Showing posts with label Bisnis. Show all posts
Showing posts with label Bisnis. Show all posts

Saturday, January 26, 2008

Faif Yusuf : Buku Rahasia Jadi Entrepreneur Muda

Besok saat di Milad 2 TDA 2008, akan menjadi hari bersejarah bagi sahabat saya, Faif Yusuf. Buku pertama yang ia ciptakan ini akan menghiasi toko-toko buku di nusantara mulai besok dan launching buku tersebut pun pas di acara yang bakal penuh kenangan. Apalagi event besok diketuai oleh Pak Faif sendiri.

Saya salut dengan Pak Faif, dengan waktu yang sangat singkat, beliau dapat merampungkan buku ini. Buku ini berisi kumpulan kisah para pengusaha muda yang sukses berbisnis dari nol dan alhamdulillah sebanyak 17 pengusaha muda tersebut diambil dari komunitas TDA sendiri.

Tulisan didalam buku tersebut selain hasil interview dengan nara sumber namun juga adalah sajian kompilasi yang apik dari blog-blog para pengusaha tersebut.

Diantara para pengusaha tersebut, alhamdulillah saya dimasukkan salah satunya. Tulisan yang ada tentang kisah saya, murni hasil kompilasi yang apik dan sempurna dari beberapa tulisan tentang perjalanan saya di blog saya ini.

Saya ucapkan selamat atas peluncuran buku ini, yang saya yakin akan menambah wawasan bagi pembacanya yang ingin berwirausaha di usia mudanya. Sehingga akan banyak pengusaha baru yang membuka lapangan pekerjaan dan yang akhirnya membantu mengentaskan kemiskinan di negeri ini.

Terima kasih sudah menjadikan saya narasumber untuk buku tersebut.

Pak Faif...luar biasa sempurna untuk anda...bravo...!!! Semoga bulan pertama ini jadi best seller!

Baca lengkapnya di blog Pak Faif.

Cover buku RAHASIA JADI ENTREPRENEUR MUDA


Tentang saya ada di Bab 11 halaman 158-165

Monday, January 21, 2008

Saturday, January 19, 2008

Rapat Kerja Guru-guru TK Sejahtera

Salah satu aktifitas saya adalah menangani yayasan pendidikan bersama kakak adik saya. Yayasan ini adalah peninggalan almarhum ayahanda. Yayasan Pendidikan Sejahtera yang mengelola TK, SD, SMP dan SLB kini telah mempunyai 5 cabang TK.

Dalam mengelola beberapa cabang ini, perlu diadakan rapat kerja antar kepala TK dan guru-guru yang ada dinaungan Yayasan Pendidikan Sejahtera. Raker yang digagas oleh Ibu Eti, kepala TK Sejahtera I dan VI ini diadakan di TK Islam Sejahtera VI, Perumahan Duta Bumi, Harapan Indah, Bekasi pada hari Sabtu, 19 Januari ini.

Acara ini selain update dari yayasan juga membahas rencana kerja bersama untuk semester II tahun ajaran ini. Sesuai rencana raker ini akan menghasilkan beberapa rencana kerja bersama, hasil karya seni bersama dan penyempurnaan standar/kurikulum bersama.

Saya sendiri selaku wakil ketua yayasan menyampaikan beberapa tantangan yang ada dalam mengelola dan proses belajar mengajar di masa yang saat ini dan yang akan datang.
Mudah-mudahan hasil raker ini dapat meningkatkan kinerja guru dan memberikan yang terbaik kepada siswa dan orang tua siswa sehingga kepercayaan masyarakat kepada kami makin meningkat dalam memberikan pendidikan.

Saya bersama pengurus yayasan lainnya, Ibu Mimi dan Ibu Eti.

Dan dibawah ini sebagian guru-guru TK Sejahtera I hingga VI :



Friday, January 18, 2008

Franchise Bisnis = Kapitalis Bisnis Model Baru?

Pada meeting klub dengan beberapa pebisnis pada beberapa hari lalu, seorang teman yang pebisnis melemparkan ide untuk bagaimana seharusnya seorang yang sudah sukses membantu orang yang baru ingin berbisnis. Menurutnya dengan metode franchise/waralaba sama saja dengan kapitalis baru dalam berbisnis.

Para pembeli franchise atau pewaralaba kadang ditinggal begitu saja dalam menjalankan bisnis barunya tersebut oleh sang pemilik waralaba/franchisor. Pemilik waralaba tinggal mengambil bagiannya setiap bulan tanpa peduli untung atau rugi. Dan tidak sedikit pewaralaba yang gagal dalam bisnis waralaba tersebut.

Teman saya ini memberikan ide untuk para pebisnis baru yang memang mempunyai modal ini, sebaiknya digandeng dengan pebisnis yang sudah sukses dan menawarkan saham bisnisnya kepada pebisnis baru tersebut.

Pebisnis yang sudah sukses akan mendapatkan dana segar untuk pengembangan bisnisnya dan pebisnis baru dapat langsung terjun turut menjalankan dan mengembangkan bisnis yang telah menjadi bagiannya. Atau pebisnis baru tersebut bisa menjadi seperti investor saja dari bisnis yang sudah terbukti sukses dan bagus tersebut.

Menurut saya ini ide menarik dan dapat membantu teman-teman yang ingin berbisnis. Jadi mudah-mudahan ini tidak hanya menjadi ide dan wacana saja, tetapi kemitraan ini dapat diterapkan dalam bisnis yang ada, jika memang ide tersebut dapat kita terima.

Monday, December 10, 2007

The 400 Education Center, the way to build an 11 digits Net Worth

Hari Jumat lalu ada beberapa meeting yang secara estafet di beberapa tempat. Dan kebetulan hari tersebut hujan lebat dan menyebabkan banjir di sekitar jalan Gatot Subroto sehingga macet total pun tidak terhindari.


Jalur saya saat itu adalah setelah meeting di Wisma Nugra Santana, Jl. Sudirman saya meluncur ke Wisma Aldiron, Jl. Gatot Subroto, Pancoran, perjalanan tersebut memakan waktu hingga 2,5 jam. Secara normal seharusnya kurang dari 30 menit sudah dapat ditempuh. Yah saya pun hanya dapat pasrah ditengah kemacetan tersebut.

Perjalanan tersebut adalah perjalanan untuk bisnis saya di The 400 Education Center. Kebetulan di Wisma Nugra Santana saya ada meeting dengan client membahas inhouse training untuk sebuah bank besar di Jakarta. Dan di Wisma Aldiron saya ada jadwal meeting dengan pihak pengelola pemilik ruang training center dan kemungkinan kerjasama kolaborasi yang mereka kebetulan juga adalah authorised training dari beberapa software besar di dunia serta sorenya saya menutup training yang sedang berjalan untuk PT Badak Natural Gas Liquefaction dari Bontang, Kaltim, yang mengikuti training IT Project Management with International Certification dengan trainer langsung oleh Pak Agus Ali, salah satu owner bisnis ini.

Sejak awal bulan ini juga sedang berlangsung inhouse training untuk client kami yang bergerak di bisnis IT Outsourcing selama 3 (tiga) minggu berturut-turut untuk 5 (lima) materi IBM AS/400.

Alhamdulillah sekali bulan sejak lepas lebaran lalu, bisnis training kami sangat meningkat tajam. Inhouse-inhouse training terus bergulir dan saat bulan Desember ini kami sedang kebanjiran jadwal training. Beberapa training berjalan secara paralel. Hari Rabu besok selama 3 (tiga) hari kami mengadakan training wisata dengan materi IT Project Management di Bandung kemudian inhouse training untuk IT Infrastructur Library untuk sebuah perusahaan IT networking besar di Indonesia lalu ada 2 training regular untuk materi IBM AS/400 untuk beberapa banking dan perusahaan IT services.

Saya dan partner saya, Pak Agus Ali, terus berbenah untuk memberikan yang terbaik untuk para clients kami dan para stakeholder kami, yaitu karyawan, bisnis partner, dan para supplier kami. Mohon doanya agar bisnis kami terus semakin baik dan menjadi saluran berkat untuk semuanya.

Saya sharing foto-foto kegiatan saya pada hari Jumat lalu :

Saya didalam mobil yang terjebak macet di sekitar Semanggi hingga Pancoran.

Bersama peserta training dari Bontang, Kaltim

Ruang Training dengan fasilitas yang canggih, terdapat 4 ruangan seperti ini

Ruang Coffee Break

Ruang untuk Makan dan Ber-networking

Ruang Tamu

Saat break, kami saling ber-networking

Monday, November 26, 2007

Kinerja UMKM Masih Lemah dan Majalah WK

Ingat tidak tulisan saya tentang iklan layanan masyarakat Pemerintah Malaysia untuk kredit para UKM, nah hari ini saya baca di harian Kompas ada liputan berjudul "Kinerja UMKM Masih Lemah". Bahwa penurunan porsi kredit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) terhadap total kredit mencerminkan masih lemahnya kinerja sektor riil. Ini bisa mengindikasikan turunnya daya saing UMKM atau perbankan masih enggan mengucurkan kredit untuk UMKM.


Menurut Pak Suryadharma, Menteri Koperasi dan UKM kita, hal tersebut disebabkan :
  1. turunnya penyerapan kredit oleh UMKM mengindikasikan semakin turunnya daya saing produk UMKM Indonesia dibandingkan dengan produk-produk impor. Pelaku usaha kita bersikap menunggu dan melihat perkembangan situasi lebih dulu dalam memasarkan produknya.
  2. ada kemungkinan perbankan menunggu pelaksanaan program penjaminan kredit yang digulirkan pemerintah agar lebih aman dan terjamin pengembaliannnya. Langkah perbankan ini justru menghambat penyaluran kredit ke UMKM dan tidak berpihak pada UMKM.
Saya setuju dengan Pak Menteri bahwa pemerintah khususnya perbankan belum berpihak kepada UMKM. Di harian tersebut tertulis bahwa kucuran kredit UMKM malah dialihkan untuk mendanai proyek-proyek infrastruktur dan pemerintah hanya mentargetkan mengkucurkan kepada 650.000 UMKM padahal menurut Pak Menteri ada jutaan unit. Nah terlihat di pemerintahan ada ketidakkompakan yah...hehehe...

Tapi saya masih optimis dengan perbankan kita, saya membaca majalah Wirausaha dan Keuangan (WK) edisi November ini yang mengulas para UMKM Mandiri yang berhasil mendapatkan dan menjadi binaan Bank Mandiri. Di dalam majalah tersebut juga diulas dukungan Bank Mandiri dalam pengembangan kredit untuk UMKM dan dilengkapi juga kolom konsultasi bisnis dan perbankan yang dikelola oleh Micro Business Group Bank Mandiri secara rutin tiap edisinya.

Saya melihat dari ulasan-ulasan di majalah tersebut menggambarkan mudahnya mendapatkan kredit untuk UMKM dan saya pun sempat masuk ke website Bank Mandiri yang menyebutkan syarat-syarat dan proses kredit untuk UMKM yang sangat mudah tanpa agunan dan memang ditujukan kepada para UMKM yang belum bankable.

Jadi sebenarnya yang perlu dibudayakan adalah sosialisasi dan informasi kepada UMKM tentang adanya kucuran dana untuk mereka. Sehingga akses informasi tentang hal ini sangat mudah mereka dapatkan. Kita lihat saja pemerintah Malaysia yang sampai menayangkan iklan layanan masyarakat di TV-TV sehingga akses informasi tersebut sangat mudah didapat oleh masyarakat. Di kita iklan perbankan lebih mengedepankan produk-produk komersial dan konsumtif.

Terima kasih kepada Majalah WK yang secara rutin mengulas dan memberikan informasi yang lengkap tentang akses perbankan untuk UKMK, dan membantu mempromosikan para UMKM kita, sesuai dengan mottonya : majalah spesifik yang mengulas kewirausahaan.

Ayo kita datangi bank-bank nasional kita...

NB:
Hari ini team saya di The 400 Education Center sedang menjalani inhouse training project yang kami dapatkan, beritanya dapat dibaca di blog partner saya, Pak Agus Ali.

Friday, November 16, 2007

Berapa tenaga kerja yang sudah anda serap saat ini?

Hari Senin lalu jika tidak salah saya membaca di headline harian terkemuka, bahwa terdapat kurang lebih 4.950 pencari kerja yang sedang ikut ujian saringan menjadi calon pegawai negeri di Departemen Kehutanan. Ujian tersebut diselenggarakan di Istora Senayan.


Saya juga ingat pada awal tahun 2007 ini sebuah televisi swasta menyelenggarakan hal yang sama di Stadion Utama Senayan, hampir kapasitas stadion terpenuhi oleh para pencari kerja. Dan kalau kita tinjau juga di setiap event job expo yang diselenggarakan para EO, selalu dipenuhi dan berdesak-desakan mereka yang mencari kerja.

Ironisnya kapasitas jumlah pegawai yang akan diterima kurang dari 10 % dari jumlah yang ikut ujian.

Kemudian hari ini saya membaca koran bahwa pemerintah mempunyai sasaran membagikan Asuransi Kesehataan untuk Rakyat Miskin kepada 74,6 juta rakyat miskin. Menurut data BPS terdapat 34juta rakyat yang tergolong rakyat miskin.

Adalagi yang menarik di koran hari ini, ada seorang politus mengajak pembaca untuk memerangi kemiskinan dengan menciptakan 10juta lapangan pekerjaan.

Kita ingat saat ini para konglomerat seperti Chaerul Tanjung dan Ciputra sudah mencanangkan bahwa 2030 Indonesia terbebas dari kemiskinan dan pengangguran. Di TDA sendiri pernah dicanangkan hal yang sama, targetnya pada tahun 2020, malah 10 tahun lebih cepat.

Jika dana asuransi yang akan diberikan oleh pemerintah kepada 74juta rakyat miskin hanya diberikan kepada sejumlah rakyat miskin berdasarkan data BPS yaitu hanya 34 juta, sehingga tidak 2 kali lipatnya dan malah yang tidak miskin mendapatkan jatah asuransi tersebut, khawatir akan menjadikan mereka rakyat yang pemalas.

Andai saja kelebihan dana tersebut diberikan kepada sektor riil, para pengusaha UKM, yang tentu akan menciptakan lapangan kerja yang melimpah atau diberikan kepada para generasi muda yang mempunyai jiwa kewirausahaan untuk lebih dididik sehingga mereka menjadi generasi yang mandiri dan dapat membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan dengan membuka lapangan pekerjaan untuk teman-temannya.

Alhamdulilah, di TDA sudah banyak teman-teman yang membuka usaha dan kemudian memberikan kesempatan kepada para pencari kerja. Saat ini member TDA ada 1400, seandainya saja rata-rata mereka memperkerjakan 3 orang tenaga kerja berarti sudah 4.200 tenaga kerja terserap lalu seandainya masing-masing tenaga kerja mempunyai tanggungan seorang istri/suami dan seorang anak maka sudah 12.600 jiwa (termasuk tenaga kerjanya) terbantukan dari kemiskinan. Bayangkan jika member TDA menjadi 10.000 lalu masing menyerap 50 tenaga kerja?

Mudah-mudahan kita semua terus meningkatkan usaha/bisnis kita sehingga usaha kita ini menjadi saluran berkat dan rahmat kepada banyak orang dan menjadikan saluran amal pahala kita di akhir kelak. Sehingga misi TDA yang akan membawa Indonesia pada tahun 2020 terbebas dari kemiskinan akan terwujud. Dan sesuai dengan visi TDA, Bersama Menebar Rahmat.

Jadi berapa tenaga kerja yang sudah anda serap saat ini?

Thursday, November 15, 2007

Apakah Anda Masih Ragu?

Di postingan saya sebelumnya tentang 3 Penyakit 'P', Pak Wuryanano, memberikan komentar bahwa ada satu penyakit lagi yaitu Peragu. Juga Ibu Febby memberikan tanggapannya tentang sifat peragu tersebut. Terima kasih atas komentar-komentarnya


Saya coba memberikan ilustrasi bagaimana seorang peragu itu, mohon dikoreksi juga yah.

"Anak saya, Alysa (umur 5 tahun), telah dapat mengendarai sepeda. Dia mulai belajar naik sepeda roda dua sejak umur 3 tahun. Awalnya saya memberikan sepeda yang agak besar, tujuannya supaya irit, biar sepedanya tahan lama sampai di usia 6-7 tahun. Kalau ia naiki sepeda tersebut, tentu kakinya belum sampai ke tanah. Saya harus menggendongnya untuk menaiki sepeda tersebut. Maka perlu ada yang memeganginya atau jika ia ingin bersandar harus mencari trotoar agar kakinya dapat menyentuh tanah atau mencari tanah yang empuk agar ia bisa menjatuhi diri.

Pernah kami belajar sepeda di sebuah taman yang ada bukitnya, Icha, biasa dipanggil, saat belajar selalu melihat ke belakang memastikan apakah ayahnya masih memeganginya, dia selalu teriak ayah jangan lepasin Icha yah, saya bilang : "iya, ayo Icha terus menghadap ke depan, kendarai setirnya dan kayuh terus pedalnya." Makin kencang sepeda ia kayuh dan berbelok ke kiri ke kanan.

Saat diatas bukit, jalan menurun, saya lepaskan ia, yah ia terus meluncur dengan baik, terus ia kayuh pedalnya, keseimbangannya pun bagus, dan saya pastikan ia telah bisa bersepeda. Jauh ia meluncur, berbelok-belok dan tanpa melihat kebelakang. Namun tiba-tiba ia melihat ke belakang dan melihat ayahnya jauh diatas bukit, berteriaklah ia dengan kencangnya. Dan jatuhlah ia...."

Intinya adalah di saat kita merasa aman, kita terus melaju maju ke depan namun di saat kita merasa dan berpikir tidak aman dan timbul keraguan, maju atau mundur, maka hasilnya pasti adalah kegagalan dan jatuh. Maka zona nyaman (comfort zone) ini akan menimbulkan rasa keraguan dan ketakutan. Keluarlah dari zona nyaman Anda. Jangan melihat ke belakang, goal dan impian kita ada di depan...

Bagaimana Membuat Business Plan? Silahkan download file : break even calculator

Saya lagi lihat-lihat email di milis TDA 3 hari belakangan ini, eh ternyata ada email yang belum direspon oleh teman-teman. Email dari Pak Yogi ini mungkin juga pertanyaan yang sama dari teman-teman lain terutama yang baru ingin berbisnis.


Saya coba sharing tentang membuat bisnis plan, saya pernah buat saat pertama kali saya mulai berbisnis tahun 2003. Sama, bisnis plan ini saya ajukan kepada investor yang membantu mendanai bisnis saya saat itu. Kalau sekarang kita biasa membuat Action Plan setiap 3 bulan sekali.

Berikut bagian-bagian yang ada didalam isnis plan (saya coba masukkan juga referensi dari Action Coach):

Ada 4 langkah :

A. Keadaan saat ini
B. Perencanaan
C. Eksekusi
D. Evaluasi

A. Keadaan saat ini
  1. Ringkasan Eksekutif
    • mengapa kita tertarik didalam bisnis ini
    • apa keunikan bisnis kita
    • Visi dan misi kita
    • Budaya kerja
    • Key Success Factor
  2. Produk dan jasa yang diberikan oleh perusahaan
    • aspek legalitas
    • jenis bisnis
    • produk / jasa yg dihasilkan
    • penjelasan ttg bisnis yg kita lakukan
    • penjelasan bagaimana bisa menguntungkan dan peluangnya
    • bagaimana hubungan kita dengan supplier, bank dan stakeholder lainnya
  3. Situasi saat ini/latar belakang perusahaan
    • Sejarah berdirinya perusahaan
    • customer kita saat ini
    • Keadaan keuangan
    • Keadaan Pasar
    • Siapa saja team kita
  4. GAP analisa
    • customer yang ingin kita tuju dan keadaan saat ini
    • keadaan keuangan yang diinginkan dan dibandingkan dengan keadaan saat ini
    • analisa pasar, siapa saja target pasar kita, segementasi pasar dll
    • persaingan, siapa saja pesaing kita, bagaimana kondisi persaingannya, list kekuatan dan kelemahan perusahaan kita
    • analisa sdm/team kita
B. Perencanaan (buat masing2 target, tanggal target)
  1. Strategi Pemasaran
  2. Strategi Harga
  3. Strategi Promosi
  4. Strategi Penjualan
  5. System Operation
  6. Rencana pengembangan SDM
  7. Rencana Keuangan (invesment cost dan operational cost)
  8. Analisa Break even
  9. Proyeksi Cash Flow
  10. Proyeksi Neraca
C dan D. Eksekusi dan Evaluasi
  • buat standar test dan measure dari setiap strategi/rencana
  • pastikan semua strategi dapat terukur sesuai rencana (harus SMART : Spesifik, Measurable, Achievable, Result dan Time Frame) buatlah yang realistik.
  • evaluasi dari semua strategi, taktik dan rencana tersebut
  • evaluasi hasil yang didapatkan dari semua rencana tersebut secara berkala
Tools yang digunakan untuk membuat strategi dan rencana diatas biasanya : list 5 ways dari Brad Sugars.

Untuk pembagian hasil ke shareholder, andalah yang menentukan, nanti paling dinego :)
Ok semoga bermanfaat, ini juga untuk mengingatkan saya yg harus membuat action plan setiap 3 bulan sekali.

Pusing yah bikinnya? Saya kasih bonus deh, anda dapat mendownload file : bagaimana cara menghitung break even point (break even calculator dan 5 ways calculator) dari Brad Sugars, klik di sini.

NB. Team TDA Management akan membuat workshop mengenai hal ini untuk teman-teman yang baru memulai bisnis, dinantikan saja yah, bulan Desember rencananya, yang akan dicoach langsung oleh Pak Roni dan kawan-kawan.

Monday, November 12, 2007

Sembuhkan 3 Penyakit 'P' Dahulu sebelum mendapatkan 1 Hasil 'P'

Yah sesuai judul bahwa ada 3 penyakit 'P' yang menghambat kita untuk menjadi berhasil dengan 1 'P'. Mungkin rumus bakunya menjadi P-P-P=P, nah bingung 'kan kok bisa keluar rumus seperti itu.


Ini coba saya jabarkan variabel bakunya.

Bahwa ada 3 penyakit yang umum ada di kita, penyakit ini akan sangat menghambat kita dalam meraih impian dan goal dalam kesuksesan kita. Jika kita belum bisa melawan penyakit-penyakit tersebut maka jangan harap rejeki yang kita jemput akan mendekati kita. Teruslah untuk berani melawan dan menyembuhkan dari dalam diri kita untuk mengusir penyakit-penyakit tersebut.

Penyakit-penyakit tersebut adalah :
  1. 'P' pertama adalah 'Pemalas', kita sadar bahwa kita adalah pemalas, kita hanya mau hasilnya saja, mau cepat kaya, namun prosesnya gak mau ditempuh. Kita cuma mau duduk-duduk manis menunggu rejeki nabrak kita, kita cuma mau melakukan hal-hal yang biasa saja tiap harinya, toh rejeki udah diatur, nanti juga ada durian runtuh. Kemalasan ini wajar juga namun kita harus sanggup untuk terus melawan dari kemalasan kita.
  2. 'P' kedua adalah 'Penakut', banyak dari kita ingin mendapatkan hasil yang berbeda namun tetap memilih cara yang sama. Seharusnya untuk mendapatkan hasil yang beda tentu saja harus dengan cara yang berbeda pula. Dan kebanyakan dari kita takut untuk menempuh jalan yang berbeda tersebut, takut gagal, takut ditolak orang, takut dijauhi orang, takut dilecehkan, takut diasingkan, takut dimarahin lah, takut bangkrut, takut ngutang dll. Semua pasti ada resiko. Rejeki itu konon asal mulanya dari resiko, jadi mau jemput rejeki harus pula berani ambil resiko.
  3. 'P' ketiga adalah 'Pemalu', konon orang Indonesia katanya pemalu, yah cap ini sudah dari nenek moyang kita katanya. Kita malu gagal, malu melakukan hal yang tidak orang lakukan, padahal halal, malu dicemooh orang, malu ama jabatan dan pendidikan kita, wah pokoknya malu-maluin jadinya. :D Yuk kita lawan rasa malu ini dengan kepercayaan diri kita, bahwa kita mempunyai kemampuan yang luar biasa untuk membuktikan kita dapat berhasil. Hanya orang yang berhenti yang akan gagal dan menjadi pecundang.
Nah jika kita berhasil melawan dan menyembuhkan penyakit-penyakit tersebut. Maka hasilnya adalah 1 buah 'P', yah anda adalah 'PEMENANG', orang yang berhasil meraih impian dan goal yang sudah anda inginkan. Pemenang adalah pahlawan bagi orang-orang yang dicintainya; bagi keluarganya, bagi anak-anaknya, bagi orang tuanya, bagi sahabat-sahabatnya, bagi team kerjanya. Buktikan bahwa anda adalah pahlawan bagi mereka. Menangislah disaat anda 'sembuh' dan menjadi PEMENANG yang selalu menjadi saluran berkat dan rahmat bagi orang lain.

Jadi P-P-P=P, benar gak yah ?

Untuk diri saya.

Thursday, November 08, 2007

Inilah Kenapa Kita Membutuhkan Kebebasan Waktu Sekarang Juga

Beberapa hari terakhir ini yang menjadi focus di pemberitaan media massa adalah masalah kemacetan di Jakarta, banyak warga yang mengeluh sampai-sampai mereka mengajukan tuntutan ke gubernur dan mantan gubernur, Fauzi Bowo dan Sutiyoso yang disalahkan dalam mengelola system transportasi di kota besar ini.

Ada juga di harian terkemuka mengistilahkan Jakarta telah menjadi neraka. Banyak warganya yang sudah stress berat di jalan-jalan sehingga tidak asing lagi jika kita melihat adu mulut antar pengemudi hanya karena saling mendahului saat macet.

Kemarin saya bertemu client, seorang IT Head sebuah bank nasional yang berkantor pusat di Bandung, beliau selama ini tinggal di Bandung, selama 3 hari ini beliau mengikuti training yang diselenggarakan oleh perusahaan saya di Jakarta, dan beliau menceritakan kesemrawutan lalu lintas di metropolitan ini yang tiada henti dari dahulu.

Saya menjadi teringat tulisan Pak Roni di blognya berjudul Jangan Mau Seumur Hidup Habis Waktu Di Jalan, masih banyak rekan-rekan kita yang mengalami seperti ini, banyak waktu yang dihabiskan untuk dijalan. Kawan saya yang berkerja di tengah kota Jakarta, dia harus berangkat jam 5.30 pagi dari rumahnya di Bekasi untuk dapat sampai di kantornya sebelum jam 8 pagi.

Artinya hampir 2 jam setiap pagi dihabiskan dijalan dan ditambah lagi 2 jam setiap pulang harinya. Sudah 4 jam waktunya di jalan, ini masih normal menurutnya, jika keadaan hujan atau harus lembur akan lebih lama lagi, bisa 5-6 jam setiap hari di jalan. Coba bayangkan berapa waktu tersebut dikalikan 25 hari kerja lalu dikalikan 12 bulan. Berapa waktu dijalan selama 1 tahun?

Lalu jika sudah dirumah pada malam hari, kawan saya ini pun langsung terlelap tidur karena sudah kecapaian, tidak ada lagi waktu untuk bercengkerama dengan keluarga dan demikian pagi harinya, dia berangkat pun di saat anak-anaknya masih tertidur. Maka hari Sabtu dan Minggu menjadi waktu yang benar-benar tidak dapat dibuang begitu saja baginya, hari akhir pekan tersebut dijadikan hari untuk keluarganya.

Saat ini di tengah Jakarta sudah mulai tumbuh rumah-rumah mungil, seperti city house, town house, residen, apartemen-apartemen murah dan rumah-rumah sewaan. Banyak para pekerja sudah mulai kembali untuk menghuni di Jakarta walaupun rumah utamanya di pinggiran Jakarta. Mereka sudah kelelahan dengan aktifitas seperti diatas walaupun ada juga yang terpaksa berpisah dengan keluarga dan hanya pada akhir minggu saja berjumpa saat 'mudik'.

Alhamdulillah saya hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 menit dari rumah ke kantor saya. Saya tinggal di dekat kawasan Kota Baru Bandar Kemayoran, Jakarta Pusat, kantor saya ada 3. Yang pertama di Kemayoran juga, hanya 5 menit dari rumah, kedua di Mangga Dua Square kurang dari 10 menit dari rumah dan yang ketiga di Pademangan juga kurang dari 10 menit.

Dulu saya sempat tinggal di Cengkareng dan berkantor di Sudirman, bisa bayangkan saya mengalami kesuntukan di jalan setiap harinya dan sangat boros bahan bakar dan tol. Tahun 2003 saya memutuskan untuk jadi TDA (pengusaha) dan memberikan jabataan saya di TDB kepada rekan saya yang membutuhkan dan tahun 2004 saya hijrah rumah sebagai salah satu strategi hidup saya untuk mendapatkan kebebasan waktu.

Ini juga adalah impian saya untuk mendapatkan kebebasan waktu itu. Pagi hari saya masih bisa bermain dengan anak-anak saya dan kadang berkantor dulu dirumah. Sore hari saya sudah dirumah dan belajar bersama dengan anak-anak saya. Kemana pun istri saya minta diantar saya selalu siapkan waktunya. Dan saya pun tidak ketinggalan untuk dapat mengantar anak-anak saya pergi les/kursus. Yah kebebasan ini hanya bisa kita ciptakan sendiri, harus ada cara yang berbeda untuk mendapatkan hasil yang beda. Kita sendiri yang menciptakan keadaan ini.

Untuk itu saya ciptakan beberapa usaha yang saya pilih kantornya tidak jauh dari rumah saya sehingga saya bebas kapan saja saya akan pergi ke kantor dan pulang ke rumah. Dan alhamdulillah saya tidak begitu merasakan kemacetan yang ada karena jika memang ada kemacetan yah saya tidak pergi pada saat jam-jamnya macet, saya bebas mengatur waktunya kapan mau saya. Sehingga waktu saya dapat lebih produktif untuk kantor dan berkualitas untuk keluarga.

Dengan kondisi ini pun sehingga saya dapat juga bermasyarakat di lingkungan saya, kadang pada malam hari saya (kebetulan jadi ketua RT) dapat berkumpul dengan warga dan petugas keamanan / kebersihan di lingkungan rumah saya dan juga dapat aktif di kegiatan masjid (kebetulan juga jadi pengurus Yayasan masjid dirumah). Jadi keseimbangan dalam bisnis dan sosial pun harus kita bisa atur.

Maaf hanya sekedar sharing bukan untuk meriyakan diri. Semoga bermanfaat untuk teman-teman yang sedang mengejar impiannya.

Jadi apakah masih mau membuang waktu anda? Take action, miracle happen.

-untuk Milad2TDA2008-

Salam fuuntastic,
Iim Rusyamsi
- jam 09.20, masih dirumah dan belum mandi-

Tuesday, November 06, 2007

Cara Menulis "A Fuuntastic Sales Letter"

Pada hari Jumat lalu ada kawan dari TDA yang ingin ketemu dengan saya, beliau sudah hadir di Mangga Dua Square namun sayangnya saya tidak dapat ke M2S dikarenakan terkena kemacetan setelah saya dari Kebayoran Lama. Sehingga kami tidak dapat bertemu.

Pada pertemuan tersebut rencananya, kawan ini ingin berdiskusi dengan saya bagaimana membuat sebuah promosi melalui surat. Karena selama ini menurutnya promosi dengan surat yang ia lakukan belum begitu menghasilkan hal yang bagus. Yah, memang perlu di Test and Measure.

Mungkin di sini saya akan share bagaimana menulis “a fuuntastic sales letter” sebagai pengganti untuk kawan saya tersebut yang tidak dapat bertemu saya.
Cara menulis “sales letter” ini juga saya adopsi pada saat saya mengikuti Group Coaching di Action Coach dan dari beberapa buku Brad Sugars.

7 langkah untuk membuat "a fuuntastic sales letter" :
  1. Siapa target market kita, siapa yang akan membaca surat kita. Jika perlu buat spesifik : umur, jenis kelamin, pendapatan, lokasi mereka. Dan bayangkan anda menulisnya secara pribadi dan berhadapan dengannya.
  2. Apa yang ingin anda sampaikan ke prospek anda tersebut dan apa yang anda ingin hasilkan setelah prospek tersebut membacanya. Anda harus mengetahui juga apa kebutuhan mereka.
  3. Apa solusi atau produk yang anda ingin tawarkan sebagai jawaban dari kekecewaan prospek tersebut dari pesaing kita. Buatlah list apa yang biasa prospek kita temukan atau rasa kecewa saat mencari produk/jasa yang kita ingin tawarkan.
  4. Pada badan surat tambahkan manfaat-manfaat/alasan-alasan mengapa mereka membeli produk/jasa dari kita, misal : layanan gratis, garansi, solusi jitu, dan penawaran yang tidak dapat ditolak.
  5. Tambahkan beberapa elemen penting, seperti Headline, subheadlines, PS (NB:Numpang baca). Gunakan headline yang membuat prospek penasaran dan ingin membaca. Berikan spesial offer dengan limit waktu agar mereka menghubungi kita. Jangan lupa pada amplop juga tambahkan headlinenya, biar mereka mau buka surat tersebut.
  6. Kirimkan surat kita pada hari Selasa atau Rabu. Biasanya Senin akan menjadi hari tersibuk, Jumat mereka sudah malas-malasan.
  7. Yang terpenting follow-up, follow-up dan follow-up semua surat2 tersebut, akan menjadi percuma jika kita tidak menghubungi mereka lagi, paling lama 2 x 24 jam. Tulis diakhir surat bahwa kita akan menghubungi mereka untuk memberikan jasa/produk terbaik.
Dari langkah-langkah tersebut terus lakukan test dan measure. Buat strategy lain jika dari cost yang dikeluarkan tidak menghasilkan income yang bagus. Tapi yakin anda bisa...

Mudah-mudahan bermanfaat untuk diri saya juga.

Download contoh sales letter dari DokterKomputer.com klik disini.



Friday, November 02, 2007

Beyonce Ngeramein Mangga Dua Square

Hari Kamis kemarin di Mangga Dua Square ada kehebohan. Di setiap sudut lantai maupun di area luar mall dipasangi petunjuk arah ke JITEC Lantai 8. Dan mulai dari jam 14.00 sudah ramai orang berdatangan hilir mudik ke mall tersebut.

Ternyata saya baru tahu ada konser besar, ternyata ada Beyonce, penyanyi dari Amerika Serikat. Saya sih tidak terlalu kenal dengan dia dan tidak mengikuti lagu-lagunya. Tapi senang melihat keramaian di tempat usaha kami ini, DokterKomputer.com. Di area parkiran sudah sangat penuh. Hingga pintu masuk mobil dari Jalan Gunung Sahari terjadi antrian yang menyebabkan kemacetan. Petugas keamanan dan parkir sangat sibuk sekali. Dan saya lihat ada beberapa bus pariwisatanya dan juga mobil pemadam kebakaran.

Sejak ada rencana konser ini, Mangga Dua Square melakukan pembenahan juga terutama mereka mempromosikan JITEC, Jakarta Intl' Exhibition Center. Selain JITEC, ada juga Hotel Novotel, Sands, Bioskop Surya, Supermarket 1stComputer Squere, BreadTalk, JCo, Carrefour dll, tentu juga toko-toko komputer dari TDA IT :).

Kalau diperhatikan M2S ini sering juga muncul spot iklannya di MetroTV. Oh yah, Beyonce concert ini sepertinya event terbesar sejak 2005, tahun dibukanya mall ini. Sebelumnya paling artis-artis mandarin, Kampung Bola SCTV World Cup, Pentas AFI, apalagi yah...
Jika melihat mall ini dari pinggir jalan Gunung Sahari, wah sangat gemerlap dengan lampu-lampu hiasnya.

Sukses deh Mangga Dua Squere, JITEC dan EO-nya yang telah berupaya meramaikan mall ini dengan mendatang Beyonce. Semoga semua teman-teman yang punya usaha di M2S tambah sukses dan ramai juga.

Thursday, November 01, 2007

7 Tips mencari : Soulmate Business / Business Partner

Pada hari Rabu, 31 Oktober 2007, sejak pagi hingga jam 20.00, saya bersama pasangan bisnis saya, Pak Agus Ali, membahas planning bisnis kami tahun 2008 di sebuah hotel. Pak Agus Ali sejak Juli 2007 saya ajak bergabung menjadi partner/pasangan bisnis saya di IT training center : The 400 Education Center.

Bisnis yang saya bangun sejak tahun 2003 ini Alhamdulillah berkembang baik, dan berawal dari komunitas TDA di tahun 2006, saya mengenal Pak Agus Ali, beliau juga mempunyai bisnis otomotif dan consultant management. Menjadi pasangan bisnis seperti layaknya pasangan suami istri. Saya melihat sosok beliau yang saya merasa cocok untuk bergabung dengan saya dan ‘menikah’ dengan saya.

Awalnya beliau yang berlatarbelakang S2 – MM IT dari Univ Bina Nusantara dan memegang sertifikasi internasional Project Management ini dan 13 tahun menjadi TDB di perusahaan IT multinasional, saya tawarkan untuk mengajar di tempat kami untuk kelas : IT Project Management dan IT Quality Assurance. Dari kelas yang kami jual, menghasilkan respon yang positif dari customer coorporate kami. Dan Pak Agus pun senang mendapatkan hasil tersebut. Dan moment ini menjadi ‘kencan pertama’ kami.

Inilah photo 'kencan pertama' kami untuk training IT Project Management - Bank Mega

Beliau kebetulan juga adalah satu group mastermind kami di TDA bersama Pak Roni, Pak Aris dan Ibu Yulia, kami bercerita tentang kegiatan mengajar Pak Agus di tempat saya kepada teman-teman di Mastermind Group, namun teman-teman malah menertawai, katanya wah jadi ‘tuyul’nya Pak Iim. Sontak kami kaget saja mendapati lelucon tersebut. Dan ternyata setelah dipahami maksud teman-teman tersebut kami baru sadar, maksud ‘tuyul’ tersebut. Benar juga.

Kebetulan sekali saya memang mencari bisnis partner yang dapat sama-sama membangun bisnis ini dan tentunya yang sama-sama satu visi dengan saya. Saya melihat itu semua ada pada Pak Agus, maka saya pun menawarkan untuk Pak Agus bergabung dengan saya, jadi tidak hanya menjadi ‘tuyul’.

Tawaran saya ternyata disambut baik, dan hingga sekarang kami menjadi satu atap, satu kantor dan benar-benar telah menjadi satu. Kini sehari-hari Pak Agus berkantor di tempat kami. Dan sejak beliau bergabung, kinerja pun kian meningkat.

Alasan saya untuk bersinergi dengan partner adalah jika saya berbisnis sendiri maka saya mendapatkan hasil A maka jika saya duplikasi dengan menggaet seorang partner bisnis maka hasilnya tentu menjadi AxA (A kuadrat). Maka adalah karena ingin melipatgandakan bisnis dan hasilnya, saya mencari partner bisnis.

Meeting kami tadi juga mengundang ‘calon’ strategi aliansi kami dari hasil network Pak Agus. Dan meeting bisnis plan kami pun menghasilkan beberapa produk dan services yang baru.

Beberapa Tips dari saya dalam mencari soulmate bisnis :

  1. Dia mempunyai satu visi / satu pikiran / mindset dengan kita
  2. Dia mengenal dan memahami bisnis yang kita jalani
  3. Dia mempunyai pengalaman dalam bidang bisnis kita
  4. Dia mempunyai relasi / network bisnis yang bagus sesuai dengan bidang bisnis kita baik dari sisi ‘vendor’ maupun customer
  5. Dia mempunyai latar belakang pendidikan yang sesuai
  6. Dia mempunyai (akses) pendanaan sebagai tambahan modal usaha
  7. Sama-sama untuk bisa saling percaya (seperti orang pacaran kali yah)

Alhamdulillah semua saya dapatkan pada soulmate saya, Pak Agus Ali.
Thanks Pak Agus sudah bergabung dengan kami dan sama-sama meningkatkan bisnis kita ini.

Happy Together!

Wednesday, October 31, 2007

Saya Bukan Along Kami Nak Tolong dan Ciputra juga Pendanaan


Saya beberapa minggu lalu sering melihat iklan layanan masyarakat di ESPN (melalui Astro). Iklan ini nampaknya memang ditujukan kepada masyarakat Malaysia.

Iklan dikeluarkan oleh Kementerian Belia dan Sukan (kalau di kita Menteri Pemuda dan Olahraga) bekerjasama dengan Majlis Penggalakan Ekonomi Belia (MPEB), seperti badan independen peningkatan ekonomi UMKM.

Iklannya sangat menarik, lucu dan ringan yaitu seorang laki2 gendut chinnese hanya berkaos dalam, dibalik meja, berteriak-teriak (kurang lebihnya spt ini, aslinya bahasa Malaysia, sebenarnya nyari2 videonya di Youtube tapi tidak dapat2) :

"Mau usaha? Tak punya ilmu? Tidak ada modal? Mau pinjam uang? 500, 1000 atau 10000 ringgit, saya kasih... tak perlu jaminan, tak perlu pengalaman...awak bukan along kami nak tolong" --->>>> ada yang sudah pernah lihat juga gak?

Iklan ini ditujukan kepada anak2 muda Malaysia yang ingin buka usaha, saya lihat di web kementerian tersebut, memang benar bahwa ada program pemerintah untuk pinjaman kepada anak muda untuk membuka usaha. Syaratnya hanya : ikut kursus gratis tentang kewirausahan dan perniagaan dan ikut ujiannya, jika lulus, uang pinjaman akan keluar.

Artinya Malaysia benar2 menyiapkan generasi mudanya dalam berwirausaha, tidak hanya uang modal yang diberikan namun ilmu kewirausahaan dan perniagaan sebagai modal utamanya. Sehingga modal uangnya tidak akan sia-sia.

Maka tak heran di Malaysia banyak para TDA (pengusaha2 belia) sementara para pekerjanya (TDB) dari negeri kita :D

Saya baca Kompas hari Selasa, 30 Oktober 2007 ini, di halaman 15, ada judul " Pelatihan Kewirausahaan - Entrepreuneur Ampuh Atasi Kemiskinan". Tulisan di Kompas itu adalah hasil liputan Kuliah Umum Pelatihan Kewirausahaan Ciputra Foundation di Program Pascasarjana UGM di Yogyakarta.

Ciputra menyatakan bahwa pelatihan kewirausahaan penting dilakukan. Ciputra yakin bahwa para pemuda kita jika mau bisa menjadi pengusaha unggul dan taktis. Dan Ciputra yakin 25 tahun mendatang Indonesia bisa terbebas dari kemiskinan dengan peningkatan jiwa kewirausahaan dan perlu dukungan dari Pemerintah baik bentuk pendanaan maupun motivasi.

Sepertinya cita-cita Ciputra itu sudah dimulai oleh Malaysia, memberikan dukungan dana dan pelatihan kewirausahaan. Dan sejalan dengan visi Ciputra bahwa yakin 25 tahun bangsa kita terbebas dari kemiskinan adalah visi kita juga di TDA. Seandainya Oom Ciputra mengenal TDA, beliau akan lebih senang kumpul dengan kita dibanding ke kampus-kampus yah... Karena beliau bilang " Sudah saatnya kita berbicara dalam tataran konkret/action. Kita letih hanya omong-omong saja." Nah Oom di TDA lah tataran konkrit itu berjalan. :D

Bicara mengenai pendanaan, saya juga membaca berita baru di Kompas Online bahwa DPR telah meminta pemerintah menyiapkan dana Rp. 1,4 triliun untuk dikucurkan tahun depan sesuai anggaran yang telah ditetapkan untuk UMKM. Kredit tersebut akan disalurkan lewat PT Askrindo kepada UMKM berprospek cerah, berpangsa ekspor dan sehat keuangannya.

Seandainya saja dana tersebut disalurkan seperti cara pemerintah Malaysia, mungkin akan lebih cepat bangsa ini bebas dari kemiskinan. Cara sosialisai akses pendanaan melalui iklan di TV sepertinya juga belum pernah dilakukan oleh negara kita. Begitu juga cara penyalurannya yang lebih riil terasa kepada para UMKM. Sehingga para wirausahaan kita, tertutup informasi akan akses pendanaan dan juga minimnya pelatihan kewirausahaan.

Mudah-mudahan dana yang akan dikucurkan akan benar-benar bermanfaat dan efektif sehingga tidak ada lagi pemutihan hutang UMKM seperti yang baru-baru ini, dana sudah dikucurkan malah lebih membuat miskin sampai diputihkan hutangnya...hehehe...

Mudah-mudahan melalui komunitas kita, TDA, akan banyak generasi wirausahawan, sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya...amien...apalagi sudah ada TDA Finance yang akan membantu kita semua...dan TDA EO yang akan membuat kelas-kelas kewirausahaan...go go go...

Salam Fuuntastic!

Iim Rusyamsi
TDA Founders

Tuesday, October 23, 2007

Tuesday, August 14, 2007

DokterKomputer.com – satu-satunya dokter di Indonesia tanpa suntik

Setelah mencari bentuk bisnis komputer dan IT kami sejak tahun 2000, dari mulai toko komputer di Harco Mangga Dua pada tahun 2000 lalu pada tahun 2003 membangun bisnis di jasa IT helpdesk outsourcing dan akhirnya pada tahun 2005 kami menemukan satu jasa di bidang komputer yang masih sedikit disentuh oleh pebisnis komputer lainnya.

Pada tahun 2005 tersebut kami membangun jasa perbaikan komputer dan periperalnya dibawah bendera PT Salira Putra Prima (SP Prima). Satu tahun kemudian melahirkan merek usaha yaitu DokterKomputer.com. Dengan mengambil spesialisasi dan keunikan ini kami berharap para pasien kami lebih akrab dengan kami dalam menggunakan jasa kami tersebut.

DokterKomputer.com mengkhususkan jasa di bidang perbaikan dan perawatan komputer, printer, notebook, monitor dan perangkat keras lainnya. Layanan yang diberikan adalah : layanan gratis untuk antar jemput perangkat keras yang sakit atau rusak, layanan pemberian back-up unit, layanan garansi selama 2 (dua) bulan dan jaminan suku cadang asli. Selain itu kami pun menganjurkan pasien koorporat kami untuk kontrak pemeliharaan sehingga mereka pun merasa nyaman dan terus sehat untuk semua peralatan infrastruktur komputer / IT mereka.

Layanan antar jemput perangkat keras yang sakit atau rusak ini akan membuat pasien kami merasa nyaman, mereka tidak lagi bermacet-macetan dan berpanas-panasan di jalanan menuju pusat komputer di Mangga Dua atau Glodok. Kami yang akan menjemput perangkat keras tersebut untuk kami perbaiki. Dan lebih nyaman lagi karena akan kami berikan back-up unit jika perangkat keras tersebut diharuskan untuk dirawat inap. Dan jaminan keaslian suku cadang atau resep apotik kami juga garansi yang lebih lama akan membuat pasien lebih percaya diri untuk menggunakan jasa kami.

Dengan layanan-layanan tersebut kami berharap pasien korporat kami akan lebih produktif dan berkonsentrasi dalam mengembangkan IT untuk perusahaan mereka, biar kami, DokterKomputer.com, yang akan memberikan perawatan dan perbaikan perangkat keras mereka. Sehingga mereka tidak lagi dipusingkan dengan urusan perangkat keras.

Kami pun membangun portal khusus untuk pasien kami yang dapat di klik di www.dokterkomputer.com. Portal tersebut berisikan berita-berita terbaru dari dunia komputer dan IT. Sehingga pasien kami pun tidak tertinggal dengan update teknologi mutakhir. Selain itu kolom klinik dokter pun tersedia di portal tersebut sehingga arsip-arsip dari praktek kedokteran kami serta tanya jawab dari pasien tersimpan dan dapat terus diakses oleh pasien.

Untuk membuat pasien kami lebih mudah menghubungi dan berinteraktif dengan kami, kami pun memberikan layanan dokter jaga di portal kami. Para dokter pun akan stand-by melalui layanan yahoo messenger untuk siap memberikan jawaban atau layanan lainnya yang berhubungan dengan perangkat keras mereka. Juga pasien kami pun diberikan fasilitas mailing list sehingga mereka dapat berinteraktif langsung dengan kami maupun pasien lainnya.

Untuk menyebarkan informasi tentang kami, kami mengunakan internet sebagai sarana promosi kami, selain itu label-label disetiap perangkat keras yang telah kami sembuhkan pun, di label tersebut tertulis : “Hardware ini sakit? Hubungi DokterKomputer.com”. Selain itu para dokter kami yang berkunjung ke pasien-pasien kami menggunakan seragam kedokteran (t-shirt/kemeja/jaket) bertuliskan DokterKomputer.com dibelakangnya.

Di bulan Agustus 2007 ini menyambut HUT RI ke 62 tahun kami memberikan layanan service gratis untuk pasien-pasien baru kami dan layanan antar jemput gratis pun berlaku untuk promo ini. Kami berkeinginan menyehatkan perangkat keras yang ada di pelanggan setia kami

Saturday, July 14, 2007

Selamat Datang Tahun Ajaran Baru

Hari Senin besok tepat awal tahun ajaran baru di sekolah-sekolah.

Satu minggu belakangan ini pun, saya menghabiskan waktu di sekolah.

Yah di jasa sekolah saya beserta keluarga (kakak dan adik saya), mengelola Yayasan Pendidikan Sejahtera.
Di yayasan ini kami membuat sekolah untuk TK, SD dan SMP serta SLB Sejahtera.

Untuk TK sudah ada 6 cabang. Dan unit sekolah yang lainnya baru satu cabang yaitu di Pademangan Jakarta Utara tepat di seberang Mangga Dua Square.

Tahun ini bagi yayasan kami merupakan tahun yang fuuntastic karena :

· Kami membuka cabang baru, TK Sejahtera 6, Duta Bumi Harapan Indah Bekasi, sudah sekitar 80 anak baru.

· Kami merenovasi total gedung TK Sejahtera 3, Sukapura Cilincing Jakarta Utara.

· SD Sejahtera telah menutup pendaftaran murid baru sejak Februari lalu karena keterbatas tempat di kami sehingga pada masa pendaftaran bulan Juli ini kami menolak banyak murid.

· SMP Sejahtera yang awalnya hanya menerima 43 anak namun dikarenakan banyaknya pendaftar maka atas keputusan saya dan yayasan akhirnya membuka kembali pendaftaran hingga batas total 85 anak.

Rapat estafet pada masa liburan ini kami lakukan untuk mengatur penerimaan murid baru, renovasi gedung hingga pembekalan untuk para guru. Saya pun berkesempatan memberikan training bagaimana membuat pembelajaran yang efektif dan aktif menggunakan alat Bantu multimedia, komputer dan LCD projector di kelas kepada para guru.

Sebenarnya yayasan kami telah banyak menerima kepercayaan dari masyarakat dan pemerintah setempat, prestasi2 pun kami raih, namun kami masih ada keterbatasan di sisi gedung yang kurang luas. Nah sejak seminar property di TDA saya mendapatkan pelajaran yg sangat berharga dan saya berikan kepada pengurus lainnya. Alhasil kami banyak melakukan perubahan di manajemen yayasan agar kami dapat memperoleh property sekolah spt langkah Pak James dan kawan-kawan TDA.

Sabtu pagi ini saya akan kembali 'nongkrong' di sekolah lalu siangnya saya dan keluarga akan ke Bandung untuk melakukan liburan maklum masa liburan sekolah ini malah kami disibukkan oleh urusan sekolah, jadi liburan anak2 kami malah hampir terlupakan. Jadi saya akan liburan dengan anak2 saya untuk menepati janji.

Insya Allah cita-cita saya yang ingin membuka SMK jurusan IT tahun depan dapat terwujud. Amien...

Selamat Datang Tahun Ajaran Baru, Selamat berjuang para guru.

Wassalam,

Iim Rusyamsi
Ketua II Yayasan Pendidikan Sejahtera
www.iimrusyamsi.com

Monday, July 09, 2007

Harus dilakukan Perubahan untuk Mencapai Target

Setelah saya dan team PT. SP Prima melakukan meeting kerja untuk 3 bulan ke depan kami berbisnis. Maka dengan target yang baru harus dilakukan juga perubahan untuk mencapainya.

Perubahan yang mendasar dan paling awal adalah merubah visi, misi dan budaya kerja kami.
Perubahan ini kami buat bersama dengan team berdasarkan evaluasi sejak awal tahun 2007. Masukan yang berharga dari team, customer, supplier, Action Coach dan kawan-kawan kami harus dituangkan dalam business plan kami.

Berikut ini saya share Visi, Misi dan Budaya PT. SP Prima, sang dokter komputer. Selain komponen-komponen tersebut, kami pun menyusun 90 hari Action Plan kami ke depan.

Visi :

Menjadi Vendor Terbaik dan Pilihan Perusahaan-perusahaan di Indonesia dalam menerapkan teknologi informasi dan komputer

Misi :

  • Kami terdiri dari team IT yang berpengalaman dan mempunyai keahlian khusus
  • Kami memberikan layanan / services di bidang IT seperti service center untuk perangkat keras/hardware dan penjualan software dan hardware
  • Customer kami adalah perusahaan-perusahaan menengah hingga atas yang memfokus IT sebagai penggerak bisnis mereka sehingga untuk permasalahan di hardware diberikan kepada kami
  • Dalam hardware service center kami memberikan pelayanan yang terbaik dengan memberikan jaminan garansi uang kembali jika unit yang diperbaiki mengalami kerusakan, jaminan kecepatan dalam perbaikan, jaminan menggunakan sparepart original dan layanan antar jemput gratis

Budaya

  1. Komitmen : Kami berkomitmen pada visi, misi, peraturan, tujuan/target untuk mencapai kesuksesan kami.
  2. Rasa Memiliki : Semua team kami memiliki rasa memiliki pada usaha ini bahwa sukses dan gagalnya usaha ini akan berpengaruh pada kehidupan kami sekeluarga.
  3. Integritas : Kami memiliki rasa integritas tinggi bahwa semua yang kami telah janjikan akan kami tetapi berlebih kepada customer kami. Dan kami akan selalu berlaku jujur dalam bekerja dengan memanfaatkan semua waktu dan fasilitas pekerjaan untuk sumbangsih keberhasilan usaha.
  4. Excelence : Kami akan selalu memberikan pelayanan yang berkualitas dan terbaik kepada semua team kerja dan customer.
  5. Komunikasi : Kami akan selalu berkomunikasi dengan baik dan benar. Kami hanya membicarakan hal-hal yang positif diantara team kami dan customer.
  6. Kesuksesan : Kami akan fokus pada kesuksesan usaha kami apa pun yang kami kerjakan. Kami hanya ingin berhasil dan menerapkan win-win solution dengan pihak lainnya.
  7. Pendidikan : Kami akan selalu belajar untuk menambah ilmu dan pengalaman kami. Kami akan selalu mengutamakan hal yang dapat dipraktek daripada teori semata.
  8. Kerjasama : Kami akan selalu menekankan rasa kerjasama sesama team kerja sebagai jalan menuju keberhasilan bersama. Akan selalu bertanya kepada team lainnya jika mengalami kebuntuan dan sebaliknya akan memberikan jawaban kepada team lainnya jika membutuhkan.
  9. Keseimbangan : Kami senantiasa melakukan kesimbangan dalam hidup, seperti : ibadah, sosial, keluarga, kesehatan yang akan selalu berdampak kepada finansial dan intelektual kami.
  10. FUN : Kami akan selalu dalam lingkungan yang menyenangkan dan kebahagiaan dalam bekerja.
  11. Sistem : Kami akan selalu berpedoman pada sistem yang telah ditetapkan oleh perusahaan dalam berkerja.
  12. Konsisten : Kami harus konsisten dalam melakukan pekerjaan-pekerjaan kami kepada perusahaan dan customer kami.

Thursday, June 28, 2007

Acara Pelepasan dan Kenaikan Kelas TK-SD Sejahtera I

Tahun ini acara Pelepasan dan Kenaikan Kelas TK-SD Sejahtera I sangat berbeda. Acara tahun ini dapat diselenggarakan dengan sangat meriah di mal besar yaitu di Mangga Dua Square (M2S). Acara yang biasanya dilaksanakan tiap tahunnya di halaman sekolah kali ini mendapatkan bantuan dan support yang luar biasa dari manajemen M2S dan kebetulan sekolah kami ini berletak berseberangan jalan dengan M2S. Tepatnya sekolah tersebut beralamat di Jalan Ampera Besar No. 18 Gunung Sahari Raya, Kel. Pademangan Barat, Jakarta Utara.

Acara selama 2 hari ini dipisahkan antara TK
dan SD. Untuk TK Sejahtera I diadakan pada tanggal 26 Juni 2007 sedangkan SD Sejahtera pada keesokan harinya. Saya berkesempatan hadir di kedua hari tersebut. Dan pada hari kedua tepatnya acara SD Sejahtera saya memberikan sambutan sebagai Ketua II Yayasan Pendidikan Sejahtera. Dalam kesempatan tersebut saya menceritakan sejarah berdirinya sekolah sejak tahun 1978 tersebut dan perkembangannya kini pada tahun ini membuka cabang baru yaitu TK Sejahtera VI di Bekasi. Dan Yayasan Pendidikan Sejahtera juga mengelola tingkat SMP dan SLB.

*Saya saat memberikan sambutan, pakai seragam acara dari Panitia :)

Acara yang dikelola oleh para guru tersebut sangat meriah, selain pengukuhan para lulusan dan pemberian penghargaan untuk siswa dan guru berprestasi, acara juga dimeriahkan dengan pentas seni dari para peserta didik. Selain prestasi para murid, yang menarik buat saya adalah salah satu guru SD kami, yaitu Bapak Supriyono, Spd, MPd, meraih penghargaan sebagai guru terbaik se Kotamadya Jakarta Utara, dan akan mewakili Jakarta Utara dalam tingkat propinsi memperebutkan Piala Gubernur DKI Jakarta. Dan laporan dari Kepala SD Sejahtera bahwa penerimaan murid baru tahun ajaran baru ini telah ditutup karena jumlah pendaftar telah melampaui batas, hal yang menggembirakan untuk Yayasan. Acara ini dihadiri pula oleh para orang tua murid.

Terima kasih kepada team kami di sekolah Sejahtera, semoga semua jasa yang diberikan untuk kemajuan pendidikan bangsa ini dapat menjadi tauladan bagi anak didik kami dan mendapatkan balasan dari Allah SWT sebagai amal yang terus mengalir. Dan semoga Yayasan Pendidikan Sejahtera semakin baik. Amien.

*MC (Bp Guru Dedi dan Ibu Guru Eti) didepan murid SD.

*Penampilan murid SD kelas 5, membawakan tari modern

*Penampilan murid TK kelas A, membawakan tari nusantara

*Para 'wisudawan' TK Sejahtera