Showing posts with label Keluarga. Show all posts
Showing posts with label Keluarga. Show all posts

Saturday, January 05, 2008

Pernikahan dengan Budaya Betawi

Akhir minggu ini saya ingin posting berisi kegiatan keluarga saya. Kebetulan saya terlibat di kepanitiaan pernikahan adik dari istri saya, disusunan panitia, saya sebagai ketua, tapi ketua yang kurang berperan :)

Pernikahan yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 5 Januari 2008 tersebut adalah hari yang berbahagia untuk adik ipar saya, Agus Rosmanto yang melepas masa lajangnya dengan Laili K. Acara pernikahan dilangsungkan di Masjid Akbar Kemayoran, Jakarta Pusat.

Laili adalah gadis keturunan Betawi sehingga acara diselenggarakan dengan budaya Betawi. Beberapa kegiatan adat sangat menarik perhatian saya. Dan saya senang kebudayaan kita tetap dilestarikan hingga jaman sekarang ini.

Selamat menempuh hidup baru untuk Agus dan Laili, semoga dapat membangun keluarga yang sakinah, mawaddah dan warrahmah dan mendapatkan anak-anak yang sholeh dan sholeha.

Dan kepada para undangan, kami ucapkan terima kasih atas kehadirannya, mohon maaf jika ada kekurangan selama penyambutan dalam acara tersebut.

Saya ingin berbagi beberapa photo yang saya ambil dari ponsel saya :

Calon mempelai pria saat tiba ke lokasi, disambut dengan adat khas Betawi yaitu dimulai dengan rentetan petasan dan Palang Pintu. Palang Pintu ini kegiatan yang bertujuan saling mengenal antar keluarga dan maksud tujuan kedatangan. Dialog pantun dikumandangkan dengan sangat meriah dan mengundang tawa hadirin. Kemudian sebagai syarat diterimanya calon mempelai pria, harus melewati dahulu palang pintu yang dijaga oleh jawara Betawi.

Untuk menembus Palang Pintu tersebut, maka jawara dari calon mempelai pria pun mencoba untuk melewati palang pintu tersebut dengan berkelahi pencak silat. Penampilan pencak silat ini sangat seru, dari tangan kosong, lalu menggunakan tongkat hingga saling menjatuhkan badan.
Jawara dari calon mempelai wanita pun akhirnya roboh sehingga palang pintu dapat dibuka dan dimasuki oleh calon mempelai pria.

Photo diatas adalah suasana saat ijab kabul/akad nikah di dalam ruang sholat Masjid Akbar Kemayoran. Diawali dengan sambutan dari perwakilan kedua mempelai lalu, pembacaan ayat suci Alquran kemudian prosesi ijab kabul.

Setelah ijab kabul dibacakan dan dinyatakan sah, maka mempelai wanita dihadirkan untuk sama-sama mendengarkan khotbah nikah dan penandatanganan surat nikah.

Kemudian dilanjutkan dengan penyematan cincin pernikahan sebagai tanda mereka sudah sepasang suami istri. Lalu acara dilanjutkan dengan sungkeman kepada kedua orangtua masing-masing, dan dilanjutkan dengan penyampaian ucapan selamat oleh para hadirin yang menyaksikan acara akad nikah tersebut.

Inilah tempat acara resepsi pernikahan yang terletak dilantai dasar Masjid Akbar Kemayoran dengan latar tata rias yang bagus dan modern. Saat penganten memasuki ruang ini dihantarkan dengan adat budaya Lengser (adat Sunda, Agus dari Sunda, jadi ada pencampuran adat diacara ini, sangat menambah khazanah adat budaya kita).

Photo diatas suasana para undangan saat berlangsungnya resepsi. Sayangnya saya kurang mengambil photo-photo didalam aula tersebut. Maklum karena ikut sibuk menyambut tamu dan menemani tamu-tamu. Oh yah, diacara tersebut saya juga mengenakan pakaian berwarna putih seperti pengantin pria, wah jadi ingat saat nikah dulu....hehehe...mau lagi? gak ah... :D

Tuesday, January 01, 2008

Selamat Tahun Baru 2008, Selamat Tinggal 2007

Pagi dini hari ini tepat tanggal 1 Januari 2008, tahun yang baru mengganti 2007 yang penuh suka cita dan ada pula duka. Semoga tahun baru ini membawa keberkahan, keselamatan, kemakmuran untuk kita semua.


Pada malam tahun baru yang dihiasi dengan turunnya hujan ini saya hanya dirumah bersama keluarga. Tepat pukul 00:00, disekeliling rumah saya sangat bising dengan suara petasan dan kembang api yang berasal dari Ancol dan Mangga Dua Square. Saya sempat melihat dari atas rumah ke arah utara tersebut yang hanya berjarak kurang dari 5 km dari rumah saya.

Kebisingan suara tersebut membuat anak-anak saya seperti ketakutan saat mereka tertidur dengan bundanya. Namun memandang mereka, keluarga saya, di detik terbaru tahun ini, terpancar wajah ceria yang penuh optimis. Semoga tahun ini benar-benar menjadi tahun yang lebih baik untuk kami sekeluarga.

Mohon doanya...Amiieenn...Selamat Tahun Baru 2008, Sukses Selalu untuk Anda!

Sunday, December 09, 2007

Si Ganteng Adith Cukur Rambut

Pada postingan akhir pekan ini, saya ingin berbagi aktifitas keluarga kami pada hari Minggu.

Diawali dengan mengantar Kaka Icha yang mengikuti lomba mewarnai di WTC Mangga Dua, siangnya kami sekeluarga ke salon Johny Andrean.

Kebetulan Bunda ingin creambath disana dan Adith ingin cukur rambutnya yang sudah mulai panjang. Sebetulnya saya ingin pedicure namun karena ramai (malu) dan membawa anak-anak maka saya mengurungkannya.

Sementara Bunda sedang creambath, saya menemani Adith menggunting rambut.

Nah mau lihat Adith yang ganteng ini bercukur? Ini dia...hehehe...

Ini sebelum dicukur, gondrong 'kan?

Adith mulai di cukur, sebenarnya dia minta di plontos, tapi Bunda melarangnya

Sepertinya Adith mulai khawatir potongan rambutnya jadi 'gak keren

Urusan rambut, Adith ini paling diutamakan, dia gak mau terlihat 'gak keren...

Ini lah hasilnya, ganteng 'kan? Adith langsung berkata ke saya: "Ayah...ayah...keren 'gak?" Keren dong...

Sementara Adith sedang dicukur Kaka Icha bersama Mbak Romi menunggu, dan dibelakang terlihat Bunda sedang di creambath

NB. :
  1. Kemarin pada hari Sabtu pagi seperti biasa, saya berkantor di Sekolah Sejahtera, saya kaget mendapati kabar bahwa Pak Agus, guru Bahasa Inggris di SD Sejahtera mendapat serangan stroke secara tiba-tiba pada hari Kamis lalu sehingga ia tidak bisa berbicara dan berjalan. Pak Agus belakangan ini sedang sibuk mempersiapkan sidang sarjananya sehingga ia sering kali begadang hingga pagi hari. Saat ini beliau sedang dalam perawatan, semoga lekas sembuh, mohon doanya.
  2. Sayang sekali Sabtu malam saya tidak dapat menghadiri konser musik Jazz di Pasar Seni Ancol atas undangan Pak Roni, karena saya menemani anak-anak saya bermain di Time Zone lalu sesampainya dirumah saya tertidur saat meniduri anak-anak. Maaf yah Pak Roni...next time deh...:D
  3. Liverpool FC kalah dari team papan bawah Reading 1-3...payah deh... :(

Saturday, December 01, 2007

Photo-photo Icha dan Adith di Bandung, Juli 07

Di Sabtu ini, saya hanya ingin berbagi photo-photo anak kami yang membuat kami terus bersemangat dalam hidup ini. Sukses dan bahagia yah...






NB:

  1. Alhamdulillah pagi ini saya bangun tidur dengan rasa segar dan sehat. Setelah sejak hari Rabu kemarin saya merasa kurang sehat. Kepala saya berat sekali lalu badan sempat meriang.
  2. Ternyata banyak juga yang kampanye ingin menjadi Blog Favorite di www.roniyuzirman.com, saya nanti aja deh setelah grandfinal, bersyukur sudah masuk grandfinal.
  3. Hari ini workshop TDA IT, rencananya diliput oleh TVRI dan beberapa media cetak lainnya.
  4. Malam nanti Liverpool kembali beraksi melawan Bolton. Terakhir di EPL menang 3-1 dari Newscastle lalu di Champion menang 4-1 atas Porto. Bravo deh my club!

Thursday, November 29, 2007

Men are from Mars, Women are from Venus

Faktor penentu kesuksesan kita salahsatunya dan termasuk yang sangat penting adalah hubungan kita dengan pasangan kita. Keharmonisan ini sangat penting untuk memotivasi kita tetap pada jalur kesuksesan. Maka komunikasi dengan pasangan kita pun harus lebih baik setiap harinya.

Saya teringat kepada seorang dokter langganan kami. Dokter Agus, namanya, beliau sudah menangani kami sejak kami baru menikah dan saat itu kami berkonsultasi untuk mendapatkan sang buah hati. Beberapa minggu kemarin, saat istri saya kurang sehat, kami pun berkunjung ke Dokter Agus. Beliau sangat senang melihat kami yang sudah 6 (enam) tahun menjalani rumah tangga ini dengan baik. Dan beliau memberi contoh bahwa banyak pasangan muda modern saat ini bermasalah malah hingga berpisah. Menurut beliau semuanya hanya masalah komunikasi.

Nah beliau memberikan referensi sebuah buku judulnya : "Men are from Mars, Women are from Venus" dari John Gray. Menurutnya buku itu wajib dibaca oleh pasangan-pasangan muda di era teknologi modern ini. Dibantu oleh sahabat saya, saya mendapatkan buku tersebut.


Menarik isi bukunya, sesuai dengan kehidupan kita dalam berumahtangga. Buku ini memberikan petunjuk praktis untuk memperbaiki komunikasi dan memperoleh apa yang kita inginkan dari hubungan rumah tangga kita. Dari mulai bagaimana kita memotivasi pasangan kita hingga bagaimana menjaga keajaiban cinta tetap hidup.

Untuk para pria, di buku tersebut ada 101 cara memperoleh nilai di mata wanita, saya tulis beberapa di sini :
  1. Setibanya di rumah, carilah dia terlebih dahulu dan peluklah dia
  2. Pujilah ia atas penampilannya
  3. Hargai perasaan-perasaannya jika ia marah
  4. Tawarkan bantuan padanya bila ia kelelahan
  5. Jadwalkan tambahan waktu saat berpergian agar ia tidak perlu tergesa-gesa
  6. Kalau Anda akan pulang terlambat, teleponlah dia dan beritahu padanya
  7. Jika ia minta dukungan, katakan ya atau tidak tanpa membuatnya merasa bersalah
  8. Bila ia bicara dengan Anda, taruhlah surat kabar atau matikan televisi/komputer, berilah dia perhatian Anda sepenuhnya
  9. Peluklah ia empat kali sehari
  10. Saat pergi keluar, tanyakan kalau-kalau adad yang ingin dibelinya
  11. Katakan padanya "Aku cinta padamu" sekurang-kurangnya beberapa kali sehari
  12. Bereskan tempat tidur dan bersihkan kamar tidur
  13. Jika Anda keluar kota, teleponlah untuk memberikan nomor telpon di mana Anda dapat dihubungi
  14. Tawarkan untuk memijat punggung, leher atau kaki-kakinya (atau semuanya)
  15. Pastikan untuk membelai-belai atau memberikan bisikan mesra sesekali
  16. Bersabarlah saat ia berbagi rasa. Jangan melirik arloji Anda
  17. Jangan menekan remote controlke channel yang berbeda saat ia sedang menonton TV dengan Anda
  18. Tunjukkanlah kemesraan di depan umum
  19. Bersikaplah penuh pengertian jika ia terlambat atau memutuskan untuk mengganti pakaiannya
  20. Buatlah ia lebih penting daripada anak-anak
  21. Belikanlah ia hadiah-hadiah kecil
  22. Belikanlah ia pakaian
  23. Potretlah ia pada peristiwa-peristiwa istimewa
  24. Lakukanlah jalan-jalan romantis singkat
  25. Biarkan ia mengetahui bahwa Anda membawa fotonya di dompet Anda
  26. Kemudikanlah kendaraan dengan berhati-hati
  27. Kejutkanlah ia dengan surat/puisi/sms cinta
  28. Tawarkanlah untuk membawa belanjaannya
  29. Pujilah masakannya
  30. Tataplah matanya sewaktu mendengarkan pembicaraannya
  31. Tanyakanlah perasaannya
  32. Ciumlah dia dan ucapkan salam jika anda ingin pergi
  33. Tertawalah pada lelucon-lelucon dan humornya
  34. Secara verbal ucapkan terima kasih jika ia melakukan sesuatu pada anda
  35. Ciptakan saat istimewa untuk berdua-duaan
  36. Beritahu dia bahwa Anda rindu padanya saat anda pergi jauh
  37. Cucikanlah mobilnya
  38. Saat bergandengan tangan, jangan membiarkan tangan anda lemas
  39. Jika perasaannya terluka, tunjukkanlah simpati anda dan katakan padanya bahwa Anda menyesal telah menyinggungnya
  40. Bantulah membuang sampah
Semoga bermanfaat, dan ini untuk mengingatkan saya juga untuk memberikan yang terbaik kepada istri tercinta...

Monday, November 26, 2007

Cerita Hari Minggu

Kemarin hari Minggu, saya secara penuh waktu berada di rumah. Kebetulan ada ibu saya yang berkunjung dan menginap di rumah kami sejak minggu lalu. Ibu saya yang sedang sakit stroke ini senang berada di tengah-tengah anak-anak saya, Icha dan Adith. Mereka yang selalu menemani Eyang-nya dan bercanda ceria.


Cucu dari eyang saat ini sudah berjumlah 14 orang. Nah kemarin 2 orang cucu lainnya berdatangan ke rumah kami, Haekal dan Faqih. Adith dan Icha sangat senang bermain bersama di rumah dengan sepupunya tersebut. Sehingga saya dan istri menemani mereka dirumah.

Kiri-kanan : Adith, Faqih, Haekal dan Eyang

Sebenarnya, tanggal 25 November kemarin saya ada undangan Reuni Akbar SMA saya. Lokasinya pun tak jauh dari rumah saya. Reuni ini berencana ingin memecahkan rekor MURI dengan menghadirkan 10.000 alumni. Dikarenakan acara tersebut di atas maka saya tidak dapat menghadirinya. Mudah-mudahan rekor MURI-nya tercapai. Bang CT, selaku ketua ikatan alumni, belakangan ini sangat rajin menggalang acara-acara untuk alumni. Dan acara reuni kemarin diliput oleh stasiun TV miliknya.

Insya Allah jika Bang CT mencanangkan rekor MURI yaitu telah mencetak 5.000 pengusaha dari para alumni nah saya pasti akan datang, 'kan juga sebagai action dari seminar kewirausahaan Maret lalu yang menampilkan abang dengan road to success-nya dan saya pun turut hadir. Hehehe...ditunggu yah bang...

Acara seminar kewirausahaan Maret lalu.

NB:
  1. Sore harinya saya sempat di wawancara oleh Harian Kontan mengenai komunitas Tangan Di Atas. Sebelumnya mereka juga telah mewawancarai Pak Roni. Hari Selasa rencananya akan terbit.
  2. Saya baru sadar bahwa blog ini sudah genap 2 (dua) tahun pada tanggal 20 November lalu. Yah memang gak lama Pak Roni bikin blog dan mengabari saya, saya langsung membuat juga. Selamat juga deh... :)

Saturday, November 17, 2007

Inilah Impiannya Adith

Sabtu pagi ini, waktunya saya bersama keluarga. Kebetulan ada beberapa acara keluarga yang kami akan ikuti. Saya ingin sharing tentang impian anak saya yang kedua, Fathir Radithya Athar, kami memanggilnya Adith. Adith saat ini berusia 3 (tiga) tahun.

Adith in action

Adith sejak ia berusia 1 (satu) tahun sudah saya biasakan untuk berafirmasi tentang keinginannya.
Tiap pagi setiap bangun tidur dan setiap mau tidur, saya selalu bertanya ingin menjadi apa? atau mau punya apa? dan lain-lain agar mereka berani bermimpi dan mempunyai cita-citanya.

Anak-anak saat kecil ini masih mudah kita arahkan agar mereka mempunyai impian yang sesuai kita inginkan. Misalnya saya selalu bilang kepada Adith agar ia mempunyai cita-cita menjadi pengusaha, maka setiap hari jika saya tanyakan ia jawab : 'Pengusaha' beberapa bulan kemudian saya ganti agar ia bercita-cita menjadi presiden, maka jika saya tanya tiap harinya, ia jawab : 'Presiden'.

Nah sekarang ini Adith sudah mengenal beberapa tontonan di televisi, pengaruh televisi sangat pesat terhadap perkembangannya, kami berusaha dengan baik mengontrol dan mengawasi tontonan yang ada. Perubahannya adalah setiap saya tanya apa cita-citanya, ia menjawabnya sesuai dengan apa yang ia tonton di televisi pada hari ini. Ia menyebut nama tokoh-tokoh super hero yang ada di tv, seperti Spiderman, Power Ranger, Ultraman hingga si Entong (nah yang ini saya kurang kenal).

Adith as superhero

Jadi saat ini jika saya tanya mau jadi apa nanti, ia jawab dengan lantang, 'mau jadi Power Ranger', dengan gaya seperti orang ingin berperang. Wah ketawa saya dibuatnya. Lalu saya berikan pengertian tentang impian dan cita-cita secara pelan-pelan. Agar ia tidak seperti ayahnya, yang baru mengetahui impian setelah lepas SMA, saat itu bingung mau kuliah apa.

Adith with the real hero

Tips dari saya adalah bahwa semua orang pasti mempunyai impian namun tidak semua orang tersebut berani untuk bermimpi...

Thursday, November 15, 2007

Apakah Anda Masih Ragu?

Di postingan saya sebelumnya tentang 3 Penyakit 'P', Pak Wuryanano, memberikan komentar bahwa ada satu penyakit lagi yaitu Peragu. Juga Ibu Febby memberikan tanggapannya tentang sifat peragu tersebut. Terima kasih atas komentar-komentarnya


Saya coba memberikan ilustrasi bagaimana seorang peragu itu, mohon dikoreksi juga yah.

"Anak saya, Alysa (umur 5 tahun), telah dapat mengendarai sepeda. Dia mulai belajar naik sepeda roda dua sejak umur 3 tahun. Awalnya saya memberikan sepeda yang agak besar, tujuannya supaya irit, biar sepedanya tahan lama sampai di usia 6-7 tahun. Kalau ia naiki sepeda tersebut, tentu kakinya belum sampai ke tanah. Saya harus menggendongnya untuk menaiki sepeda tersebut. Maka perlu ada yang memeganginya atau jika ia ingin bersandar harus mencari trotoar agar kakinya dapat menyentuh tanah atau mencari tanah yang empuk agar ia bisa menjatuhi diri.

Pernah kami belajar sepeda di sebuah taman yang ada bukitnya, Icha, biasa dipanggil, saat belajar selalu melihat ke belakang memastikan apakah ayahnya masih memeganginya, dia selalu teriak ayah jangan lepasin Icha yah, saya bilang : "iya, ayo Icha terus menghadap ke depan, kendarai setirnya dan kayuh terus pedalnya." Makin kencang sepeda ia kayuh dan berbelok ke kiri ke kanan.

Saat diatas bukit, jalan menurun, saya lepaskan ia, yah ia terus meluncur dengan baik, terus ia kayuh pedalnya, keseimbangannya pun bagus, dan saya pastikan ia telah bisa bersepeda. Jauh ia meluncur, berbelok-belok dan tanpa melihat kebelakang. Namun tiba-tiba ia melihat ke belakang dan melihat ayahnya jauh diatas bukit, berteriaklah ia dengan kencangnya. Dan jatuhlah ia...."

Intinya adalah di saat kita merasa aman, kita terus melaju maju ke depan namun di saat kita merasa dan berpikir tidak aman dan timbul keraguan, maju atau mundur, maka hasilnya pasti adalah kegagalan dan jatuh. Maka zona nyaman (comfort zone) ini akan menimbulkan rasa keraguan dan ketakutan. Keluarlah dari zona nyaman Anda. Jangan melihat ke belakang, goal dan impian kita ada di depan...

Wednesday, November 14, 2007

Mau Tahu Apa Permintaan Yang Tidak Bisa Jin Sanggupin (untuk TDA Srikandi)

Ada satu cerita yang akan saya persembahkan untuk para TDA Srikandi sebagai rasa terima kasih saya, yang akhir-akhir ini aktif membantu kegiatan-kegiatan TDA.

Begini ceritanya, saya bertemu dengan seorang teman saya, dia seorang pengusaha yang menjalankan bisnisnya bersama istrinya juga dan malah banyak bisnis baru yang dimotori oleh istrinya.

Sebut saja teman saya namanya, Rama. Dia lalu bercerita kepada saya, "Im gue punya cerita nih, begini ceritanya :

Suatu hari ada seorang laki-laki berjalan dipinggir pantai, tiba-tiba kakinya menabrak sebuah kendi. Diambilnya kendi tersebut dan lalu dielus-elusnya, keluarlah seorang Jin yang sangat besar. Spontan ia kaget. Si Jin mengucapkan terima kasih dan memberinya hadiah berupa akan mengabulkan permintaannya.


Si laki-laki tersebut sangat senang, dan dia mengajukan 3 permintaan. Namun jin bilang hanya 1 permintaan saja, katanya kalo 3 itu mah Aladdin...hehehe...jaman sekarang cuma 1 saja.
Wah si laki-laki sangat bingung menentukan permintaannya. Lama ia berpikir. Keluarlah satu pertanyaan tersebut.

Dikeluarkanlah satu peta dunia dan menunjuk peta Timur Tengah, dia meminta kepada Jin untuk membuat damai kawasan tersebut. Kontan Jin tertawa, dan berkata bahwa tidak mungkin wilayah tersebut damai, sudah ajukan permintaan yang lainnya saja.

Si laki-laki bujangan itu tambah bingung, akhirnya dia punya permintaan yang hebat, Jin saya ingin seorang istri yang :
- cantik
- mandiri
- rajin dan pintar
- soleha
- punya bisnis yang bagus
- cekatan
- kreatif dan inovatif
- punya jaringan bisnis yang luas
- action dan result oriented
- tidak putus asa
- berani gagal

Wah Jin kaget diminta permintaan seperti itu. Tiba-tiba Jin meminta peta timur tengah, kalau gitu saya kabulkan permintaan pertama saja, saya gak sanggup carikan kamu istri seperti itu...."

Nah inti ceritanya, kata si Rama teman saya tersebut, "Tuh Im, Jin aja gak sanggup carikan istri seperti itu, lihat dong gue, bisa punya istri seperti itu, hahahaha....", sambil jalan dia meninggalkan saya. Saya deh yang bingung...

Selamat kepada para arjuna yang mendapatkan srikandi-srikandi seperti itu. :D
Puji syukur kepada Allah SWT yang telah mempersembahkan para srikandi kita.

Ini photo-photo para TDA Srikandi, lihat disini.



Thursday, November 08, 2007

Inilah Kenapa Kita Membutuhkan Kebebasan Waktu Sekarang Juga

Beberapa hari terakhir ini yang menjadi focus di pemberitaan media massa adalah masalah kemacetan di Jakarta, banyak warga yang mengeluh sampai-sampai mereka mengajukan tuntutan ke gubernur dan mantan gubernur, Fauzi Bowo dan Sutiyoso yang disalahkan dalam mengelola system transportasi di kota besar ini.

Ada juga di harian terkemuka mengistilahkan Jakarta telah menjadi neraka. Banyak warganya yang sudah stress berat di jalan-jalan sehingga tidak asing lagi jika kita melihat adu mulut antar pengemudi hanya karena saling mendahului saat macet.

Kemarin saya bertemu client, seorang IT Head sebuah bank nasional yang berkantor pusat di Bandung, beliau selama ini tinggal di Bandung, selama 3 hari ini beliau mengikuti training yang diselenggarakan oleh perusahaan saya di Jakarta, dan beliau menceritakan kesemrawutan lalu lintas di metropolitan ini yang tiada henti dari dahulu.

Saya menjadi teringat tulisan Pak Roni di blognya berjudul Jangan Mau Seumur Hidup Habis Waktu Di Jalan, masih banyak rekan-rekan kita yang mengalami seperti ini, banyak waktu yang dihabiskan untuk dijalan. Kawan saya yang berkerja di tengah kota Jakarta, dia harus berangkat jam 5.30 pagi dari rumahnya di Bekasi untuk dapat sampai di kantornya sebelum jam 8 pagi.

Artinya hampir 2 jam setiap pagi dihabiskan dijalan dan ditambah lagi 2 jam setiap pulang harinya. Sudah 4 jam waktunya di jalan, ini masih normal menurutnya, jika keadaan hujan atau harus lembur akan lebih lama lagi, bisa 5-6 jam setiap hari di jalan. Coba bayangkan berapa waktu tersebut dikalikan 25 hari kerja lalu dikalikan 12 bulan. Berapa waktu dijalan selama 1 tahun?

Lalu jika sudah dirumah pada malam hari, kawan saya ini pun langsung terlelap tidur karena sudah kecapaian, tidak ada lagi waktu untuk bercengkerama dengan keluarga dan demikian pagi harinya, dia berangkat pun di saat anak-anaknya masih tertidur. Maka hari Sabtu dan Minggu menjadi waktu yang benar-benar tidak dapat dibuang begitu saja baginya, hari akhir pekan tersebut dijadikan hari untuk keluarganya.

Saat ini di tengah Jakarta sudah mulai tumbuh rumah-rumah mungil, seperti city house, town house, residen, apartemen-apartemen murah dan rumah-rumah sewaan. Banyak para pekerja sudah mulai kembali untuk menghuni di Jakarta walaupun rumah utamanya di pinggiran Jakarta. Mereka sudah kelelahan dengan aktifitas seperti diatas walaupun ada juga yang terpaksa berpisah dengan keluarga dan hanya pada akhir minggu saja berjumpa saat 'mudik'.

Alhamdulillah saya hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 menit dari rumah ke kantor saya. Saya tinggal di dekat kawasan Kota Baru Bandar Kemayoran, Jakarta Pusat, kantor saya ada 3. Yang pertama di Kemayoran juga, hanya 5 menit dari rumah, kedua di Mangga Dua Square kurang dari 10 menit dari rumah dan yang ketiga di Pademangan juga kurang dari 10 menit.

Dulu saya sempat tinggal di Cengkareng dan berkantor di Sudirman, bisa bayangkan saya mengalami kesuntukan di jalan setiap harinya dan sangat boros bahan bakar dan tol. Tahun 2003 saya memutuskan untuk jadi TDA (pengusaha) dan memberikan jabataan saya di TDB kepada rekan saya yang membutuhkan dan tahun 2004 saya hijrah rumah sebagai salah satu strategi hidup saya untuk mendapatkan kebebasan waktu.

Ini juga adalah impian saya untuk mendapatkan kebebasan waktu itu. Pagi hari saya masih bisa bermain dengan anak-anak saya dan kadang berkantor dulu dirumah. Sore hari saya sudah dirumah dan belajar bersama dengan anak-anak saya. Kemana pun istri saya minta diantar saya selalu siapkan waktunya. Dan saya pun tidak ketinggalan untuk dapat mengantar anak-anak saya pergi les/kursus. Yah kebebasan ini hanya bisa kita ciptakan sendiri, harus ada cara yang berbeda untuk mendapatkan hasil yang beda. Kita sendiri yang menciptakan keadaan ini.

Untuk itu saya ciptakan beberapa usaha yang saya pilih kantornya tidak jauh dari rumah saya sehingga saya bebas kapan saja saya akan pergi ke kantor dan pulang ke rumah. Dan alhamdulillah saya tidak begitu merasakan kemacetan yang ada karena jika memang ada kemacetan yah saya tidak pergi pada saat jam-jamnya macet, saya bebas mengatur waktunya kapan mau saya. Sehingga waktu saya dapat lebih produktif untuk kantor dan berkualitas untuk keluarga.

Dengan kondisi ini pun sehingga saya dapat juga bermasyarakat di lingkungan saya, kadang pada malam hari saya (kebetulan jadi ketua RT) dapat berkumpul dengan warga dan petugas keamanan / kebersihan di lingkungan rumah saya dan juga dapat aktif di kegiatan masjid (kebetulan juga jadi pengurus Yayasan masjid dirumah). Jadi keseimbangan dalam bisnis dan sosial pun harus kita bisa atur.

Maaf hanya sekedar sharing bukan untuk meriyakan diri. Semoga bermanfaat untuk teman-teman yang sedang mengejar impiannya.

Jadi apakah masih mau membuang waktu anda? Take action, miracle happen.

-untuk Milad2TDA2008-

Salam fuuntastic,
Iim Rusyamsi
- jam 09.20, masih dirumah dan belum mandi-

Monday, October 29, 2007

Icha ikut Lomba Menggambar

Saya senang jika bercerita kegiatan keluarga kami. Kemarin hari Minggu, 29 Oktober, saya dan istri mengantar Icha untuk ikut lomba mewarnai juga didampingi Adith. Lomba yang diselenggarakan oleh Art for Kids dan TV anak, Space Toon ini diselenggarakan di WTC Mangga Dua.

Lomba yang diberi berbagai kategori ini cukup meriah dan sukses. Lebih dari 100 anak berpartisipasi dan diliput oleh media TV tersebut juga dimeriahkan oleh tampilnya beberapa artis cilik nasional.

Walaupun Icha tidak meraih penghargaan, kami turut bangga karena ia sudah sangat mempunyai semangat dan motivasi untuk bisa meraih prestasi. Ia pun tidak lupa selalu mengucapkan doa dan bersyukur atas apa yang bisa ia ikuti saat ini.

Kami yakin ia akan mendapatkan prestasi-prestasi yang selalu ia tuangkan dalam doanya.

Icha lagi siap2 aba2 'start'

Ini dia hasil karyanya, amazing...walaupun tak juara...i love you Icha...

Icha lagi beraksi....

Ini dia para best of the best...Icha next event yah...

Para orang tua yang berantusias menunggu dan berharap prestasi anak2nya.

Thursday, October 25, 2007

Kenalkan Komputer Kepada Anak Kita Sejak Dini

Saya ingin sedikit sharing, saya mempunyai 2 anak, Icha (5 thn) dan Adith (3).

Saya sudah memperkenalkan komputer dan periperalnya kepada mereka sejak dini.

Anak pertama kami sudah kenal komputer sejak umur 6 bulan, begitu juga adiknya.
Kami menggunakan software-software edukasi yang untuk 'baby', salah satunya produk dari JumpStart Baby. Saat ini koleksi CD nya sudah lumayan, banyak juga yang lokal dan koleksi Islami.

Saat umur sekarang ini mereka sudah terbiasa dengan komputer, dengan PC mereka sudah bisa menyalakan dan mematikan komputer sendiri. Dan internet pun sudah biasa mereka gunakan.
Selain software-software edukasi yang kami beli, mereka juga menggunakan internet sebagai media untuk bermain, contoh web yang biasa dikunjungi adalah webnya Disney, Nickledeon, Coloring Book dan lain-lain. Sekarang malah sudah mengenal YouTube, biasanya yang dicari penggalan film anak-anak atau lagu anak-anak. Penggunaannya tentu saja dalam pengawasan kami.

Berikut sharing manfaat yang kami dapat dalam perkembangan mereka :

  1. Anak kami jadi rajin belajar (bukan hanya belajar di komputer), mengerjakan PR, mereka ikut kelas KUMON, juga menggambar.
  2. Lebih mudah mengenal kata, angka, huruf dan warna (koleksi kata dalam bahasa Inggris pun sudah lumayan).
  3. Kemampuan keterampilannya mulai tumbuh pesat dan lebih kreatif.
  4. Penggunaan mouse, keyboard, printer dan 'click and drag' pada layar sudah lancar. Jadi udah 'melek' teknologi deh. Menggunakan notebook dan PDA milik saya pun mereka sudah bisa.
  5. Menggunakan google sudah terbiasa, untuk mencari permainan / gambar kartun yang diinginkan.
Tips kami dalam memberikan fasilitas ini adalah :
  1. Berikan software edukasi yang sesuai dengan usianya.
  2. Dampingi dan bimbing dalam pemakaiannya.
  3. Buatlah sedikit aturan dalam pemakaiannya, seperti waktu penggunaan, software/site yang boleh digunakan dan lain-lain. ini juga untuk mencegah kecanduan dalam pemakaiannya.
  4. Buatlah tahap-tahapan program, seperti tingkatan-tingkatan aplikasi. Biasanya ada software edukasi yang menggunakan skala leveling/kurikulum.
  5. Rangsang daya konsentrasinya, dengan software/site dengan gambar yang penuh warna dan suara sehingga tidak membuat mereka bosan.
  6. Sebagai orangtua, kita yang seharusnya lebih dulu mengenalkan internet pada anak, bukan orang lain yang memperkenalkan internet pada anak kita, sehingga mereka mengetahui dengan jelas manfaat pemakaiannya.
  7. Ruang pemakaian pun harus nyaman, sehat, ergonomis, aman (khususnya kabel-kabel listrik) dan diletakkan pada ruang keluarga (jangan dikamar anak).
Selain manfaat tentu ada yang aspek negatifnya dalam penggunaan komputer ini, maka peran orang tua yang lebih penting untuk menghindari hal negatif tersebut.

Saya sharing photo-photo anak saya yah :

Icha saat umur 6 bulan, sudah saya perkenalkan dengan notebook.

Icha lagi saya 'paksain' hehehe...

Icha umur 3 tahun dengan PC Compaq pertamanya.

Icha dan Adith lagi makai notebook dan PDA saya, melek banget deh, gak gaptek :D

Adith dengan PC Core 2 Duo -nya dan full akses internet :)

Bersama Bunda lagi cari lagu-lagu trio kwek-kwek di YouTube.com

Februari 2007, Icha sempat dirawat di RS, dia gak mau ketinggalan akses Nickledeon.


Tuesday, October 23, 2007

Mudik ke Kuningan

Pada tanggal 16-17 Oktober lalu, saya berserta keluarga berkesempatan mudik ke Kuningan Jawa Barat. Sebenarnya bukanlah hal yang rutin kami mudik berlebaran. Setiap tahun kami berlebaran di Jakarta, karena ibu saya dan mertua saya menetap di Jakarta. Namun pada tahun ini ibu saya berlebaran di Kuningan, di desa kelahirannya. Saya pun menyusul ke sana untuk sungkem kepada beliau dan bertemu saudara-saudara kandung saya yang sebagian memang berlebaran di sana menemani ibu saya.

Icha dan Adith bersama nenek uyut, kakek uyut dan eyang (ibu saya, dikursi roda).

Anak-anak kami, Icha dan Adith sangat senang dapat mudik karena mereka senang melihat pegunungan dan suasana desa di kampung halaman kami yang memang dibawah kaki gunung Ciremai. Icha dan Adith merasa senang karena mereka bertemu dengan saudara-saudaranya di kampung, kebetulan istri saya pun berasal dari Kuningan sehingga kami pun berkunjung ke saudara-saudara dari istri saya di sana.

Bunda tercinta bersama Icha dan Adith di Darma Loka.

Walaupun hanya berkesempatan bermalam 1 malam di kampung namun kami merasakan kebersamaan dan indahnya suasana lebaran di kampung. Kami hanya berkesempatan ke tempat rekreasi, Waduk Darma dan Sumber Mata Air - Balong Kramat Darma Loka, yang memang berada di tengah-tengah desa kami, Desa Darma.

Icha dan Adith di balong kramat Darma Loka yang dipenuhi oleh ikan "kramat"

Bocah-bocah desa yang sedang bermain di balong Darma Loka.

Malam harinya, kami berkesempatan jalan-jalan ke Kota Kuningan yang berjarak sekitar 13 KM dari rumah nenek kami. Suasana kota sudah sangat berbeda, sudah penuh dengan tempat rekreasi dan pusat belanja. Salah satu pusat belanja yang kami kunjungi adalah Surya Supermarket, yang di depannya sudah ada Time Zone dan di kelilingi oleh kantor-kantor cabang bank-bank terkemuka. Perkembangan ekonomi yang sangat cepat bila saya perhatikan.

Kami pun sempat nongkrong membeli roti bakar di tempat "gaul" remaja di sana, yaitu di pinggiran jalan Pasar Baru. Di tempat nongkrong ini telah dipenuhi makanan-makanan/jajanan kaki lima khas kota tersebut. Suasananya enak, dingin dan memberikan kenangan.

Tukang Roti Bakar "Bandung", tempat kami nongkrong.

Sebenarnya ke Kuningan saya bisa dibilang sering juga, bisa 4-5 kali dalam setahun. Sebelum puasa pun saya dan istri sempat ke sana, untuk ziarah ke makam ayah saya dan kakek-nenek kami. Dan saya pun ada beberapa kunjungan untuk mengurus beberapa kontrakan / aset orang tua kami.

Friday, October 12, 2007

Kami sekeluarga mengucapkan :

Selamat Hari Raya Idul Fitri
1 Syawal 1428 H



Maaf Kami Setulus Hati, Lahir dan Batin.

Semoga Allah SWT menerima semua ibadah kita selama Ramadhan lalu
dan mempertemukan kita kembali ke Ramadhan yang akan datang.


Thursday, April 12, 2007

Icha Ultah ke - 5 tahun

Tanggal 8 kemarin adalah tepat HUT Icha, anak saya yang pertama yang bernama lengkap Alysa Aghna Zita, yang ke 5 tahun.

Kebetulan tanggal tersebut ada acara keluarga berkumpul di cabang sekolah TK Islam Sejahtera VI dalam rangka selamatan gedung baru.

Diacara selamatan tersebut ternyata pihak keluarga besar telah menyiapkan kue tart dan lilinnya karena kebetulan ada 2 orang selain Icha yang berulangtahun. Yang pertama adalah kakak sepupu Icha, Kaka Irma yang berulang tahun tanggal 4 April yang ke 13 tahun, kemudian mamanya Irma, Ceu Neneng (kakak tertua saya) yang berulangtahun tanggal 8 juga dan yang ke 37 tahun.

Icha sangat senang dengan acara spontan tersebut. Dan memang kami sebagai orangtuanya tidka mempersiapkan pesta ulang tahun untuknya. Karena sudah 4 tahun tiap tahunnya Icha dirayakan ulangtahunnya.

Selamat ulang tahun Nak, semoga menjadi anak yang sholeha yang dapat meneruskan cita-cita kami.

Berikut ini photo-photonya :

Icha lagi tiup lilin ke-5

Bersama kakak Irma, potong kuenya

Inilah 3 orang yang sedang berulangtahun.