalas.

Andai saja kelebihan dana tersebut diberikan kepada sektor riil, para pengusaha UKM, yang tentu akan menciptakan lapangan kerja yang melimpah atau diberikan kepada para generasi muda yang mempunyai jiwa kewirausahaan untuk lebih dididik sehingga mereka menjadi generasi yang mandiri dan dapat membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan dengan membuka lapangan pekerjaan untuk teman-temannya.

Alhamdulilah, di TDA sudah banyak teman-teman yang membuka usaha dan kemudian memberikan kesempatan kepada para pencari kerja. Saat ini member TDA ada 1400, seandainya saja rata-rata mereka memperkerjakan 3 orang tenaga kerja berarti sudah 4.200 tenaga kerja terserap lalu seandainya masing-masing tenaga kerja mempunyai tanggungan seorang istri/suami dan seorang anak maka sudah 12.600 jiwa (termasuk tenaga kerjanya) terbantukan dari kemiskinan. Bayangkan jika member TDA menjadi 10.000 lalu masing menyerap 50 tenaga kerja?

Mudah-mudahan kita semua terus meningkatkan usaha/bisnis kita sehingga usaha kita ini menjadi saluran berkat dan rahmat kepada banyak orang dan menjadikan saluran amal pahala kita di akhir kelak. Sehingga misi TDA yang akan membawa Indonesia pada tahun 2020 terbebas dari kemiskinan akan terwujud. Dan sesuai dengan visi TDA, Bersama Menebar Rahmat.

Jadi berapa tenaga kerja yang sudah anda serap saat ini?

Saturday, November 10, 2007

Ternyata Bung Tomo belum diakui negara sebagai Pahlawan

Hari ini adalah tanggal 10 November, kita biasa memperingatinya sebagai Hari Pahlawan. Hari Pahlawan ini ditunjuk bertepatan dengan tanggal 10 November dikarenakan pada tanggal tersebut tahun 1945, terjadi pertempuran sengit tentara dan rakyat Indonesia terhadap penjajah Belanda (NICA) yang membonceng sekutu di Surabaya.


Pekikan Bung Tomo , selakukan tokoh sentral dalam pertempuran tersebut telah memberikan semangat kepada rakyat untuk terus mempertahankan wilayah kita. Dan akhirnya Belanda berhasil diusir mundur dari wilayah kita.

Sejarah pertempuran tersebut sudah sering kita dengar dan pelajari di saat masih sekolah dulu. Dan di sekolah pula kita mengenal Bung Tomo sebagai Pahlasan kita. Hari ini saya membaca koran bahwa ternyata Bung Tomo yang kita bangga tersebut belum diakui oleh negara sebagai pahlawan nasional.

Bung Tomo di masa pemerintahan Bung Karno pernah menjabat berbagai jabatan penting mulai dari menteri dan anggota DPR. Namun sifat kritisnya terhadap Bung Karno telah menyebabkan tersingkirnya beliau. Begitu pula saat Pak Harto memimpin, malah sifat kritisnya itu telah membawa ia dipenjara. Hal ini kemungkinan yang menyebabkan beliau belum diberikan anugerah penghargaan sebagai pahlawan nasional.

Ironisnya lagi keluarga almarhum kini tinggal dengan sangat sederhana, mereka memilih mengontrak rumah kecil dibanding harus tinggal di rumah yang diberikan oleh pemerintah di kawasan Menteng. Rumah peninggalan Bung Tomo tersebut tidak ditinggali oleh keluarganya hanya karena mereka tidak sanggup membayar Pajak Bumi dan Bangunan tiap tahunnya lalu rumah tersebut dikontrakkan untuk membantu biaya hidup mereka.

Nah 2 elemen organisasi kemasyarakatan sedang mendorong pemerintahan SBY untuk memberikan perhatian khusus ini.

Semoga amal ibadah dan perjuangan para pahlawan kita diberikan balasan pahala yang besar disisi Allah.

Kini waktunya kita melanjutkan perjuangan mereka membangun bangsa ini dengan kemampuan yang kita miliki dan membantu mengentaskan kemiskinan dan penggangguran.

NB.
Sudah seminggu ini saya terganggu dengan koneksi internet yang saya gunakan, Speedy, akses ke international tidak dapat dilakukan dan kalau pun bisa sangat lambat sekali, download email saya dengan POP3 tidak bisa, penyebabnya bisa dibaca di DokterKomputer.com.


Thursday, November 08, 2007

Inilah Kenapa Kita Membutuhkan Kebebasan Waktu Sekarang Juga

Beberapa hari terakhir ini yang menjadi focus di pemberitaan media massa adalah masalah kemacetan di Jakarta, banyak warga yang mengeluh sampai-sampai mereka mengajukan tuntutan ke gubernur dan mantan gubernur, Fauzi Bowo dan Sutiyoso yang disalahkan dalam mengelola system transportasi di kota besar ini.

Ada juga di harian terkemuka mengistilahkan Jakarta telah menjadi neraka. Banyak warganya yang sudah stress berat di jalan-jalan sehingga tidak asing lagi jika kita melihat adu mulut antar pengemudi hanya karena saling mendahului saat macet.

Kemarin saya bertemu client, seorang IT Head sebuah bank nasional yang berkantor pusat di Bandung, beliau selama ini tinggal di Bandung, selama 3 hari ini beliau mengikuti training yang diselenggarakan oleh perusahaan saya di Jakarta, dan beliau menceritakan kesemrawutan lalu lintas di metropolitan ini yang tiada henti dari dahulu.

Saya menjadi teringat tulisan Pak Roni di blognya berjudul Jangan Mau Seumur Hidup Habis Waktu Di Jalan, masih banyak rekan-rekan kita yang mengalami seperti ini, banyak waktu yang dihabiskan untuk dijalan. Kawan saya yang berkerja di tengah kota Jakarta, dia harus berangkat jam 5.30 pagi dari rumahnya di Bekasi untuk dapat sampai di kantornya sebelum jam 8 pagi.

Artinya hampir 2 jam setiap pagi dihabiskan dijalan dan ditambah lagi 2 jam setiap pulang harinya. Sudah 4 jam waktunya di jalan, ini masih normal menurutnya, jika keadaan hujan atau harus lembur akan lebih lama lagi, bisa 5-6 jam setiap hari di jalan. Coba bayangkan berapa waktu tersebut dikalikan 25 hari kerja lalu dikalikan 12 bulan. Berapa waktu dijalan selama 1 tahun?

Lalu jika sudah dirumah pada malam hari, kawan saya ini pun langsung terlelap tidur karena sudah kecapaian, tidak ada lagi waktu untuk bercengkerama dengan keluarga dan demikian pagi harinya, dia berangkat pun di saat anak-anaknya masih tertidur. Maka hari Sabtu dan Minggu menjadi waktu yang benar-benar tidak dapat dibuang begitu saja baginya, hari akhir pekan tersebut dijadikan hari untuk keluarganya.

Saat ini di tengah Jakarta sudah mulai tumbuh rumah-rumah mungil, seperti city house, town house, residen, apartemen-apartemen murah dan rumah-rumah sewaan. Banyak para pekerja sudah mulai kembali untuk menghuni di Jakarta walaupun rumah utamanya di pinggiran Jakarta. Mereka sudah kelelahan dengan aktifitas seperti diatas walaupun ada juga yang terpaksa berpisah dengan keluarga dan hanya pada akhir minggu saja berjumpa saat 'mudik'.

Alhamdulillah saya hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 menit dari rumah ke kantor saya. Saya tinggal di dekat kawasan Kota Baru Bandar Kemayoran, Jakarta Pusat, kantor saya ada 3. Yang pertama di Kemayoran juga, hanya 5 menit dari rumah, kedua di Mangga Dua Square kurang dari 10 menit dari rumah dan yang ketiga di Pademangan juga kurang dari 10 menit.

Dulu saya sempat tinggal di Cengkareng dan berkantor di Sudirman, bisa bayangkan saya mengalami kesuntukan di jalan setiap harinya dan sangat boros bahan bakar dan tol. Tahun 2003 saya memutuskan untuk jadi TDA (pengusaha) dan memberikan jabataan saya di TDB kepada rekan saya yang membutuhkan dan tahun 2004 saya hijrah rumah sebagai salah satu strategi hidup saya untuk mendapatkan kebebasan waktu.

Ini juga adalah impian saya untuk mendapatkan kebebasan waktu itu. Pagi hari saya masih bisa bermain dengan anak-anak saya dan kadang berkantor dulu dirumah. Sore hari saya sudah dirumah dan belajar bersama dengan anak-anak saya. Kemana pun istri saya minta diantar saya selalu siapkan waktunya. Dan saya pun tidak ketinggalan untuk dapat mengantar anak-anak saya pergi les/kursus. Yah kebebasan ini hanya bisa kita ciptakan sendiri, harus ada cara yang berbeda untuk mendapatkan hasil yang beda. Kita sendiri yang menciptakan keadaan ini.

Untuk itu saya ciptakan beberapa usaha yang saya pilih kantornya tidak jauh dari rumah saya sehingga saya bebas kapan saja saya akan pergi ke kantor dan pulang ke rumah. Dan alhamdulillah saya tidak begitu merasakan kemacetan yang ada karena jika memang ada kemacetan yah saya tidak pergi pada saat jam-jamnya macet, saya bebas mengatur waktunya kapan mau saya. Sehingga waktu saya dapat lebih produktif untuk kantor dan berkualitas untuk keluarga.

Dengan kondisi ini pun sehingga saya dapat juga bermasyarakat di lingkungan saya, kadang pada malam hari saya (kebetulan jadi ketua RT) dapat berkumpul dengan warga dan petugas keamanan / kebersihan di lingkungan rumah saya dan juga dapat aktif di kegiatan masjid (kebetulan juga jadi pengurus Yayasan masjid dirumah). Jadi keseimbangan dalam bisnis dan sosial pun harus kita bisa atur.

Maaf hanya sekedar sharing bukan untuk meriyakan diri. Semoga bermanfaat untuk teman-teman yang sedang mengejar impiannya.

Jadi apakah masih mau membuang waktu anda? Take action, miracle happen.

-untuk Milad2TDA2008-

Salam fuuntastic,
Iim Rusyamsi
- jam 09.20, masih dirumah dan belum mandi-

Thursday, April 12, 2007

Open House TK Islam Baiturrahim

Pada tanggal 7 April lalu, TK Islam Baiturrahim yang dikelola oleh Yayasan Baiturrahim bertempat dekat dengan rumah saya yaitu di Masjid Baiturrahim, Komplek Angkasa Pura, Kemayoran Jakarta Pusat menyelenggarakan kegiatan open house untuk menjaring murid baru.

Acara yang dikemas dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Ibu Kartini ini, dimeriahkan dengan beberapa penampilan atraksi seni dari peserta didik, santunan anak yatim, bazaar, pengenalan komputer, pengobatan Bekam gratis dan beberapa lomba anak-anak. Saya yang diamanatkan sebagai Sekretaris Yayasan, membantu memastikan acara berlangsung dengan lancar.

Dan Alhamudillah acara yang lomba yang diikuti lebih dari 140 anak ini dapat menghasilkan beberapa anak berprestasi dalam lomba tersebut. Dan kami pun mendapatkan lebih dari 10 orang peserta didik baru dan 9 orang peserta didik dari anak yatim piatu pun terdaftar pada acara tersebut untuk tahun ajaran 2007/2008.

Berikut ini beberapa photo pada kegiatan tersebut :

Pengenalan Komputer Edukatif

Lomba Menghafal Alquran di dalam Masjid Baiturrahim

Lomba Mewarnai

Lomba Menghias Layang-layang

Lomba Peragaan Busana Muslim dan Nusantara

Tuesday, December 12, 2006

Saya diberi Amanah menjadi Ketua RT

Pada tanggal 25 November 2006 saya memenuhi undangan panitia pemilihan Ketua RT di lingkungan rumah saya.

Kami memilih Ketua baru untuk periode 2006-2009 ini.
Saat pemilihan tersebut ternyata saya terpilih menjadi Ketua RT secara pemungutan suara.

Hal yang tidak saya duga bahwa saya mendapatkan amanah ini berhubung saya masih terlalu muda dan masih baru 3 tahun tinggal di komplek itu.

Tanggal 2 Desember penyerahterimaan tugas Ketua RT dari pengurus yang lama ke pengurus yang baru pun dilaksanakan.

Tugas dan amanah ini akan meminta waktu, tenaga, pikiran dan mungkin material dari saya untuk diberikan sebagai pelayanan kepada warga mudah-mudahan menjadi ladang amal saya.

Program-program kerja pun langsung kami susun, mulai dari masalah keamanan, kebersihan, aktifitas olahraga hingga pemberdayaan masyarakat.

Mudah-mudahan program-program tersebut dapat kami jalankan dan mendapatkan dukungan dari segenap warga kami.

Terima kasih semua atas dukungan, doa dan masukkannya.

Semoga saya dapat diberikan keimanan dan kesabaran oleh NYA dalam menjalankan tugas sosial ini dan menjadi pelayan masyarakat yang baik sesuai amanah para sesepuh kami yg disampaikan pada acara serah terima jabatan tsb.Saat Acara HUT RI di RT kami

Sunday, October 22, 2006

Berbagi Keceriaan Bersama Anak-anak Yatim Part II


Alhamdulillah dari tulisan saya sebelumnya, ada seorang sahabat di TDA, Pak Agus Ali, yang menghubungi saya bahwa beliau akan memberikan baju lebaran gratis kepada 10 anak yatim tersebut dari toko busana muslim anak2 "B'Cute" yang beliau miliki di ITC Mangga Dua.

Dan langsung saya koordinasikan ke staf saya untuk pelaksanaannya.

Pada jam 14.30, 20 Okt 2006, kami menjemput anak-anak yatim tsb dan langsung meluncur ke toko tersebut dan anak-anak tersebut langsung memilih baju lebaran mereka.

Tentunya akan menambah keceriaan mereka di Lebaran ini.


Terima kasih Pak, semoga Allah SWT membalas kebaikan Bapak dengan pahala dan rezeki yang berlimpah. Amien.



Thursday, October 19, 2006

Berbagi Keceriaan Bersama Anak-anak Yatim

Kemarin, Rabu, 19 Okt 2006 saya sekeluarga dan seluruh staf saya dari 400education.com (Sofi, Reni, Yuli dan Agus) menyelenggarakan acara berbuka puasa bersama.
Kali ini kami berbuka bersama dengan 10 anak yatim dari lingkungan kantor kami di Kemayoran.

Kami mengajak mereka makan di restoran KFC di Mangga Dua Square. Mereka sebagian besar masih berusia mulai 5 tahun hingga 13 tahun.
Mereka sangat lugu dan lucu-lucu. Terharu kami melihat senangnya mereka dapat berkumpul dan menikmati hidangan berbuka puasa.

Selain itu kami pun memberikan bingkisan lebaran dan santunan berupa uang.

Kami senang dapat berbagi keceriaan dengan mereka. Sempat kami berinteraksi dengan mereka.
Ada 2 anak yang masih duduk di taman kanak-kanak dan ada 3 anak yang sudah duduk di SMP namun ada 1 anak yang putus sekolah dan sisanya masih di SD.
Rata-rata mereka mendapatkan gratis untuk biaya sekolahnya dari sekolah pemerintah.
Dan ibu-ibu mereka rata-rata bekerja di sektor non formal seperti menjadi pembantu, tukang cuci, pedagang makanan kecil dan lain-lain.

Diantara mereka ada yang kakak beradik yaitu Aci (7 tahun) dan Umi (5 tahun), ayahnya tidak lama meninggal pada beberapa bulan lalu.
Ayahnya meninggal saat sedang bekerja sebagai kuli bangunan. Dia terjatuh dari lantai atas saat bekerja. Sedangkan ibunya kini sedang berjuang membesarkan 2 anaknya tersebut dengan bekerja sebagai tukang cuci pakaian untuk beberapa rumah.

Saya pun berkesempatan memperkenalkan anak-anak yatim tersebut kepada anak-anak saya, Alysa (4,5 tahun) dan Fathir (2,5 tahun).
Saya menjelaskan kepada anak-anak saya tentang anak yatim, kenapa mereka menjadi anak yatim dsb.

Anak-anak saya pun terutama Alysa nampak sangat mengerti dan sepanjang anak-anak yatim sedang berbuka, Alysa duduk disamping saya memperhatikan mereka seraya ingin sekali bermain dan bersahabat dengan mereka.

Di akhir acara kami memoto mereka bersama dan menitipkan pesan agar mereka menjadi anak yang berguna dan rajin beribadah.
Kami pun meminta mereka mendoakan kami dalam kesehariaan. Agar kami kelak dapat memberikan yang lebih kepada mereka nanti.

Dari acara tersebut, kami terpanggil untuk turut membesarkan dan membina mereka secara berkelanjutan.
Insya Allah setelah lebaran ini kami akan merencanakan dan melaksanakannya untuk keceriaan anak-anak yatim tersebut dalam menyongsong masa depan mereka.

Kami yakin dengan berbuat baik untuk anak-anak yatim adalah termasuk kesempurnaan ibadah kami dan juga tanda bahwa kami tidak ingin mendustakan agama kami sendiri, sesuai Firman Allah SWT :

"Dan hendaklah kamu beribadat kepada Allah dan janganlah kamu sekutukan Dia dengan sesuatu apa jua; dan hendaklah kamu berbuat baik (ihsan) kepada kedua ibu bapa, dan kaum kerabat, dan anak-anak yatim ……" QS An-Nisa, ayat 36.

"Orang itu ialah yang menindas serta berlaku zalim kepada anak yatim, Dan dia tidak menggalakkan untuk memberi makanan yang berhak diterima oleh orang miskin" QS Al-Maun, ayat 2-3.

Ya Allah...berikan kami kekuatan dan rejekiMU agar kami dapat berbuat baik yang bermanfaat untuk anak-anak yatim tersebut...Amien...

Tuesday, October 17, 2006

RISBA (Remaja Islam Baiturrahim)

Ramadhan tahun ini saya Alhamdulillah disibukkan dengan kegiatan di masjid.
Saya sedang membina remaja masjid di komplek saya.
Mulai dari pembentukan remaja masjid tsb hingga jalannya kegiatan-kegiatannya.

Remaja Islam Baiturrahman (RISBA) bertempat di Masjid Baiturrahman Komplek Angkasa Pura Kemayoran sebenarnya sudah berdiri sejak 1995.
Namun hingga tahun 2006 tidak tampak kegiatan maupun kepengurusannnya.

Merasa terpanggil akan kondisi tersebut, saya yang baru tinggal di komplek tsb sejak tahun 2004 mencoba menggerakkannya.

Dimulai dengan dukungan tokoh-tokoh pemuda lainnya, sebelum memasuki bulan Ramadhan kami melaksanakan acara Nisfu Syaban yang tujuannya mengundang para remaja untuk berkumpul di masjid mengikuti kegiatan tersebut.

Usai acara tersebut kami langsung mengumpulkan para remaja yang hadir, dan langsung kami bentuk kepengurusan RISBA yang baru.

Dan Alhamdulillah antusias mereka sangat tinggi. Sebagian besar remaja adalah mereka yang masih sekolah dan kuliah.

Berbekal pengalaman menjadi ketua remaja masjid di lingkungan rumah orang tua saya dulu (Pademangan), saya berbagi cerita apa itu remaja masjid dan kegiatan-kegiatannya. Sehingga tak lama, kepengurusan yang baru ini langsung Take Double Action membuat serangkaian acara untuk bulan Ramadhan.

Disetiap acara kegiatan saya turut mendampingi mulai perencanaan hingga pelaksanaan.

Kegiatan yang mereka sudah lakukan pada bulan Ramadhan ini adalah:
- Santunan Anak Yatim Piatu
- Membentuk usaha mandiri : percetakan dan pembuatan website
- Sahur on the Road
- Acara harian Berbuka Puasa di Masjid
- Obrolan Puasa (Opus) setiap hari Minggu
- Marawis
- Kerja bakti di Masjid
- Pekan Semarak Ramadhan :
o Bazaar Murah
o Perlombaan Anak-anak
o Penayangan Film Dokumenter Islam (Harun Yahya)
o Pameran Komputer untuk Anak-anak (Edutainment)
o Peresmian website www.risba07.org
- Membantu kepanitiaan Zakat dan Sholat Ied

Sebenarnya potensi yang ada di komplek tersebut sangat baik, fasilitas yang lengkap, masjid yang luas, orang tua yang mendukung dan populasi remaja yang tinggi.

Dengan menggunakan potensi tersebut kami berkeinginan remaja di sekitar mulai akrab dan senang berada di lingkungan masjid.

Walaupun dengan langkah yang pelan tapi pasti, Insya Allah masjid tersebut akan makmur dengan remaja-remaja yang kreatif, inovatif dan takwa.

Pernah di satu kesempatan pengurus Masjid saat memberikan sambutannya, sempat terharu dan menitikkan airmata atas adanya kegiatan-kegiatan yang ada kali ini.

Menurutnya sepanjang masjid ini ada, belum ada kegiatan-kegiatan yang begitu semarak di masjid ini.

Pengurus RISBA tidak henti-hentinya mendapatkan ucapan selamat dari para tokoh masyarakat, pengurus Yayasan dan Masjid, pengurus RW, mereka merasa bangga dan berpesan agar dapat diteruskan kegiatan-kegiatannya tidak hanya pada bulan Ramadhan ini saja.

Itulah tantangan untuk para pengurus RISBA. Saya melihat dengan tantangan tersebut mereka malah lebih bersemangat.

Mereka berencana akan menggelar Rapat Kerja usai lebaran nanti untuk mempersiapkan program kerja pada 1 tahun ke depan.

Alhamdulillah saya pun dapat mengamalkan ilmu saya kepada mereka yaitu pembuatan website dengan Joomla.
Hanya dalam 2 hari 2 malam (hingga begadang) mereka dapat membuat website organisasi mereka dengan mandiri.

Ada kejadian yang sangat unik yaitu pada saat peluncuran website.
20 menit menjelang peresmian website tersebut oleh tokoh masyarakat setempat dan pengurus Yayasan juga disaksikan oleh para undangan (pengurus RISBA menggunakan seragam kaos yang bertuliskan nama website tsb), website tersebut offline, tidak dapat diakses.
Padahal 1 jam sebelumnya mereka baru saja mengedit satu content-nya.
Mereka sangat panik dan meminta saya untuk memeriksanya.
Saya berusaha membantu dan tetapi sedikit mengalami kendala.
Sempat menghubungi kawan saya yang pakar Joomla namun telponnya tidak dapat dihubungi.
Lalu saya cek mulai di Cpanel, MySQL hingga file configuration, semua sudah benar.
Kemudian saya cek di aplikasi FTP-nya, ternyata masih ada koneksi upload sejumlah file image yang besar.
Mungkin karena hal ini, lalu kami delete semua, dan alhamdulillah sudah bisa diakses pada detik-detik terakhir.

Dengan kejadian tersebut, mereka mendapatkan banyak pengalaman bahwa Allah telah memberikan mereka jalan seperti ini yang akan membuat mental mereka lebih kuat dan sabar menghadapi cobaan dalam menjalankan organisasi mulya ini kelak.

Untuk RISBA, selamat berjuang dan berkarya!
Kami terus mendukung dan mendoakan kalian.

Wass,
IimRusyamsi.com

Saya bersama dengan Ustadz M. Fajri dan Pak Luki (pengurus RT) usai
acara Opus dan Menjelang buka puasa bersama.

Saya dan pengurus RISBA bersama ustadz di kantor Masjid.
Saat acara Sahur On the Road

Kegiatan Marawis pada Acara Opus

Remaja putra bersama Habib.

Remaja putri pada acara Opus.

Acara Buka Bersama dengan para musafir.


Friday, October 13, 2006

Buka Bersama dengan Presiden SBY di Kediamannya di Cikeas


Alhamdulillah pada hari Kamis, 12 Okt lalu berkesempatan hadir dalam acara berbuka puasa bersama dan bersilahturahmi atas undangan Bapak Presiden SBY di kediamannya di Puri Cikeas, Cibubur.

Acara tersebut dihadiri oleh 2 orang menteri yaitu Menteri Pariwisata, Jero Wacik dan Menteri PAN, Taufiq Effendi.

Para undangan adalah dari ormas-ormas yang dibawah binaan Bapak Presiden SBY (ormas yang membantu saat beliau berkampanye) yaitu Partai Demokrat lengkap dengan para pengurus DPP dan Anggota Fraksi PD DPR RI, Majelis Dzikir SBY Nurussalam, Gerakan Indonesia Bersatu, Barnas, dll. Tokoh-tokoh yang hadir yang saya kenal adalah Adjie Masaid, Qomar, Setiawan Djodi, Andi Mallarangeng dll. Hadirin sekitar 300 orang.

Saya sendiri hadir karena aktif di Majelis Dzikir tersebut. Di Majelis ini kegiatan rutinnya adalah tiap malam Jumat mengadakan pengajian dan dzikir bersama di Masjid Baiturrahim Istana Merdeka.

Bagi saya ini adalah kali ketiga bertemu dengan SBY bersama Majelis Dzikir. Sebelumnya saat menikahkan putranya dan selamatan renovasi Istana Merdeka.

Setiap kali acara ini seperti ini digelar SBY mengganggap kami adalah keluarga besarnya.
Sehingga pada acara tersebut tidak kental dengan protokeler kepresidenan karena undangan yang dikeluarkan atas nama pribadi bukan kepresidenan.

Dan pada acara tersebut seperti biasa SBY menyampaikan sambutannya namun beliau selalu menyebutnya sebagai ajang kangen dan curhat kepada keluarga besarnya.
Saat curhat tersebut beliau selalu menceritakan aktifitas dan progress dari tugas negaranya.
Suasana yang akrab dan kental kekeluargaan (kita makan bersama dengan gaya lesehan di karpet di pendopo rumahnya), beliau dengan antusias menjawab isu-isu yang dilemparkan oleh para hadirin malahan beliau selalu bertanya, "ayo apa lagi?" seperti menodong kami untuk bertanya.

Isu-isu yang beliau jawab atas pertanyaan hadirin mulai dari kasus Munir, Penegakan hukum, Asap Malaysia, Perdagangan PSK ke negara tetangga, LUSI (Lumpur Sidoardjo), Reshuffle Kabinet, Masalah Para Kades, Hadiah Nobel, Beras Import dll. Beliau jawab dengan apa adanya, lebih terbuka, beda jika beliau ditengah forum yang formal dalam gaya penyampaiannya.

Yang saya berkesan adalah beliau berpesan bahwa untuk melawan musuh besar bangsa ini yaitu Kemiskinan, Pengangguran, Korupsi dll, kita harus bekerja keras siang malam, jangan malas-malas, take double action. Beliau menekankan bahwa untuk menumbuhkan pergerakan ekonomi yang lebih baik salah satunya adalah meningkat sektor riil dan UKM yang sehingga dapat menciptakan lapangan kerja yang luas. Dan beliau ingin sektor pertanian menjadi sektor utama guna mendorong pertumbuhan ekonomi. Menurutnya saat ini para petani kita masih berjalan ditempat, kasihan, karena para petani tidak didorong untuk maju, dan hanya para pebisnis dibidang agrobisnis yang merasakan hasilnya.

Dan yang membuat beliau kecewa adalah media kita yang terlalu besar porsi menampilkan berita-berita yang negatif (kriminal dll) sedangkan berita-berita positif dari bangsa ini malah disimpan dilaci. Beliau sangat mendukung kebebasan pers namun buatlah yang seimbang agar membantu menciptakan iklim investasi yang baik. Karena beliau pernah ditelpon langsung oleh PM negara tetangga yang menanyakan hal ini. Para investor masih mengganggap Indonesia masih menyeramkan karena berita-berita yang ada di media kita.

Senang, terharu dan bangga mendengar curhatan-curhatan beliau. Beliau diakhir pembicaraannya, memohon kepada kita untuk saling mendoakan untuk terus menumbuhkan pembangunan bangsa yang lebih baik.

Yes, Mr. President kami siap mendoakan dan mendukung Anda.

Saya lampirkan dibawah ini hasil jepretan saya di Cikeas.

Salam,
Iim Rusyamsi

Bapak Presiden SBY dan Ibu saat berbuka puasa sambil bersilahturahmi dengan para tamu.

Saya bersama para jamaah di kediaman SBY - Cikeas

Bapak Presiden saat menyampaikan sambutan dengan hangat dan sangat akrab.

Saya usai berjabat tangan dengan Bapak dan Ibu SBY.
Untuk foto yang lebih baiknya akan diberikan oleh kesekretariatan presden nanti.

Saya bersama Menteri Pariwisata, Bapak Jero Wacik.


Saya bersama Setiawan Djodi