Showing posts with label TDA. Show all posts
Showing posts with label TDA. Show all posts

Friday, February 08, 2008

Public Speaking Perlu Tidak?

Beberapa hari lalu, kami menerima ajakan dari seorang teman untuk bersama-sama mengikuti workshop Public Speaking by Tantowi Yahya yang di organize oleh Prime Consulting.

Bagi kita seorang pebisnis dan mempunyai aktifitas di komunitas dan lingkungan sosial lainnya, public speaking ini sangatlah diperlukan. Charles Bonar Sirait (CBS) didalam bukunya "The Power of Public Speaking" mengungkapkan bahwa "...public speaking bukan hanya milik selebriti, setiap manusia memiliki kesempatan untuk berbicara".

Apa itu public speaking?

CBS dalam bukunya tersebut, menyebutkan bahwa Public Speaking adalah seni bicara, adalah kombinasi antara pengalaman, kemampuan diri serta seni, seni yang menggabungkan semua ilmu dan kemampuan yang kita miliki, memberanikan bicara di depan umum artinya siap menyampaikan pesan kepada orang-orang yang latar belakangnya berbeda. Dan public speaking tidak membutuhkan bakat alam, dapat dipelajari dengan latihan terus menerus berbicara dan menambah pengetahuan apa saja. Public Speaking sangat penting bagi kita yang ingin sukses.

Tantowi Yahya dalam web Tantowi Yahya Public Speaking School, mengungkapkan kapan public speaking dibutuhkan, seseorang atau sebuah organisasi akan membutuhkan public speaking antara lain dalam :

  1. Presentasi produk, sistem atau jasa
  2. Persuasi penjualan
  3. Layanan pelanggan
  4. Roadshow korporat (investasi, listing/delisting, M&A)
  5. Telemarketing/telecanvassing
  6. Wawancara (interviewer maupun interviewee)
  7. Peluncuran produk/outlet baru
  8. Jumpa pers (olahraga, budaya, bisnis)
  9. Pelatihan/pengajaran/coaching
  10. Meeting atau rapat kerja
  11. Kampanye atau penyuluhan
  12. Pembukaan cabang baru dan masih banyak lagi
Dari kenyataan di atas public speaking jelas kita perlukan untuk bisnis kita.
Alhamdulillah saya pun telah merasakan manfaat dari Public Speaking.

Di TDA sendiri, saya telah banyak mendapat kesempatan untuk belajar untuk tampil berbicara di depan umum dan saya yakin telah banyak rekan-rekan lainnya yang telah mempunyai kesempatan yang sama dengan saya untuk belajar tampil di depan umum pada aktifitas-aktifitas TDA selama ini.

Dengan dapat tampilnya kita berbicara di depan umum maka kepercayaan diri pun meningkat. Pak Ikhwan Sopa di dalam blognya, mengungkapkan bahwa orang sukses pasti percaya diri, bahwa sukses mereka, ditentukan oleh rasa percaya diri yang lebih baik saat berkomunikasi. Saat berkomunikasi dengan orang lain, dan saat berkomunikasi dengan diri sendiri.

Dan kita dapat belajar pula dari para Public Speaker yang ada di TDA seperti Pak Ikhwan Sopa, Pak Wuryanano, Pak Masbukhin, Ibu Aning, Pak Zaenal Abidin, Pak Yusef J. Hilmi, Pak Haji Alay dan lain-lainnya.

Jadi yuk kita pelajari Public Speaking...tambahkan impian anda, bahwa anda akan tampil di panggung kemenangan kegiatan-kegiatan TDA di masa datang...

Monday, January 28, 2008

Laporan Acara Milad 2 TDA 2008

Tadi pagi hingga petang, acara Milad 2 TDA 2008 Alhamdulillah dapat berlangsung dengan baik dan meriah di Gedung BDN, Jl MH Thamrin Jakarta. Dihadiri oleh lebih dari 450 orang, acara ini bertemakan : Menanam, Memelihara dan Menumbuhkan Harapan dan diliput oleh beberapa media massa.

Saya berkesempatan bersama Pak Agus Ali, Ibu Nadia dan Ibu Febby menjadi MC menggawangi acara demi acara. Acara yang meliputi sharing, inspiring, awarding, challenging, motivating dan celebrating dimulai dengan pemutaran testimoni dari para member yang telah mendapatkan hasil dari berkomunitas dengan TDA, disambung dengan refleksi 2 tahun TDA oleh Pak Roni, kemudian sesi motivasi oleh Pak Wuryanano, sesi Business Coach oleh Pak Prijono Nugroho dari Action Coach dan di akhiri oleh Pak Yusef J Hilmi dengan memimpin hadirin mendekati impiannya.

Beberapa talkshow pun digelar, dimulai dari Talkshow : Membangun Bisnis yang di moderatorin dengan apik sang raja voucher : Pak Masbukhin Perdana yang menampilkan narasumber : Pak Philips, Pak Adzan, Pak Teguh dan Ibu Doris.

Kemudian dilanjutkan dengan Talkshow : Mengembangkan Bisnis, Ibu Aning Harmanto kebagian untuk menjadi host talkshow ini dengan meriah. Narasumber talkshow ini adalah Cak Eko, Pak Hendi Babarafi, Pak Try Atmojo, Pak Bambang Triwoko dan Pak Fauzi Rachmanto.

Pada talkshow terakhir hadir bintang tamu yaitu Pak Perry T, pemilik puluhan Factory Outlet di Bandung dan di host dengan rapi oleh Pak Wuryanano dan Pak Rosihan.

Awarding yang diberikan pada Milad ini sangat banyak sekali, mulai dari blogger favorite, penulis impian terbaik, penulis tentang TDA terbaik hingga Blog Design Terbaik hasil workshop TDA IT. Namun award wajib TDA yang dianugerahi setiap tahunnya adalah

  • inspiring active member : Faif Yusuf
  • inspiring couple : Rosihan dan istri (Ines)
  • inspiring male : Bambang Triwoko
  • inspiring woman : Aning Harmanto
  • inspiring supporter : Isdiyanto (WK)
  • inspiring struggler : Agus Ali
  • inspiring team : TDA Management
  • inspiring leader : Hasan Basri
  • inspiring carring for member : Adib Munajib
Milad kali ini dimeriahkan pula dengan parodi komedi yang di pimpin oleh Ibu Aning dengan pemain : Ibu Yulia, Pak Agus Ali, Pak Faif dan Ibu Ines, yang membawa hadirin tertawa terbahak-bahak.

Wisuda para full TDA tahun ini, alhamdulillah lebih dari 20 orang wisudawan yang langsung di wisuda oleh Pak Haji Alay sebagai sesepuh komunitas ini.

Pak Roni memberikan challenging untuk milad berikutnya yaitu bagi yang belum berbisnis, ditantang untuk berbisnis pada tahun ini dan bagi yang sudah berbisnis ditantang untuk meningkatkan bisnisnya 100% dari hasil tahun 2007 lalu. Pak Roni mengundang mereka yang menerima tantangan tersebut untuk maju kepanggung dan hampir semua hadirin maju ke depan panggung. Luar biasa...

Hingga pukul 18.00 di akhir acara, hadirin tetap tak beranjak dari tempat duduknya hingga dibagikannya doorprise dari panitia.

Selamat atas penyelenggaraan Milad yang spektakuler tahun ini. Terima kasih kepada semua member yang hadir dan anjungan jempol yang luar biasa kepada panitia yang secara sukarela mewujudkan acara ini.

Terima kasih pula kepada para sponsor, para pemberi doorprise, para pengisi acara dan pengelola gedung atas partisipasi sehingga acara ini dapat lebih meriah dari tahun lalu.

Tahun depan pasti akan lebih meriah lagi ...

Saya sharing photo-photonya, namun maaf saya tidak banyak koleksi, karena tidak sempat memoto dalam acaranya, hanya ini yang ada :

Saat parodi komedi : Pak Faif dan Ibu Yulia

Pak Yusef membuat hadirin menangis...

Akhir acara yang klimaks dari Pak Yusef sangat inspiratif...

Pak Roni sedang meeting akhir dengan para panitia saat acara sudah selesai

Inilah para panitia yang telah berkorban baik materi maupun waktunya...

Saturday, January 26, 2008

Persiapan H-1 Milad 2 TDA 2008

Pagi tadi saya ke Gedung BDN tempat akan berlangsungnya Milad 2 TDA 2008 esok hari. Seluruh panitia berkumpul mempersiapkan untuk acara spektakuler besok. Mulai dari ketua panitia, Pak Faif hingga Pak Roni. Beberapa undangan dari Malang, sudah ikut hadir dan membantu persiapan tersebut.

Selain persiapan fisik dan peralatan, persiapan untuk acara pun dimatangkan, para MC (saya, Pak Agus Ali dan Ibu Nadia) dibriefing oleh Ibu Ines Rosihan. Dan saya melihat dari kejauhan ada kesibukan dipanggung, gladi resik sebuah parodi menarik, parodi ini dipimpin oleh Ibu Aning Harmanto dan Ibu Yulia Astuti.

Pak Roni dan Pak Hasan Basri pun sibuk memastikan semua kebutuhan sudah terpenuhi. Selain itu Pak Roni menerima beberapa rekan-rekan dari Malang untuk sekedar berdiskusi kecil tentang TDA ke depan dan support TDA ke daerah-daerah.

Berikut saya sharing beberapa photonya :

Inilah panggungnya, sedang pasang backdrop (gaweannya Pak Didin)

Para komandan di TDA Management ki-ka : Pak Faif, Pak Eko June, Pak Hasan dan Ibu Dewi (dari pengelola gedung) sedang mengecek kelengkapan gedung...

Nah ini lagi makan siang yang disiapkan oleh Ibu Yuni, ki-ka : Pak Eko June, Pak Faif, saya dan Pak Hasan Basri.

Ini dia crew acara...Pak Andri (baju merah) siap mendokumentasi acara nanti dan dibelakang para TDA Volunteers

Mengudara di Bahana 101.8 FM

Alhamdulillah tadi, Jumat, 25 Januari, jam 19.00-20.00 saya mengudara di Bahana FM, 101.8 FM diajak Pak Zaenal Abidin, rektor Institut Kemandirian.
Acara santai ini membahas pengembangan SDM melalui komunitas.

Bang Zay mewakili IK yang menyiapkan SDM siap kerja dengan keterampilan khusus.
Sedangkan saya mewakili TDA yang berisikan kewirausahaan.

Bahasan tentang apa dan bagaimana TDA banyak diulas di acara tersebut.
Dan link antara TDA dan IK. IK menyediakan SDM-nya, TDA yang akan menyerap SDM tersebut di dunia pekerjaan milik member TDA.

Mudah-mudahan makin banyak member TDA baru dari acara tersebut.

Bang Zay, mengusulkan kepada Bahana FM untuk secara rutin mengajak TDA mengudara agar virus kewirausahaan dapat terakses oleh banyak pendengar. Mudah-mudahan usulan diterima oleh Bahana.

Terima kasih Bang Zay.

Friday, January 25, 2008

Dibentuknya Sekolah Entrepreneur : TDA Entrepreneur Makers

Pada hari Kamis, 17 Desember di Mall Ambasador, saya Pak Roni, Pak Hasan Basri, Pak Agus Ali, Pak Rosihan, Pak Try Atmojo, Pak James dan Pak Wasis berkumpul untuk memfollowup pembicaraan di TDA 11 Digits Club yang membahas pembukaan business school di TDA yang profesional dan result oriented.

Sekolah ini bertujuan membantu akselarasi/percepatan bisnis teman-teman di komunitas TDA khususnya mereka yang baru bergabung dan ingin memulai bisnis.

Para trainer di sekolah ini adalah para member TDA yang telah mempunyai bisnis yang sudah proven hasilnya untuk berbagi hasil dan pengalamannya. Sekolah ini akan menggunakan metode kurikulum yang sudah baku di TDA yaitu B-D-S-A : Believe - Dream - Strategy dan Action.

Investasi dari workshop pertama yaitu workshop Basic : "Kenapa dan Bagaimana Anda Harus Mulai Berbisnis Sendiiri Sekarang" ini sebesar 2 juta rupiah dengan penyelenggaraan selama 2 hari, full day pada hari Sabtu dan Minggu dan hanya dibuka untuk 20 orang dan "Garansi Uang Kembali" bila yang diterima tidak sesuai dengan harapan atau tidak bermutu.

Akan ada yang namanya "Tantangan 90 Hari", yaitu peserta harus siap take action dalam waktu paling lama 90 hari. Selama 3 bulan tersebut akan ada evaluasi bulanan dalam bentuk pertemuan khusus untuk memantau sejauh mana perkembangan bisnisnya.

Mudah-mudahan dengan adanya sekolah ini akan menambah terus para pengusaha sukses yang berasal dari TDA yang dapat memberikan saluran rejeki ke banyak orang sehingga terus bersama menebar rahmat.

Informasi lengkapnya dapat diklik di sini (dari Blog Pak Roni Yuzirman) :

  1. Akhirnya Berdiri, Sekolah Entrepreneur A la TDA

  2. Sekolah Entrepreneurnya Jangan Mahal-Mahal Pak...

  3. Investasinya Hanya Rp. 2 Juta Saja

Nantikan info pendaftaran lebih detailnya di acara Milad 2 TDA 2008 pada hari Minggu, 27 Januari di Gedung BDN Jl. MH Thamrin.

Terima kasih dan salam fuuntastic...

Tuesday, January 22, 2008

Selamat Ulang Tahun TDA yang ke-2

Hari ini, 22 Januari, komunitas Tangan Diatas (TDA) tepat berumur 2 tahun. Selamat ulang tahun TDA dan semoga terus melahirkan para pahlawan baru di negeri ini.

Alhamdulillah sejak lahirnya TDA, makin banyaknya para pengusaha-pengusaha baru yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan sehingga dapat mengalirkan saluran berkat dan rahmat kepada keluarga pekerja tersebut. Dengan banyaknya lapangan pekerjaan yang diciptakan oleh member TDA maka visi TDA yang ingin mengentaskan kemiskinan di Indonesia dapat terwujud pada tahun 2020 kelak.

Saya turut senang dan bangga dapat menjadi bagian dari berdirinya TDA dan terus aktif di segala kegiatannya, dari hal ini pula memotivasi diri saya sendiri dalam berbisnis dan menambah jejaring silahturahmi di antara member sehingga mengalirkan rejeki diantara kita semua.

Saya mungkin tidak dapat berbanyak tulis dalam mengungkapkan dan mengapresiasi hari jadinya TDA, namun silahkan baca tulisan-tulisan yang menginspirasi yang dibuat khusus oleh penulisnya sebagai aspreasiasi yang tinggi kepada TDA.

Berikut ini tulisan-tulisannya :

  • Ibu Febby Rusdiana, cerita lengkap awal berdirinya TDA, Ibu Febby merupakan salah satu penggagas dan pelaksana pertemuan/talkshow pertama yang akhirnya melahirkan komunitas TDA ini. Menjadi contoh yang luar biasa untuk para srikandi di TDA dalam berbisnis.
  • Ibu Roesmijati, salah satu aktifis yang paling aktif, walaupun sudah 20 tahun dan masih menjadi TDB ini, beliau banyak menelurkan beberapa bisnis sebagai kendaraan yang akan menjemputnya menjadi seorang TDA kelak. Walaupun cobaan dan ujian datang dalam bisnisnya namun tidak mengurangi semangatnya untuk mengejar impiannya.
  • Pak Faif Yusuf, bergabung saat satu tahun lalu dan langsung cepat membuat langkah-langkah kecil sehingga impian-impian besar pun mulai terwujud. Mulai membuat toko busana muslim yang lengkap hingga menjadi penulis buku yang bakal menjadi best seller. Beliau adalah ketua panitia dari Milad 2 TDA 2008 ini yang bakal meriah dan sukses.
  • Ibu Doris Nasution, salah satu contoh sukses seorang TDB yang menjadi full TDA. Berbisnis dimulai dari tahun 2006, akhirnya mendirikan butik busana muslim dan menjadi kendaraannya dalam berbisnis hingga memutuskan untuk mengundurkan diri dari perusahaan multinational menjadi seorang full TDA.
  • Pak Teguh Atmajaya, seorang TDB yang ulet ini, sudah saya kenal di awal berdirinya TDA. Walau dengan kesibukannya di perusahaan automotive terbesar di negeri ini, beliau tetap disiplin membangun bisnisnya bersama istrinya. Dari bisnisnya itu pula, Ibu Tina, sang istri, mengajukan pengunduran dirinya untuk membesarkan bisnisnya dan memberikan yang terbaik untuk keluarganya. Pak Teguh membuatkan lagu khusus untuk TDA dalam rangka hari jadi TDA.
  • Pak Budi Setiawan, adalah salah satu member yang menuliskan kisah romantikanya bersama TDA, mulai bagaimana ia bergabung dengan komunitas ini hingga menerapkan beberapa ilmu yang ia dapatkan untuk bisnisnya, Rumah Video.
Terima kasih untuk para penulis diatas dan kepada semua member TDA yang telah tetap menjadikan TDA sebagai tempat untuk berkomunitas dan bersosial. Dan terima kasih yang luar biasa kepada Pak Roni Yuzirman yang telah menciptakan semua ini dan juga kepada teman-teman founder yang setia mengawal kegiatan-kegiatan TDA selama ini.

Sampai jumpa di Milad 2 TDA 2008, hari Minggu, 27 Januari 2008 di Menara BDN lantai 11, Jl, MH Thamrin, Jakarta.

Saturday, January 19, 2008

Tawaran Kios Gratis untuk TDA Grosir

Menyampaikan informasi dari Ibu Diah :
======================================
Dear TDA'ers

saat ini sy lg di ManggaDua Square, untuk follow-up informasi dr pak Iim mengenai penawaran kios..

pengelola menawarkan OUTLET dan KIOS sebanyak 25 buah di Upper Ground Mangga2Square
FREE SEWA 12 bulan, Service Charge 300 ribu-an, Deposit 2,5 jt (akan dikembalikan di akhir kontrak)

*Gambar outlet/counter di Mangga dua Square Lt. UG*

jenis barang yg bisa masuk lebih beragam :
-. baju segala jenis (kaos/batik/baju anak/celana dll)
-. assesories (gelang/kalung/cincin/dll)
-. mainan anak
-. kerudung dll
-. tas/sepatu dll

pihak pengelola mengharapkan kita bisa buka akhir januari karena M2S akan grand launching awal februari

bagi yg berminat dan serius berusaha disini dan untuk menjajaki segala kemungkinan, mohon hadir

Minggu, 20 Januari 2008
Jam 10.30
Kantor Pemasaran Mangga2Square
Lantai LG - Blok A 256-261

untuk JaCC, sementara kita pending dulu dan akan dibicarakan sekalian di hari tersebut..

semoga informasi ini bisa bermanfaat

thanks to pak Iim atas pinjaman laptopnya..

salam,
Diah Yusuf
0813 1441 0331
933 24405
www.qimosnet.page.tl

Wednesday, January 16, 2008

Jangan kemana-kemana tgl 27 Januari nanti, Pastikan Hadir di MILAD 2 TDA 2008

Acara Milad 2 TDA 2008 akan tiba beberapa hari lagi. Kegiatan panitia pun sudah mulai dengan kesibukan. Tadi malam (15/1) adalah meeting penting panitia untuk mengecek kesiapan acara akbar tersebut.

Dari anggota panitia yang semuanya adalah para sukarelawan dari TDA Management sudah sangat mempersiapkan detail acaranya dengan rapi.

Semua pembicara, host, bintang tamu dan pengisi acaranya sudah confirmed akan hadir memeriahkan acara. Dan Alhamdulillah beberapa sponsor sudah masuk dan doorprise pun telah membanjiri. Penghargaan-penghargaan dan pemenang-pemenang lomba pun sudah siap disajikan kepada mereka yang berprestasi dan aktif di komunitas TDA ini.

Sebanyak kurang lebih 300 anggota pun sudah terdaftar sehingga memudahkan panitia untuk menyambut kehadiran mereka.

Acara ini murni adalah dari anggota, untuk anggota dan oleh anggota komunitas sepatutnya kami mengucapkan terima kasih atas partisipasinya dan kerjasamanya untuk tetap menjadikan TDA terdepan dan banyak memberi manfaat kepada masyarakat umumnya.

Photo diatas adalah photo Pak Didin, seorang penggiat di TDA Management di lokasi penyelenggaraan yaitu di Gedung BDN (Bank Syariah Mandiri) Lantai 11 Jl Thamrin No. 5. Semoga pada tanggal 27 Januari nanti akan dipenuhi oleh keceriaan dan semangat kewirausahaan dan saling membantu serta berbagi manfaat.

Untuk teman-teman yang belum terdaftar, ayo daftarkan segera diri anda dan pastikan anda mendapatkan golden moment pada acara tersebut.

Dan kami pun terus menantikan partisipasi para sponsor dan pemberi doorprise agar acara tersebut menjadi lebih meriah.

Juga pastikan anda yang hadir mendapatkan tantangan baru dari komunitas TDA sehingga anda terus bersemangat mengejar impian anda melalui usaha/bisnis yang anda jalankan saat ini.

Sampai jumpa pada tanggal 27 Januari yah...

Salam fuuntastic,
Iim Rusyamsi
http://www.iimrusyamsi.com
One of TDA Founder

Tuesday, January 15, 2008

Pertemuan TDA 11 Digits Club

Sore tadi (Senin, 14/1) hingga jam 22.00, saya hadir di pertemuan TDA 11 Digits club di Primavera Cafe, Bellaza Permata Hijau.

Pertemuan ini rutin 1 bulan sekali dan pertemuan tadi dihadiri juga anggota club yang baru.
Yang istimewa adalah hadirnya tamu yaitu Pak Zaenal Abidin, Rektor Institut Kemandirian Dompet Dhuafa dan pengasuh rubrik Bisnis di Era Muslim dot com.

Selain kita saling bertukar pengalaman dan berdiskusi, yang menarik adalah masalah bisnis properti yang kebetulan pakar propertinya hadir, yaitu Pak James. Banyak tanya jawab yang mengalir dan menarik juga diselingi dengan canda tawa.

Pak Roni pun berbagi tentang perkembangan komunitas TDA dan rencana-rencananya ke depan.

Seperti biasa setiap hadir di pertemuan ini, rasanya seperti batery yang di-charge kembali. Saya bersemangat untuk terus memperbaiki dan meningkatkan bisnis saya. Apalagi Pak Roni sempat ingin menerapkan target dari pertemuan2 TDA 11 Digits adalah masing-masing anggota dapat pencapaian minimal 2 properti dalam tahun 2008 ini. Semoga kita dapat mencapainya bersama-sama.

Terima kasih atas semuanya.

Wednesday, December 05, 2007

Berbagi Kesuksesan Bisnis

Hari Selasa, 3 Desember 2007, di Harian Kontan, ada hasil wawancara saya dan Pak Roni Yuzirman dengan wartawan Kontan mengenai komunitas TDA. Judul postingan ini adalah judul dari artikel di harian tersebut.

Ada sedikit ralat bahwa yang dimaksud dengan kios-kios yang disediakan gratis oleh Pak Haji Alay untuk para member adalah kios di Metro Tanah Abang dan ITC Mangga Dua bukan Mangga Dua Square yang disebutkan di harian tersebut. Sedangkan Mangga Dua Square disediakan gratis pula sebagai hasil negosiasi team TDA IT dengan pengelola Mangga Dua Square.



Silakan baca artikelnya dengan mengklik gambar harian tersebut diatas.

NB : Web TDA yang baru sudah dibuka kembali, mohon untuk daftar sebagai member TDA disana dan jika anda menemui masalah dapalam mengakses web tersebut mohon japri saya di info(at)spprima.com.

Tuesday, December 04, 2007

Cerita Banjir dan Komunitas TDA

Musim hujan sudah tiba dan ancaman banjir mulai datang…

Saya punya cerita tentang banjir, pasti sudah banyak yang mengetahuinya.
Saat menjadi MC pada Milad TDA tahun lalu saya pernah sampaikan cerita ini.
Dan jika menonton film Pursuit of Happiness, cerita ini juga ada namun tidak disampaikan hingga usai…

Ceritanya begini…

Pada suatu hari dengan hujan yang sangat deras…Jakarta tenggelam dengan banjir.
Toto seorang pemuda yang enerjik dan tampan menjagai rumahnya dari kebanjiran.

Banjir mulai menggenangi jalan di depan rumah Toto hingga mencapai 1 meter, para tetangga mulai pada mengungsi. Mereka mengajak Toto juga untuk segera mengungsi, “Ayo, To kita ke
pengungsian, banjir mulai besar.” Namun Toto menjawab, “Saya sudah berdoa kepada Tuhan agar menolong saya dari musibah ini, saya akan tetap di rumah.”

2 jam kemudian banjir mulai memasuki rumah Toto setinggi 1,5 meter, tim SAR pun mulai berdatangan dengan mengendarai perahu karet. Tim SAR memastikan area perumahan tersebut sudah dikosongkan oleh para penghuninya, namun hanya Toto yang masih bertahan di rumahnya. Sekali lagi Toto diajak untuk segera meninggalkan rumahnya. Dan sekali lagi juga Toto menolaknya karena ia yakin Tuhan akan menjawab doanya dan Tuhan akan segera menghenti musibah ini dan menolongnya. Dia terus berdoa kepada Tuhan.

3 jam kemudian banjir sudah setinggi atap rumah, Toto mengungsi ke atas genteng. Tim SAR kembali mendatanginya dengan sebuah helicopter dan memintanya untuk segera menaiki helicopter tersebut. Tetap ia menolak pertolongan tersebut. Ia tetap yakin Tuhan akan membantu dan menyelamatkannya. Ia tetap berdoa kepada Tuhan.

Selang beberapa menit kemudian, Toto akhirnya tewas dengan sia-sia. Dan dia pun langsung bertemu dengan Tuhan dalam kematiannya. Dia protes kepada Tuhan. “Ya Tuhan, kenapa Tuhan tidak menjawab 3 kali doa saya, hingga saya tewas seperti ini.”

Tuhan menjawabnya :

“Saya sudah menjawab doa-doa kamu,
kamu ingat…saat Saya kirim tetangga kamu agar mengajak kamu mengungsi…
kemudian menjawab doa kamu kedua, Saya kirim tim SAR dengan perahu karetnya…
lalu ketiga, Saya sampai sewakan helicopter untuk menjemput kamu…kamu tetap menolak semuanya….”

Nah inti ceritanya adalah Tuhan tidak selalu menjawab doa kita dengan langsung.
Kadang doa-doa kita dijawab melalui pihak ke-tiga atau perantara.

Lalu hubungannya dengan komunitas TDA?

Yah mungkin juga pertemuan dengan komunitas TDA adalah jawaban Tuhan akan doa-doa kita.

Tinggal kita yang bisa memanfaatkan semua yang ada di komunitas ini untuk menjemput doa-doa dan impian-impian kita.

Banyak teman-teman yang sevisi, lingkungan yang positif, TDA Finance, mastermind group, sharing pengalaman dan ilmu yang dapat dimanfaatkan oleh kita.

Jadi apakah anda masih ingin sendirian? Aktiflah berbagi di komunitas ini…

Monday, November 26, 2007

Cerita Hari Minggu

Kemarin hari Minggu, saya secara penuh waktu berada di rumah. Kebetulan ada ibu saya yang berkunjung dan menginap di rumah kami sejak minggu lalu. Ibu saya yang sedang sakit stroke ini senang berada di tengah-tengah anak-anak saya, Icha dan Adith. Mereka yang selalu menemani Eyang-nya dan bercanda ceria.


Cucu dari eyang saat ini sudah berjumlah 14 orang. Nah kemarin 2 orang cucu lainnya berdatangan ke rumah kami, Haekal dan Faqih. Adith dan Icha sangat senang bermain bersama di rumah dengan sepupunya tersebut. Sehingga saya dan istri menemani mereka dirumah.

Kiri-kanan : Adith, Faqih, Haekal dan Eyang

Sebenarnya, tanggal 25 November kemarin saya ada undangan Reuni Akbar SMA saya. Lokasinya pun tak jauh dari rumah saya. Reuni ini berencana ingin memecahkan rekor MURI dengan menghadirkan 10.000 alumni. Dikarenakan acara tersebut di atas maka saya tidak dapat menghadirinya. Mudah-mudahan rekor MURI-nya tercapai. Bang CT, selaku ketua ikatan alumni, belakangan ini sangat rajin menggalang acara-acara untuk alumni. Dan acara reuni kemarin diliput oleh stasiun TV miliknya.

Insya Allah jika Bang CT mencanangkan rekor MURI yaitu telah mencetak 5.000 pengusaha dari para alumni nah saya pasti akan datang, 'kan juga sebagai action dari seminar kewirausahaan Maret lalu yang menampilkan abang dengan road to success-nya dan saya pun turut hadir. Hehehe...ditunggu yah bang...

Acara seminar kewirausahaan Maret lalu.

NB:
  1. Sore harinya saya sempat di wawancara oleh Harian Kontan mengenai komunitas Tangan Di Atas. Sebelumnya mereka juga telah mewawancarai Pak Roni. Hari Selasa rencananya akan terbit.
  2. Saya baru sadar bahwa blog ini sudah genap 2 (dua) tahun pada tanggal 20 November lalu. Yah memang gak lama Pak Roni bikin blog dan mengabari saya, saya langsung membuat juga. Selamat juga deh... :)

Wednesday, November 21, 2007

Mau Tau Rumus Sukses?

Saat acara Milad 1 TDA dan Halal Bi Halal TDA yang lalu, saat saya menjadi MC, saya sempat menyampaikan tentang rumus sukses yang saya dapat dari mentor saya.


Di blog ini saya akan sharing kembali, bahwa :

Sukses = A + B + C + D

Dimana :

A= Alat yang anda gunakan
B= Bekerja dalam bisnis anda
C= Cita-cita/impian anda
D= Doa anda

Jadi jika kita ingin Sukses, komponen-komponen tersebut harus menjadi satu kesatuan.

Di awali dengan cita-cita/impian anda lalu anda harus bekerja didalam kendaraan bisnis yang anda gunakan dalam menjemput impian anda kemudian selalu disertai oleh doa kepada Yang Maha Kuasa dan tak lupa gunakan alat untuk membantu mempercepat bisnis kita tersebut.

Yang menarik untuk saya adalah tentang Alat. Apa alat tersebut ?

Alat tersebut adalah tools yang dapat meningkatkan bisnis kita, contoh : seminar, buku-buku yang direkomendasikan, kaset/video, networking/pergaulan kita, dan lain-lain.


















Saya bersama Pak Agus Ali saat jadi MC HBH TDA 2007
photo by Be Samyono, thanks yah Pak Sam :)


Nah saya merasa bahwa TDA, sebuah komunitas bisnis ini, merupakan salah satu alat juga. Dari TDA saya mendapatkan teman-teman dan mentor yang positif, saya mendapatkan pengetahuan, referensi-referensi buku/web tentang personality, leadership, bisnis dll, saya mendapatkan link bisnis, saya mendapatkan customer, saya mendapatkan supplier, saya mendapatkan partner bisnis, saya mendapatkan ide briliant, saya dapat mengikuti workshop dan seminarnya, saya dapat beribadah di komunitas ini, saya mendapatkan klub mastermind, wah banyak lagi....dan tentunya saya pun saling membagi...dan tentunya saya pun saling membagi..

Bersyukurlah saya dapat bergabung dengan TDA dan bertemu dengan ratusan teman-teman baru yang positif dan mempunyai visi dan semangat yang sama.

Terima kasih kepada Pak Roni dan para founder yang telah menciptakan alat berharga ini.

Selamat bergabung juga untuk teman-teman yang baru bergabung dengan komunitas fuuntastic ini, TDA!

Salam fuuntastic,
Iim Rusyamsi
TDA Founder
http://www.iimrusyamsi.com
http://www.dokterkomputer.com
http://www.400education.com

Friday, November 16, 2007

Berapa tenaga kerja yang sudah anda serap saat ini?

Hari Senin lalu jika tidak salah saya membaca di headline harian terkemuka, bahwa terdapat kurang lebih 4.950 pencari kerja yang sedang ikut ujian saringan menjadi calon pegawai negeri di Departemen Kehutanan. Ujian tersebut diselenggarakan di Istora Senayan.


Saya juga ingat pada awal tahun 2007 ini sebuah televisi swasta menyelenggarakan hal yang sama di Stadion Utama Senayan, hampir kapasitas stadion terpenuhi oleh para pencari kerja. Dan kalau kita tinjau juga di setiap event job expo yang diselenggarakan para EO, selalu dipenuhi dan berdesak-desakan mereka yang mencari kerja.

Ironisnya kapasitas jumlah pegawai yang akan diterima kurang dari 10 % dari jumlah yang ikut ujian.

Kemudian hari ini saya membaca koran bahwa pemerintah mempunyai sasaran membagikan Asuransi Kesehataan untuk Rakyat Miskin kepada 74,6 juta rakyat miskin. Menurut data BPS terdapat 34juta rakyat yang tergolong rakyat miskin.

Adalagi yang menarik di koran hari ini, ada seorang politus mengajak pembaca untuk memerangi kemiskinan dengan menciptakan 10juta lapangan pekerjaan.

Kita ingat saat ini para konglomerat seperti Chaerul Tanjung dan Ciputra sudah mencanangkan bahwa 2030 Indonesia terbebas dari kemiskinan dan pengangguran. Di TDA sendiri pernah dicanangkan hal yang sama, targetnya pada tahun 2020, malah 10 tahun lebih cepat.

Jika dana asuransi yang akan diberikan oleh pemerintah kepada 74juta rakyat miskin hanya diberikan kepada sejumlah rakyat miskin berdasarkan data BPS yaitu hanya 34 juta, sehingga tidak 2 kali lipatnya dan malah yang tidak miskin mendapatkan jatah asuransi tersebut, khawatir akan menjadikan mereka rakyat yang pemalas.

Andai saja kelebihan dana tersebut diberikan kepada sektor riil, para pengusaha UKM, yang tentu akan menciptakan lapangan kerja yang melimpah atau diberikan kepada para generasi muda yang mempunyai jiwa kewirausahaan untuk lebih dididik sehingga mereka menjadi generasi yang mandiri dan dapat membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan dengan membuka lapangan pekerjaan untuk teman-temannya.

Alhamdulilah, di TDA sudah banyak teman-teman yang membuka usaha dan kemudian memberikan kesempatan kepada para pencari kerja. Saat ini member TDA ada 1400, seandainya saja rata-rata mereka memperkerjakan 3 orang tenaga kerja berarti sudah 4.200 tenaga kerja terserap lalu seandainya masing-masing tenaga kerja mempunyai tanggungan seorang istri/suami dan seorang anak maka sudah 12.600 jiwa (termasuk tenaga kerjanya) terbantukan dari kemiskinan. Bayangkan jika member TDA menjadi 10.000 lalu masing menyerap 50 tenaga kerja?

Mudah-mudahan kita semua terus meningkatkan usaha/bisnis kita sehingga usaha kita ini menjadi saluran berkat dan rahmat kepada banyak orang dan menjadikan saluran amal pahala kita di akhir kelak. Sehingga misi TDA yang akan membawa Indonesia pada tahun 2020 terbebas dari kemiskinan akan terwujud. Dan sesuai dengan visi TDA, Bersama Menebar Rahmat.

Jadi berapa tenaga kerja yang sudah anda serap saat ini?

Thursday, November 15, 2007

Bagaimana Membuat Business Plan? Silahkan download file : break even calculator

Saya lagi lihat-lihat email di milis TDA 3 hari belakangan ini, eh ternyata ada email yang belum direspon oleh teman-teman. Email dari Pak Yogi ini mungkin juga pertanyaan yang sama dari teman-teman lain terutama yang baru ingin berbisnis.


Saya coba sharing tentang membuat bisnis plan, saya pernah buat saat pertama kali saya mulai berbisnis tahun 2003. Sama, bisnis plan ini saya ajukan kepada investor yang membantu mendanai bisnis saya saat itu. Kalau sekarang kita biasa membuat Action Plan setiap 3 bulan sekali.

Berikut bagian-bagian yang ada didalam isnis plan (saya coba masukkan juga referensi dari Action Coach):

Ada 4 langkah :

A. Keadaan saat ini
B. Perencanaan
C. Eksekusi
D. Evaluasi

A. Keadaan saat ini
  1. Ringkasan Eksekutif
    • mengapa kita tertarik didalam bisnis ini
    • apa keunikan bisnis kita
    • Visi dan misi kita
    • Budaya kerja
    • Key Success Factor
  2. Produk dan jasa yang diberikan oleh perusahaan
    • aspek legalitas
    • jenis bisnis
    • produk / jasa yg dihasilkan
    • penjelasan ttg bisnis yg kita lakukan
    • penjelasan bagaimana bisa menguntungkan dan peluangnya
    • bagaimana hubungan kita dengan supplier, bank dan stakeholder lainnya
  3. Situasi saat ini/latar belakang perusahaan
    • Sejarah berdirinya perusahaan
    • customer kita saat ini
    • Keadaan keuangan
    • Keadaan Pasar
    • Siapa saja team kita
  4. GAP analisa
    • customer yang ingin kita tuju dan keadaan saat ini
    • keadaan keuangan yang diinginkan dan dibandingkan dengan keadaan saat ini
    • analisa pasar, siapa saja target pasar kita, segementasi pasar dll
    • persaingan, siapa saja pesaing kita, bagaimana kondisi persaingannya, list kekuatan dan kelemahan perusahaan kita
    • analisa sdm/team kita
B. Perencanaan (buat masing2 target, tanggal target)
  1. Strategi Pemasaran
  2. Strategi Harga
  3. Strategi Promosi
  4. Strategi Penjualan
  5. System Operation
  6. Rencana pengembangan SDM
  7. Rencana Keuangan (invesment cost dan operational cost)
  8. Analisa Break even
  9. Proyeksi Cash Flow
  10. Proyeksi Neraca
C dan D. Eksekusi dan Evaluasi
  • buat standar test dan measure dari setiap strategi/rencana
  • pastikan semua strategi dapat terukur sesuai rencana (harus SMART : Spesifik, Measurable, Achievable, Result dan Time Frame) buatlah yang realistik.
  • evaluasi dari semua strategi, taktik dan rencana tersebut
  • evaluasi hasil yang didapatkan dari semua rencana tersebut secara berkala
Tools yang digunakan untuk membuat strategi dan rencana diatas biasanya : list 5 ways dari Brad Sugars.

Untuk pembagian hasil ke shareholder, andalah yang menentukan, nanti paling dinego :)
Ok semoga bermanfaat, ini juga untuk mengingatkan saya yg harus membuat action plan setiap 3 bulan sekali.

Pusing yah bikinnya? Saya kasih bonus deh, anda dapat mendownload file : bagaimana cara menghitung break even point (break even calculator dan 5 ways calculator) dari Brad Sugars, klik di sini.

NB. Team TDA Management akan membuat workshop mengenai hal ini untuk teman-teman yang baru memulai bisnis, dinantikan saja yah, bulan Desember rencananya, yang akan dicoach langsung oleh Pak Roni dan kawan-kawan.

Wednesday, November 14, 2007

Mau Tahu Apa Permintaan Yang Tidak Bisa Jin Sanggupin (untuk TDA Srikandi)

Ada satu cerita yang akan saya persembahkan untuk para TDA Srikandi sebagai rasa terima kasih saya, yang akhir-akhir ini aktif membantu kegiatan-kegiatan TDA.

Begini ceritanya, saya bertemu dengan seorang teman saya, dia seorang pengusaha yang menjalankan bisnisnya bersama istrinya juga dan malah banyak bisnis baru yang dimotori oleh istrinya.

Sebut saja teman saya namanya, Rama. Dia lalu bercerita kepada saya, "Im gue punya cerita nih, begini ceritanya :

Suatu hari ada seorang laki-laki berjalan dipinggir pantai, tiba-tiba kakinya menabrak sebuah kendi. Diambilnya kendi tersebut dan lalu dielus-elusnya, keluarlah seorang Jin yang sangat besar. Spontan ia kaget. Si Jin mengucapkan terima kasih dan memberinya hadiah berupa akan mengabulkan permintaannya.


Si laki-laki tersebut sangat senang, dan dia mengajukan 3 permintaan. Namun jin bilang hanya 1 permintaan saja, katanya kalo 3 itu mah Aladdin...hehehe...jaman sekarang cuma 1 saja.
Wah si laki-laki sangat bingung menentukan permintaannya. Lama ia berpikir. Keluarlah satu pertanyaan tersebut.

Dikeluarkanlah satu peta dunia dan menunjuk peta Timur Tengah, dia meminta kepada Jin untuk membuat damai kawasan tersebut. Kontan Jin tertawa, dan berkata bahwa tidak mungkin wilayah tersebut damai, sudah ajukan permintaan yang lainnya saja.

Si laki-laki bujangan itu tambah bingung, akhirnya dia punya permintaan yang hebat, Jin saya ingin seorang istri yang :
- cantik
- mandiri
- rajin dan pintar
- soleha
- punya bisnis yang bagus
- cekatan
- kreatif dan inovatif
- punya jaringan bisnis yang luas
- action dan result oriented
- tidak putus asa
- berani gagal

Wah Jin kaget diminta permintaan seperti itu. Tiba-tiba Jin meminta peta timur tengah, kalau gitu saya kabulkan permintaan pertama saja, saya gak sanggup carikan kamu istri seperti itu...."

Nah inti ceritanya, kata si Rama teman saya tersebut, "Tuh Im, Jin aja gak sanggup carikan istri seperti itu, lihat dong gue, bisa punya istri seperti itu, hahahaha....", sambil jalan dia meninggalkan saya. Saya deh yang bingung...

Selamat kepada para arjuna yang mendapatkan srikandi-srikandi seperti itu. :D
Puji syukur kepada Allah SWT yang telah mempersembahkan para srikandi kita.

Ini photo-photo para TDA Srikandi, lihat disini.



Thursday, November 08, 2007

Apa Kata Donald Trump Untuk Meraih Sukses

Saya sedang senang menonton DVD Apprentice - Season 3. Setiap episode pasti saja ada nasehat Donald Trump yang sangat penting untuk pribadi saya.

Ada yang menarik, seorang candidate dipecat pada episode ke 12, Chris namanya, 21 tahun. Menurut saya dia walaupun dari group smart street dan lulusan SMA, cukup lama bertahan dan beberapa prestasi ia capai. Namun kepribadiannya yang membuat teman-temannya tidak menyukainya. Kebiasaan merokok / mengunyah tembakau saat bekerja telah mengganggu teman-temannya dan juga prospeknya.

Akhirnya ia dipecat hanya karena kebiasaannya tersebut dan temperamennya yang tinggi.

Ini cuplikan rekap yang saya ambil dari webnya :

"So, Trump said, "Chris, you're fired." But as Chris was leaving the boardroom, he just couldn't hold back the tears - and Trump broke with tradition again. He called Chris over and gave him some advice. He told the teary Chris to watch his temper and stay away from tobacco. Finally, Trump praised Chris, saying that he had a lot of potential and that the fired candidate would someday be a big success. "

Donald Trumph yakin Chris akan menjadi seorang yang sukses hanya Trump memintanya untuk menghentikan kebiasaannya merokok/tembakau.

Saya jadi teringat, saat tahun lalu di TDA ada seminar LUCK FACTOR yang dibawakan oleh penemu SEFT, Pak Ahmad Faiz. Saat seminar tersebut, Pak Faiz bercerita juga tentang SEFT (baca juga cerita Pak Agus Ali yang mengikuti kursus SEFT), di salah satu metode SEFT yaitu dapat membantu kebiasaan merokok, lihat disini foto-foto cara Pak Faiz memberikan terapi kepada perokok berat.


Sejak kawan-kawan TDA mengikuti seminar tersebut, mereka yang perokok berat dapat menghilangkan kebiasaannya tersebut, sebut saja yang saya ketahui adalah Pak Agus Ali dan Pak Hadi Kuntoro dan lainnya, mereka sudah tak tampak lagi merokok di setiap kegiatan TDA.

Alhamdulillah dan selamat untuk teman-teman yang sudah dapat berhenti merokok. dan Alhamdulillah kebetulan saya tidak merokok sejak awal.

Saya menemui tulisan tentang bagaimana Pak Hadi Kuntoro bisa berhenti merokok, saya temukan di blog Pak AR Junaedi, ini saya lampirkan :

Menuju Kebiasaan Baru

Kita mungkin mempunyai kebiasaan sehari-hari yang ingin kita rubah atau ingin kita capai. Seperti keinginan untuk disiplin berolahraga, untuk berhenti merokok, ingin mengurangi berat badan, ingin rutin sholat tahajud dan sebagainya. Tapi terasa berat dan sulit untuk bisa disiplin mengubah sesuatu yang sekian lama menjadi kebiasaan. Sahabat saya Pak Hadi punya tips yang sederhana tapi jitu untuk menghentikan kebiasaan merokonya. Dari seorang perokok berat menjadi 'No Smoking Area' :) Bagaimana untuk bisa berubah?

Ada 7 tips untuk menuju kebiasaan baru tersebut, selengkapnya baca di blognya Pak AR Junaedi.

Sampai berjumpa di Milad2TDA2008, apakah sudah mendapatkan kebiasaan baru tersebut nanti.

Inilah Kenapa Kita Membutuhkan Kebebasan Waktu Sekarang Juga

Beberapa hari terakhir ini yang menjadi focus di pemberitaan media massa adalah masalah kemacetan di Jakarta, banyak warga yang mengeluh sampai-sampai mereka mengajukan tuntutan ke gubernur dan mantan gubernur, Fauzi Bowo dan Sutiyoso yang disalahkan dalam mengelola system transportasi di kota besar ini.

Ada juga di harian terkemuka mengistilahkan Jakarta telah menjadi neraka. Banyak warganya yang sudah stress berat di jalan-jalan sehingga tidak asing lagi jika kita melihat adu mulut antar pengemudi hanya karena saling mendahului saat macet.

Kemarin saya bertemu client, seorang IT Head sebuah bank nasional yang berkantor pusat di Bandung, beliau selama ini tinggal di Bandung, selama 3 hari ini beliau mengikuti training yang diselenggarakan oleh perusahaan saya di Jakarta, dan beliau menceritakan kesemrawutan lalu lintas di metropolitan ini yang tiada henti dari dahulu.

Saya menjadi teringat tulisan Pak Roni di blognya berjudul Jangan Mau Seumur Hidup Habis Waktu Di Jalan, masih banyak rekan-rekan kita yang mengalami seperti ini, banyak waktu yang dihabiskan untuk dijalan. Kawan saya yang berkerja di tengah kota Jakarta, dia harus berangkat jam 5.30 pagi dari rumahnya di Bekasi untuk dapat sampai di kantornya sebelum jam 8 pagi.

Artinya hampir 2 jam setiap pagi dihabiskan dijalan dan ditambah lagi 2 jam setiap pulang harinya. Sudah 4 jam waktunya di jalan, ini masih normal menurutnya, jika keadaan hujan atau harus lembur akan lebih lama lagi, bisa 5-6 jam setiap hari di jalan. Coba bayangkan berapa waktu tersebut dikalikan 25 hari kerja lalu dikalikan 12 bulan. Berapa waktu dijalan selama 1 tahun?

Lalu jika sudah dirumah pada malam hari, kawan saya ini pun langsung terlelap tidur karena sudah kecapaian, tidak ada lagi waktu untuk bercengkerama dengan keluarga dan demikian pagi harinya, dia berangkat pun di saat anak-anaknya masih tertidur. Maka hari Sabtu dan Minggu menjadi waktu yang benar-benar tidak dapat dibuang begitu saja baginya, hari akhir pekan tersebut dijadikan hari untuk keluarganya.

Saat ini di tengah Jakarta sudah mulai tumbuh rumah-rumah mungil, seperti city house, town house, residen, apartemen-apartemen murah dan rumah-rumah sewaan. Banyak para pekerja sudah mulai kembali untuk menghuni di Jakarta walaupun rumah utamanya di pinggiran Jakarta. Mereka sudah kelelahan dengan aktifitas seperti diatas walaupun ada juga yang terpaksa berpisah dengan keluarga dan hanya pada akhir minggu saja berjumpa saat 'mudik'.

Alhamdulillah saya hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 menit dari rumah ke kantor saya. Saya tinggal di dekat kawasan Kota Baru Bandar Kemayoran, Jakarta Pusat, kantor saya ada 3. Yang pertama di Kemayoran juga, hanya 5 menit dari rumah, kedua di Mangga Dua Square kurang dari 10 menit dari rumah dan yang ketiga di Pademangan juga kurang dari 10 menit.

Dulu saya sempat tinggal di Cengkareng dan berkantor di Sudirman, bisa bayangkan saya mengalami kesuntukan di jalan setiap harinya dan sangat boros bahan bakar dan tol. Tahun 2003 saya memutuskan untuk jadi TDA (pengusaha) dan memberikan jabataan saya di TDB kepada rekan saya yang membutuhkan dan tahun 2004 saya hijrah rumah sebagai salah satu strategi hidup saya untuk mendapatkan kebebasan waktu.

Ini juga adalah impian saya untuk mendapatkan kebebasan waktu itu. Pagi hari saya masih bisa bermain dengan anak-anak saya dan kadang berkantor dulu dirumah. Sore hari saya sudah dirumah dan belajar bersama dengan anak-anak saya. Kemana pun istri saya minta diantar saya selalu siapkan waktunya. Dan saya pun tidak ketinggalan untuk dapat mengantar anak-anak saya pergi les/kursus. Yah kebebasan ini hanya bisa kita ciptakan sendiri, harus ada cara yang berbeda untuk mendapatkan hasil yang beda. Kita sendiri yang menciptakan keadaan ini.

Untuk itu saya ciptakan beberapa usaha yang saya pilih kantornya tidak jauh dari rumah saya sehingga saya bebas kapan saja saya akan pergi ke kantor dan pulang ke rumah. Dan alhamdulillah saya tidak begitu merasakan kemacetan yang ada karena jika memang ada kemacetan yah saya tidak pergi pada saat jam-jamnya macet, saya bebas mengatur waktunya kapan mau saya. Sehingga waktu saya dapat lebih produktif untuk kantor dan berkualitas untuk keluarga.

Dengan kondisi ini pun sehingga saya dapat juga bermasyarakat di lingkungan saya, kadang pada malam hari saya (kebetulan jadi ketua RT) dapat berkumpul dengan warga dan petugas keamanan / kebersihan di lingkungan rumah saya dan juga dapat aktif di kegiatan masjid (kebetulan juga jadi pengurus Yayasan masjid dirumah). Jadi keseimbangan dalam bisnis dan sosial pun harus kita bisa atur.

Maaf hanya sekedar sharing bukan untuk meriyakan diri. Semoga bermanfaat untuk teman-teman yang sedang mengejar impiannya.

Jadi apakah masih mau membuang waktu anda? Take action, miracle happen.

-untuk Milad2TDA2008-

Salam fuuntastic,
Iim Rusyamsi
- jam 09.20, masih dirumah dan belum mandi-

Tuesday, November 06, 2007

Milad 2 TDA 2008 Badges/Button

Insya Allah MILAD 2 TDA 2008 akan dilaksanakan tanggal 27 Januari 2008.

Panitia yang dikomandani oleh TDA Management sudah mulai bersiap-siap menyelenggarakan event terbesar tiap tahunnya untuk Komunitas Tangan Di Atas (TDA).

Untuk turut berpartisipasi, para member TDA dapat memasang MILAD 2 TDA 2008 Badges/Button ini di blog para member dan mudah-mudahan acara tersebut dapat sukses dan mudah-mudahan acara tersebut dapat sukses dan berikan tag “milad2tda2008” setiap postingan diblog anda tentang kegiatan ini.

Selanjutnya untuk melihat update kegiatan tersebut dapat diakses di Blog MILAD TDA.

Terima kasih atas semua dukungan dan selamat berkerja para panitia, hanya balasan pahala dari Allah atas semua kesukarelaannya. Sukses selalu.

Berikut ini badges/buttonnya, silahkan dipergunakan.


cut & paste code di bawah ini untuk mendapatkan image diatas

Monday, November 05, 2007

Luar Biasa!!! TDA Halal Bi Halal 2007

Luar Biasa!!! Itu saja komentar saya untuk acara HBH TDA tahun ini. Sampai-sampai saya tidak dapat menulis apa-apa nih... :)

Btw, di acara ini saya menjadi MC bersama my soulmate, Pak Agus Ali.

Ini foto-foto dan caption dari blog Pak Roni :

Edwin dan Djodi-nya TDA: Pak Iim dan Pak Agus jadi MC

H. Alay (H. Nuzli Arismal), sesepuh TDA

Valentino Dinsi, penulis buku terlaris "Jangan Mau Seumur Hidup Jadi Orang Gajian"

Pak Eko (Bakso Malang Cak Eko)

Pak Haryo (investor)

Untuk detail updatenya, silahkan ke beberapa blog berikut ini :

- Hadi Kuntoro
- Doris Nasution
- Faif Yusuf
- Bambang Triwoko
- Foto-foto TDA by Pak Roni Yuzirman

Ini saya copy paste-kan update dari Pak Faif Yusuf.

Alhamdulillah, acara Halal Bil Halal TDA kemarin berlangsung dengan lancar dan amat meriah. Dari sisi acara, banyak improvisasi dan kejutan. Terutama dari jumlah pembicara yang hadir untuk sharing bersama. Inilah kekhasan TDA.

Berbekal jalinan silaturohmi dan networking yang kuat, dengan undangan via sms atau telpon aja, para pebisnis sukses tersebut bersedia hadir dalam setiap acara yang digelar TDA.

Acara yang dipandu oleh Pak Agus Ali dan Pak Iim Rusyamsi tersebut, dimulai dengan sambutan dan tausiah dari sesepuh TDA, Bapak Haji Ali.

Seperti biasanya, dalam setiap kesempatan, Pak Haji selalu menegaskan pentingnya menjadi tangan di atas. Tidak terlewatkan juga, Pak Haji Ali juga memaparkan berbagai peluang bisnis yang terbuka lebar dengan menjadi Pengusaha.

Setiap mendengarkan tausiah dari Pak Haji Ali, keyakinan dan optimisme saya untuk menjadi tangan di atas seperti terus dipupuk dan disirami.

Selain Pak Roni yang tampil dengan gayanya yang khas dan "nyantai', tampil juga sebagai pembicara tamu : Bapak Valentino Dinsi (Penulis Buku "Jangan Mau Seumur Hidup Jadi Orang gajian), Bapak Alfi (CEO Tandike.com), Cak Eko (Master Franchise Bakso Malang Cak Eko), dan Bapak Haryo (Seorang Investor, mantar Direktur Bank Swasta Ternama).

Pak Valentino dalam kesempatan sharing tersebut mengungkapkan sebuah fakta menarik bahwa ternyata banyak sekali orang yang ingin memulai usaha tapi tidak punya keberanian. Sayangnya, mereka belum tersentuh atau belum tahu adanya sebuah komunitas yang sangat kondusif seperti di TDA.

Sebagai penulis dan entrepreneur, Pak Valentino menekankan pentingnya action disamping networking atau silaturohmi. Beliau juga menegaskan agar kita "terjebak" dengan sering mengadakan pertemuan yang terkadang justru bisa membuat kita lupa untuk melakukan action.

Sementara pembelajaran yang saya dapat dari Pak Alfi (Sang Bintang tamu, CEO Tandike.com) saya rangkum dalam dua kata yaitu passsion dan persistense. Pak Alfi bisa sangat menikmati perjalanan bisnisnya karena dia memang punya Passion dalam bidang bisnisnya. Hobinya sejak dulu memang tidak jauh dari dunia pencinta alam yang kini menjadi core bisnisnya.

Passion yang pas akan membuat kita lebih persistence dalam menghadapi hambatan apapun dalam bisnis kita. Walaupun sempat rugi di empat tahun pertama, berkat passion dan persistense (kegigihan), Pak Alfi bisa bertahan dan akhirnya berjaya dengan menjadi distributor resmi 14 merk outdoor equipment dari berbagai negara.

Dalam forum kemarin, saya juga sungguh terkesan dengan penampilan Cak Eko. Pembawaannya tenang. Gaya bicaranya santun dan teratur. Saya sungguh beruntung mendapatkan kesempatan 'private' berdiskusi dan berguru secara langsung dengan Cak Eko disela-sela acara. Selama ini saya memang baru bisa menikmati tulisan dan sharing Cak Eko yang ada di milis maupun di berbagai majalah bisnis.

Pertemuan kemarin sungguh menjadi momentum buat saya pribadi untuk selalu memperbaiki diri dan mencontoh figur luar biasa Cak Eko.

Tim TDA Finance yang dipimpin oleh Pak Asep Triono juga memanfaatkan acara kemarin untuk sosialisasi mengenai TDA Finance (Koperasi TDA) yang telah berdiri dan siap memberikan kontribusi bagi semua anggota.

Tidak ketinggalan, ada juga sesi khusus bagi para sahabat dari luar daerah untuk sharing. Ada Pak Bambang Triwoko, Guk Seta, Pak Fauzan dan beberapa member lainnya. Saya sendiri sungguh merasa beruntung karena bisa menimba ilmu langsung kepada Pak Bambang sebelum acara dimulai.

Maklumlah kami berdua termasuk anggota yang datang pagi-pagi ke lokasi ketika suasana masih sepi. Saya sungguh salut dan memberi hormat kepada Pak Bambang atas filosofi 2M, Memberi dan Melayani, yang ternyata sangat powerful dalam membangun sebuah bisnis.

Yang tidak kalah hebohnya, tentu saja adalah hujan door price bagi peserta yang hadir. Walaupun saya nggak kebagian ( panitia gitu loh...he..he..), namun saya sangat bersyukur melihat antusiasme dan keceriaan peserta yang hadir.

Namun terus terang ada kesedihan dalam hati saya. Ketika ada beberapa sahabat yang sangat berminat untuk hadir, namun karena keterbatasan tempat belum bisa mendapatkan kesempatan. Dengan segala kerendahan hati, saya pribadi minta maaf atas kekurangan ini.

Semoga saat acara Milad ke-2 nanti, semua anggota yang berminat hadir bisa terakomodir semuanya.

Sampai jumpa pada event TDA selanjutnya.

Salam,
Faif Yusuf

Demikian update dari saya, mohon maklum, karena 'kecapean' jadi MC, jadi gak sempat catat-catat inti dari para pembicara dan gak sempat networking dan juga gak sempat foto-foto atau di foto orang lain :(

Thanks untuk seluruh team TDA Management dan mohon maaf jika ada kekurangan dalam acara tersebut.

Salam fuuntastic,
Iim Rusyamsi