Friday, July 27, 2007

Sepakbola Menyatukan Segalanya

Piala Asia 2007 Alhamdulillah Indonesia ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah, dan besok dan hari Minggu, 29 Juli, adalah perebutan juara 3 dan final dan bersyukur pula ajang terakhir tersebut diselenggarakan di bumi kita, di Palembang dan Senayan Jakarta.

Saya pehobby sepakbola juga sangat senang dengan adanya ajang Piala Asia ini walaupun prestasi Indonesia masih belum masuk ke jajaran elit di Asia. Namun saya sangat bangga melihat hasil timnas kita, Indonesia walaupun tidak masuk ke babak perempat final namun telah berhasil menjadi tim yang disegani dan paling tidak, tim kita tidak menjadi lumbung gol tim-tim lawan.

Lihat hasil menang melawan Bahrain, padahal Bahrain dapat mengalahkan Korsel. Lalu tim kita mampu merepotkan tim Arab Saudi, dalam 90 menit mampu menahan imbang 1-1 walaupun dalam injury time, timnas akhirnya kemasukan sehingga 2-1 untuk Arab Saudi. Lalu di pertandingan akhir tim kita mampu membuat Korsel hampir putus asa, yang akhirnya dimenangi Korsel dengan 1-0.

Luar biasa pula sambutan penonton kita dari mulai rakyat biasa hingga Presiden kita pun tidak ketinggalan mendampingi tim kita di Senayan. Pemain ke 12 ini lah, suporter biasa disebut, yang memberi semangat kepada tim kita, sehingga timnas terus berjuang mati-matian hingga tiup pluit terakhir. Lagu kebangsan Indonesia Raya terus berkumandang di Senayan. Saya pun turut terharu dengan hal ini, walaupun saya tidak sempat hadir di Senayan namun turut merasakan perjuangan timnas dan para suporter kita yang berjumlah 90.000 orang dengan jiwa yang sportif.

Yang menarik adalah dijalan-jalan sepanjang Tamrin - Sudirman semasa jadwal Indonesia bertanding, banyak bendera Merah-Putih dan tulisan Indonesia Unity. Yah dengan Piala Asia ini telah menyatukan bangsa kita yang dirongrong disintegrasi. Semua rakyat Indonesia bersatu untuk mendukung tim kita. Walaupun mereka yang tidak dapat hadir ke Senayan namun setia untuk menonton di TV. Saya merasakan saat pertandingan berjalan, jalan Tamrin dan Sudirman menjadi sepi saat jam 17.00-19.00 yang biasanya sangat macet. Ini karena mereka pulang cepat ke rumah atau bertahan di kantor untuk menyaksikan tim kebanggaannya.

Wah anak laki-laki saya, Fathir Radithya Athar (3 thn), Adith biasa dipanggil pun tidak ketinggalan untuk menyaksikannya. Nah sejak Piala Asia ini dia sedang keranjingan sepakbola (lihat poto-potonya di www.iimrusyamsi.com). Mulai dari kustom timnas yang saya berikan bernomor punggung 20, nomornya Bambang Pamungkas, penyerang timnas yang menjadi favoritenya hingga tiap hari ia bermain sepak bola baik di dalam rumah maupun di lapangan dekat rumah kami. Adith malah sekarang suka jika dipanggil Bambang Pamungkas, hehehe...benar-benar seperti ayahnya yang sejak kecil menyukai Ian Rush, penyerang klub favorit saya, Liverpool, sampai-sampai kaos saya yang bernomor 9 ditulis dengan nama Iim Rush. Saya memang penggila sepak bola sejak kecil hingga terakhir semasa kuliah. Beberapa prestasi di sepakbola pernah saya raih, walau hanya sebatas lingkup kampung saja...hahaha...




Di final nanti akan tampil tim Irak dan Arab Saudi. Irak menjadi tim fenomenal, tim yang tidak diunggulkan namun berhasil masuk ke final. Lihat perjuangan mereka yang dapat mengalahkan tim "Liga utama Inggis" Australia, tim yang diunggulkan untuk menjadi juara. Lalu Irak berhasil menyingkirkan unggulan lainnya Korsel di semifinal. Saya pun melihat perjuangan tim Irak dengan penuh semangat yang ingin menunjukkan bahwa mereka ada walaupun negaranya tengah didalam kepurukan dan perpecahan. Namun dengan sepakbola mereka bersatu. Mereka ingin menggunakan momen ini momen yang bersejarah, Nothing is imposible! Di Kompas pagi ini pun diliput tentang bangkitnya Irak. Mereka bersatu untuk keluar dari krisis multidimensi dengan berbuat nyata dan sepenuh hati di semua lini perjuangan. Bravo untuk Irak!

Sepenuh hati, saya jadi ingat dengan Kak Nunu, Quantum Ikhlas, apabila timnas kita ada seorang seperti Kak Nunu atau siapa pun yang dapat memberikan motivasi dari dalam hati dengan menggali keinginan bawah alam sadar mereka dengan mengangkat Law of Attraction seperti yang ada di film The Secret!, film yang tak asing untuk teman-teman di TDA (www.tangandiatas.com) Saya yakin timnas akan lebih menanjak lagi. Pelatih timnas Ivan Kolev, pernah bilang bahwa ia kekurangan pemain, menurutnya sedikit sekali pemain kita yang memenuhi persyaratan yang ia berikan, sehingga tidak ada pilihan lagi untuknya. Dari 200 juta rakyat kita, hanya belasan yang terpilih oleh pelatih tersebut. Mungkin kekuatan Law of Attraction (LOA) harus mulai dibiasakan ke tim-tim nasional kita. Dan saya yakin jika hanya dicari pemain yang mempunyai kekuatan tenaga akan sangat kurang, seharusnya juga dilihat dari sisi otak kanannya. Bermain sepakbola juga seperti berbisnis, harus penuh kreasi dan inovatif. :P

Sekali lagi selamat dan bangga untuk timnas dan Panitia Piala Asia di Jakarta. Juga selamat untuk tim Irak, kami akan dukung Anda, ayo ramai-ramai ke Senayan pada hari Minggu, karena panitia khawatir penonton sepi, panitia menganggap bahwa ajang final ini tidak "menjual" hanya karena Irak dan Arab Saudi yang bermain di final. Ayo kita buktikan LOA bekerja!

NB. :
1. Berita seputar IT : Cisco Systems mengumumkan kerjasamanya dengan Local Organizing Committee (LOC) Asian Cup 2007 Indonesia, untuk berkontribusi pada (Piala Asia 2007), yang berlangsung di Jakarta, dengan menyediakan koneksi nirkabel di sekitar arena media center dan tribun pers. Dengan adanya dukungan fasilitas seperti ini, memungkinkan para jurnalis mendapatkan akses internet melalui perangkat mobile mereka dan melaporkan hasil skor terkini sambil menonton pertandingan. Info lengkapnya dapat diakses di portal berita seputar IT dan Komputer di www.dokterkomputer.com

2. Pada hari Rabu, 25 Juli lalu, saya berkesempatan hadir di salah satu acara para pendidik. Pada pertemuan tersebut ada sambutan dari Pak Walikota. Yang saya kecewakan adalah pada acara sangat resmi dan formal dan juga didepan para pendidik, Pak Walikota berkata (yang menurut saya) kurang pantas dan malah senonoh. Wah memang harus ada perubahan di Pemprov DKI nih....

Sunday, July 22, 2007

Revolusi Bisnisnya Anne Ahira

Pada Jumat, 20 Juli 2007 pukul 19.00 saya beserta Pak Roni Yuzirman dan beberapa founder komunitas Tangan Di Atas memenuhi undangan gala dinner dari Pak Isdiyanto, Pemimpin Umum Redaksi Majalah Wiraswasta dan Keuangan dalam acara Penganugrahan UKM dan Entrepreneur Award 2007, yang lebih lengkapnya : The Indonesia Small & Medium Business Entrepreneur Award (ISMBEA) 2007. Malam penganugerahan award ini dihadiri dan disampaikan penganugerahannya oleh Menteri Negara Koperasi dan UKM, Bapak Suryadharma Ali. Acara diadakan di Grand Ballroom Hotel Sahid, Jl. Jend Sudirman Jakarta.

Peraih award tersebut ada 16 orang yang memang bergelut memajukan peran UKM di Indonesia, dari daftar peraih ada Dewi Motik hingga Anne Ahira. Dan yang paling sukai dalam acara ini karena Pak Menteri membawakan materi
“ Percepatan Bisnis UKM Melalui Penerapan Teknologi Informasi”. Dalam paparannya Pak Menteri mengungkapkan bahwa teknologi IT sudah menjadi driver/penggerak kemajuan bisnis, untuk itu pengembangan UKM yang innovatif di masa depan adalah UKM yang berbasis dan berwawasan IPTEK yang sesuai dengan instruksi Presiden RI yang baru : Inpres No. 6 tahun 2007 tanggal 8 Juni 2007 tentang KEBIJAKAN PERCEPATAN PENGEMBANGAN SEKTOR RIIL DAN PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH.

Namun Pak Menteri mengingatkan kepada kita bahwa kendala penggunaan IT di Indonesia adalah masih kurangnya pemahaman dan penggunaan IT di masyarakat, Pak Menteri mengungkapkan bahwa data statistik yang ada dari 1.000 penduduk Indonesia hanya 13 orang yang menggunakan komputer dan dari 200 juta lebih penduduk Indonesia hanya 2.71 % yang menggunakan internet.

Di sesi akhir Anne Ahira tampil membawakan
Enterpreneurship Testimony dengan membawakan materi : "Revolusi Bisnis Indonesia dengan Internet Marketing". Anne Ahira yang diawal presentasi memperkenalkan diri kepada Pak Menteri dan hadirin juga menyampaikan prestasi-prestasinya di negeri ini dan dunia International. Anne Ahira pun sempat memperliatkan contoh-contoh slip transaksi / income ia dari internet yang mencapai ribuan dollar per bulan. Fakta-fakta pun ia sampaikan di dalam acara tersebut.

Anne Ahira mengungkap bahwa saat ini jika kita ingin membangkitkan perekonomian Indonesia, maka harus ada perubahan, revolusi bisnis. Revolusi bisnis yang harus dilakukan adalah ke arah internet marketing. Jika banyak penduduk Indonesia melakukan hal yang sama seperti ia, maka Indonesia pun akan segera bangkit dari keterpurukan. Anne pun terus melakukan roadshow dalam bentuk seminar, media publikasi lainnnya untuk mengkampanyekan revolusi ini. Ia aktif memberikan pembelajaran tentang internet marketing kepada publik umum, salah satunya dengan mendirikan Asian Brain. Dan tidak lama lagi ia akan membuat tutorial dalam bentuk animasi tentang pembelajaran internet mark
eting, yang boleh secara bebas dibajak. Ia sebut sebagai penyebaran virus internet marketing ke seluruh penduduk Indonesia.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini orang Indonesia hanya menjadi USER untuk internet dan seharusnya sudah dirubah, pemakaian internet harus ke arah bisnis, yaitu INTERNET for MARKETER. Browsing di Internet haruslah menjadi sarana kita meresearch produk/jasa, email sebagai media promosi, chating sebagai media customer service, file transfer haruslah ke arah UP LOAD produk-produk kita, file multimedia sebagai salah satu media entertain ke customer semua bertujuan meningkatkan bisnis para pemakai internet.

Anne Ahira berpesan di akhir presentasinya bahwa tujuan revolusi terse
but akan tercapai apabila kita semua melakukan :
  1. Kembangkan sisi entrepreneurship di masyarakat sehingga menjadikan bangsa yang tangguh dalam kewirausahaan.
  2. Sosialisasikan penggunaan internet marketing
  3. Permudahkan masyarakat untuk mendapatkan akses internet koneksi dengan murah
  4. Tumbuhkan sistem bisnis yang tidak tersentuh dengan KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme)
Penyampaian materi tersebut pun diakhiri dengan tepuk tangan yang meriah, Ibu Dewi Motik sampai menghampiri Anne Ahira untuk memeluknya erat sambil berucap kata : Luar Biasa dan Pak Menteri pun hingga berdiri menyalami Anne Ahira seraya beliau salut kepada generasi muda ini.

Mudah-mudahan kita semua dapat membantu dan turut serta dalam proses merevolusi bisnis di Indonesia. Dan Alhamdulillah, di komunitas Tangan Di Atas (TDA), para member telah menjadikan internet sebagai salah satu kendaraan bisnisnya. TDA pun telah dua kali mengundang Anne Ahira di seminar Internet Marketing untuk para member, klik disini untuk melihat arsipnya.

Saya bersama Anne Ahira, di seminar yang di adakan TDA pada November 2006.
Selamat kepada Anne Ahira yang telah mendapatkan penghargaan tersebut. Semoga semua langkahnya diberikan balasan yang berlipat oleh Allah SWT dan semoga Indonesia bangkit sesuai harapan Anne Ahira. Amien.

NB. : Hari Sabtu, 28 Juli 2007 saya akan hadir sebagai narasumber di acara workshop "Ngeblog sambil Ngebizz di Hotel Sofyan Tebet yang diadakan oleh Komunitas BLOGFAM, klik disini untuk lebih detail.

Wednesday, July 18, 2007

Romi yang Punya Tekad Mulia

Akhir minggu lalu saya berkesempatan berekreasi dengan keluarga ke Bandung. Karena cerita-cerita dari Pak Roni yang sering bermalam ke Daarut Tauhid (DT) jika ke Bandung maka saya ingin mengikuti jejaknya ke DT. DT yang didirikan oleh Aa Gym pada tahun 1987 adalah kawasan Pesantren yang membina komunitas lokal dari sisi agama dan kewirausahaan.

Yang menarik pada saat menginap di salah satu cottage di dalam kawasan Pesantren tersebut, saat saya berkeliling kawasan pada sekitar jam 20.00, saya bertemu dengan Aa Gym dengan sepedanya dan beliau berhenti menyapa saya dan keluarga dan kami pun sempat berbincang sebentar.

Pada shubuh hari, saya mengikuti sholat shubuh bersama dan tausyiah Aa Gym yang disiarkan secara langsung ke radio MQFM dan Pro2FM Jakarta di Masjid Daarut Taauhid. Dalam tausyiah mengambil tema TEKAD tersebut, Aa Gym menyampaikan firman Allah SWT dalam surat Ali Imran 159 yang artinya : "... Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya".

Dalam pengajian tersebut Aa memberikan contoh nyata, beliau berdialog langsung dengan Romi di masjid tersebut. Romi adalah seorang laki-laki berusia 27 tahun yang berkebutuhan khusus, beliau (maaf) mempunyai cacat sejak lahir yaitu lumpuh dan sulit berbicara.
Romi mulai bersekolah SD pada saat umur 14 tahun, karena di umur tersebut beliau baru dapat merangkak sehingga dapat keluar ke sekolah.

Nah saat dialog dengan Aa Gym itu dengan suara terbata-bata, Romi menceritakan perjalanannya dari Padang hingga bertemu Aa di Bandung. Awalnya cerita dari Ibu-nya yang memberitahukan ada ustad kondang dari Bandung di TV, lalu Romi terus mengikuti acara-acara Aa Gym di TV. Seketika Romi bertekad ingin bertemu Aa Gym. Dan bermodalkan Rp. 300.000,- uang pinjaman dari tetangga dan ibu-nya, Romi nekad ke Bandung dengan menumpang bus angkutan umum.

Setibanya di DT, Romi tidur di masjid DT dan berjualan asongan disekitar masjid lalu beberapa lama kemudian ia pun diajak bekerja magang di Dompet Peduli Ummat DT. Dan akhirnya ia mendapatkan kios asongan di sebelah rumah Aa Gym dengan bermodalkan dari DPU DT tersebut. Dan Alhamudilllah dari hasil berjualannya kurang dalam 1 tahun ia berhasil menabung sebesar 7 juta rupiah. Dan hasil tabungan tersebut ia bertekad untuk pergi umrah bersama Aa Gym. Dan pada bulan lalu pun ia dapat mewujudkan umrah ke tanah suci.

Di Tanah Suci, Aa menceritakan bahwa rombongan seringkali kehilangan Romi, Romi yang selama di tanah suci menggunakan kursi roda sering berpergian sendiri. Ternyata ia selalu ke masjid Nabawi lebih awal agar ia dapat bersholat jamaah di barisan terdepan, shaf pertama. Ia ungkapkan bahwa ia memang bertekad agar mendapatkan shaf pertama di setiap sholat di tanah suci, dan tekad itu pun selalu dapat ia wujudkan walaupun dengan kondisi beliau. Dan tekad lainnya adalah ia berkeinginan mencium Hajar Aswad, dan hal itu dapat ia capai.

Di akhir dialog Romi diminta oleh Aa Gym untuk memberikan pesan kepada jamaah, nah pesannya sangat menarik, dengan terbata-bata suaranya, ia berkata bahwa ia berkeinginan menjadi seorang pebisnis, ia tidak ingin berkerja untuk orang, ia tidak ingin disuruh oleh bos, ia ingin menjadi bos...wah saya pun kaget juga jamaah lainnya...ternyata TDA sekali Romi...

Romi selamat berjuang....

Tepat pukul 6 pagi, pengajian berakhir dan Aa pun harus berangkat ke Jakarta karena jam 9 mengisi ceramah di Masjid Istiqlal bersama TPI. Dan ternyata Romi mengungkapkan tekadnya lagi ke Aa, yang isinya mohon ijin untuk ikut rombongan Aa Gym ke Jakarta...Aa Gym pun tersenyum, dan mengajaknya ikut.

Saturday, July 14, 2007

Selamat Datang Tahun Ajaran Baru

Hari Senin besok tepat awal tahun ajaran baru di sekolah-sekolah.

Satu minggu belakangan ini pun, saya menghabiskan waktu di sekolah.

Yah di jasa sekolah saya beserta keluarga (kakak dan adik saya), mengelola Yayasan Pendidikan Sejahtera.
Di yayasan ini kami membuat sekolah untuk TK, SD dan SMP serta SLB Sejahtera.

Untuk TK sudah ada 6 cabang. Dan unit sekolah yang lainnya baru satu cabang yaitu di Pademangan Jakarta Utara tepat di seberang Mangga Dua Square.

Tahun ini bagi yayasan kami merupakan tahun yang fuuntastic karena :

· Kami membuka cabang baru, TK Sejahtera 6, Duta Bumi Harapan Indah Bekasi, sudah sekitar 80 anak baru.

· Kami merenovasi total gedung TK Sejahtera 3, Sukapura Cilincing Jakarta Utara.

· SD Sejahtera telah menutup pendaftaran murid baru sejak Februari lalu karena keterbatas tempat di kami sehingga pada masa pendaftaran bulan Juli ini kami menolak banyak murid.

· SMP Sejahtera yang awalnya hanya menerima 43 anak namun dikarenakan banyaknya pendaftar maka atas keputusan saya dan yayasan akhirnya membuka kembali pendaftaran hingga batas total 85 anak.

Rapat estafet pada masa liburan ini kami lakukan untuk mengatur penerimaan murid baru, renovasi gedung hingga pembekalan untuk para guru. Saya pun berkesempatan memberikan training bagaimana membuat pembelajaran yang efektif dan aktif menggunakan alat Bantu multimedia, komputer dan LCD projector di kelas kepada para guru.

Sebenarnya yayasan kami telah banyak menerima kepercayaan dari masyarakat dan pemerintah setempat, prestasi2 pun kami raih, namun kami masih ada keterbatasan di sisi gedung yang kurang luas. Nah sejak seminar property di TDA saya mendapatkan pelajaran yg sangat berharga dan saya berikan kepada pengurus lainnya. Alhasil kami banyak melakukan perubahan di manajemen yayasan agar kami dapat memperoleh property sekolah spt langkah Pak James dan kawan-kawan TDA.

Sabtu pagi ini saya akan kembali 'nongkrong' di sekolah lalu siangnya saya dan keluarga akan ke Bandung untuk melakukan liburan maklum masa liburan sekolah ini malah kami disibukkan oleh urusan sekolah, jadi liburan anak2 kami malah hampir terlupakan. Jadi saya akan liburan dengan anak2 saya untuk menepati janji.

Insya Allah cita-cita saya yang ingin membuka SMK jurusan IT tahun depan dapat terwujud. Amien...

Selamat Datang Tahun Ajaran Baru, Selamat berjuang para guru.

Wassalam,

Iim Rusyamsi
Ketua II Yayasan Pendidikan Sejahtera
www.iimrusyamsi.com

Tuesday, July 10, 2007

Tragedi : Diuber-uber Presiden dan TDA 11 Digit Club

Tanggal 9 Juli kemarin saat saya menuju ke Bellezza Permata Hijau untuk meeting bersama TDA 11 Digit Club, tepatnya di Bundaran Semanggi, Jalan Jend Sudirman, tragedi terjadi, saya diuber-uber oleh rombongan Presiden yang lewat. Saya memang berjalan agak pelan karena asyik ngobrol dengan Pak Agus Ali di mobil saya tersebut.

Tiba-tiba dibelakang kami akan lewat rombongan Presiden, lalu saya pikir rombongan tersebut akan lurus ke arah Blok M sementara saya belok ke kiri naik ke atas jembatan Semanggi arah ke Grogol, tetapi ternyata rombongan tersebut belok juga ke arah kami. Nah lagi nanjak di atas jembatan Semanggi tersebut mobil patroli menguber-uber kami dan berteriak-teriak menggunakan pengeras suara : "Jalan cepat..jalan cepat..."; spontan saja saya tancap gas dan ternyata pas naik ke atas sudah banyak polisi yang menyetop mobil dari arah Jl Gatot Subroto.

Lalu polisi-polisi tersebut pun meneriakkan kami dan memberi aba-aba untuk ke pinggir sebelah kiri dan mobil saya dipepetkan oleh mobil patroli tersebut sehingga akhirnya saya melaju ke kiri turun ke jembatan Semanggi.

Wah sempat panik tadinya, karena diuber-uber polisi lalu dijegat oleh hampir 10 polisi yang mengatur lalu lintas. Dan akhirnya yang tadinya sudah dekat ke Permata Hijau malah makin jauh mutar-mutar jembatan Semanggi dan terkena macet karena jalan ditutup sementara hingga Presiden lewat. Yah Alhamdulillah tidak terjadi apa-apa, saya ikhlaskan saja. :D

Saya bilang ke Pak Agus Ali bahwa jika Pak Presiden tahu saya didepannya, pasti dia akan panggil saya...wong buka puasa dirumahnya di Cikeas tahun lalu aja saya diundang, tuh photonya...hehehe....sombong banget yah...
Yah mudah-mudahan jika saya jadi Presiden, saya akan... (ah ntar malah jadi kontrak sosial)...dah mendingan jadi Ketua RT aja, seperti sekarang :D

Nah hasil meeting dengan teman-teman di TDA 11 Digit Club, malah benar-benar diuber-uber agar mencapai 11 digit. Buktinya pagi-pagi Pak Roni sudah YM saya : 'Im harus baca buku yang banyak yah..." Ya jenderal, jawab saya,...makin semangat jadinya....

11 digit menurut Pak Roni, dipertemuan tersebut, saya sudah mencapainya, buktinya...beliau bilang bahwa nama saya udah 11M (sebelas Milyar), jadi double huruf "i" dibaca double angka 1 jadinya 11M. Wah Pak Roni bisa saja...

Yah Insya Allah bersama teman-teman club akan dapat mencapai 11 digit tersebut... Amien...

Monday, July 09, 2007

Harus dilakukan Perubahan untuk Mencapai Target

Setelah saya dan team PT. SP Prima melakukan meeting kerja untuk 3 bulan ke depan kami berbisnis. Maka dengan target yang baru harus dilakukan juga perubahan untuk mencapainya.

Perubahan yang mendasar dan paling awal adalah merubah visi, misi dan budaya kerja kami.
Perubahan ini kami buat bersama dengan team berdasarkan evaluasi sejak awal tahun 2007. Masukan yang berharga dari team, customer, supplier, Action Coach dan kawan-kawan kami harus dituangkan dalam business plan kami.

Berikut ini saya share Visi, Misi dan Budaya PT. SP Prima, sang dokter komputer. Selain komponen-komponen tersebut, kami pun menyusun 90 hari Action Plan kami ke depan.

Visi :

Menjadi Vendor Terbaik dan Pilihan Perusahaan-perusahaan di Indonesia dalam menerapkan teknologi informasi dan komputer

Misi :

  • Kami terdiri dari team IT yang berpengalaman dan mempunyai keahlian khusus
  • Kami memberikan layanan / services di bidang IT seperti service center untuk perangkat keras/hardware dan penjualan software dan hardware
  • Customer kami adalah perusahaan-perusahaan menengah hingga atas yang memfokus IT sebagai penggerak bisnis mereka sehingga untuk permasalahan di hardware diberikan kepada kami
  • Dalam hardware service center kami memberikan pelayanan yang terbaik dengan memberikan jaminan garansi uang kembali jika unit yang diperbaiki mengalami kerusakan, jaminan kecepatan dalam perbaikan, jaminan menggunakan sparepart original dan layanan antar jemput gratis

Budaya

  1. Komitmen : Kami berkomitmen pada visi, misi, peraturan, tujuan/target untuk mencapai kesuksesan kami.
  2. Rasa Memiliki : Semua team kami memiliki rasa memiliki pada usaha ini bahwa sukses dan gagalnya usaha ini akan berpengaruh pada kehidupan kami sekeluarga.
  3. Integritas : Kami memiliki rasa integritas tinggi bahwa semua yang kami telah janjikan akan kami tetapi berlebih kepada customer kami. Dan kami akan selalu berlaku jujur dalam bekerja dengan memanfaatkan semua waktu dan fasilitas pekerjaan untuk sumbangsih keberhasilan usaha.
  4. Excelence : Kami akan selalu memberikan pelayanan yang berkualitas dan terbaik kepada semua team kerja dan customer.
  5. Komunikasi : Kami akan selalu berkomunikasi dengan baik dan benar. Kami hanya membicarakan hal-hal yang positif diantara team kami dan customer.
  6. Kesuksesan : Kami akan fokus pada kesuksesan usaha kami apa pun yang kami kerjakan. Kami hanya ingin berhasil dan menerapkan win-win solution dengan pihak lainnya.
  7. Pendidikan : Kami akan selalu belajar untuk menambah ilmu dan pengalaman kami. Kami akan selalu mengutamakan hal yang dapat dipraktek daripada teori semata.
  8. Kerjasama : Kami akan selalu menekankan rasa kerjasama sesama team kerja sebagai jalan menuju keberhasilan bersama. Akan selalu bertanya kepada team lainnya jika mengalami kebuntuan dan sebaliknya akan memberikan jawaban kepada team lainnya jika membutuhkan.
  9. Keseimbangan : Kami senantiasa melakukan kesimbangan dalam hidup, seperti : ibadah, sosial, keluarga, kesehatan yang akan selalu berdampak kepada finansial dan intelektual kami.
  10. FUN : Kami akan selalu dalam lingkungan yang menyenangkan dan kebahagiaan dalam bekerja.
  11. Sistem : Kami akan selalu berpedoman pada sistem yang telah ditetapkan oleh perusahaan dalam berkerja.
  12. Konsisten : Kami harus konsisten dalam melakukan pekerjaan-pekerjaan kami kepada perusahaan dan customer kami.